Ya temanku
kau lihat sendiri
pandanganku sering pergi
ke tempat yang jauh
Padahal saat ini adalah sekarang
terasa benar pandanganmu yang menyelidik
jauh ke balik pelupuk mata
mencari keberadaanku saat ini
Ya temanku
kau tengok sendiri
kakiku yang tak mau diam dalam duduk
seperti gelisah ingin melompat
– tak tahu apakah kau melihatnya di bawah meja –
Aku pernah melihat orang seperti ini
disuatu tempat yang lain
dan aku duduk sebagai kau
aku tak tahu betul apa yang meresahkan kepala
padahal kau selalu datang
sebenar-benarnya sebagai kawan
kutoleh lagi tahun yang lewat
kau pun selalu datang
sebenar-benarnya sebagai kawan
Tapi tak terucap juga pada mulut
padahal kita bertemu dalam banyak musim
pada landasan uang, kawan, dan lawan
Beberapa hari ini, setelah badai UAS (Ujian AKhir Semester) selama Januari kemarin melanda FSRD Interior, yang disambung dengan banjir, akhirnya gue menyentuh lagi liburan favorit gue, si lucu, si imut, si nggemesin (ado ado, ana’ capa ciii), yaitu PHP. Buat yang nggak tahu apa itu PHP (PHP: Hypertext Preprocessor), php itu bahasa pemrograman web, ya yang buat bikin-bikin situs lah singkatnya (buat yang udah tau jangan tersinggung brur, gue kan ngasih tau yang belum, hehehe). Kebetulan Pak Bos Aves kasih kerjaan, ah makin berarti aja pertemuan gue dengannya (php).
Ok back to the topic. Sebelum gue ‘masuk’ ke dalam kerjaan, sebagaimana berenang, gue ngelakuin pemanasan dulu, karena udah sebulan lebih gak ‘mencumbu’ php. Pemanasan tersebut gue lakukan dengan cara bikin aplikasi-aplikasi kecil-kecilan, yaitu konverter cerita 17thun.com yang pernah gue save htmlnya buat masukin ke database (gue namain 17 fun craps, oh iya dibantu ‘seorang kawan’, hehehehe), dan bikin konverter mysql-to-text lainnya. Nah nah nah, sebelon gue ngomong lebih lanjut, gue mo jelasin tentang konverter 17tahun.com itu. Jangan salah paham, tujuan gue membuat konverter ini bukan demi tujuan cabul semata (lho?), tapi lebih banyak pada segi kepuasan ngulik, ya gak ves? (eh kesebut, hihihi 😛 ).
Ok, sekali lagi, back to the topic. Dalam membuat aplikasi-aplikasi konverter itu, gue banyak pake perulangan (looping), tepatnya ‘for()’. Sintaksnya for yang umum dipake adalah :
for ($i = 0; $i <10; $i++ ) {
echo $i;
}
Yang kalau diterjemahin ke bahasa manusianya; ‘Kalau si ‘for()’ itu 0 (nol), dan selama nilai si ‘for()’ lebih kecil dari sepuluh, maka nilai ‘for()’ nambaaaaaaah terus sampe nilainya mencapai 10, baru dia berenti’.
Nah, karena kebanyakan pake ‘for()’ itu, dan setau gue diaplikasi mana-mana orang kalo pake ‘for()’ biasanya parameternya si $i (variabel ‘i’) itu. Gue jadi berimajinasi, ngebayangin bagaimana si $i itu bekerja demi si ‘for()’.
Begini bayangan gue:
Pernyataan ‘for()’ dimulai, si $i selalu dalam keadaan start jongkok (selalu siap maksudnya), begitu ‘for()’ dijalanin.
Maka ada yang teriak, “Ingat kamu itu nol!!!”.
Disusul lagi oleh teriakan: “Kalo nilai lo belum sampe sepuluh, jangan berenti!! Kalo kagak gue tabok!”.
Yang terakhir bersuara lembut, cewek penggoda, dengan penuh gairah dia berkata: “Kalo udah tau kondisinya yang disebutin tadi semua, kamu lari terus ya sayang… mmmuach…. ”
Bercampur-aduklah isi perasaan si $i itu, dari yang tegang, kesel, tertekan, napsu hingga akhirnya dipaksa berlari dengan diiming-imingi hasrat seksual dan rasa takut.
Nah kebayang kan budaya perbudakan dan penindasan si $i ini dalam dunia web programming (dunia programming diluar itu gue gak tau). Dia dilemahkan! Dari posisinya berada aja udah dikungkung dalam parentheses (kurung buka-kurung tutup) nya ‘for’; contoh: for( $i = 0; …bla bla..; $i++ ). Jarak larinya pun hanya seputar bracket (kurung kurawal) nya ‘for’, gak bisa lebih jauh. Aaaakkkhhhhhh, bangsat kau ‘for’!! Dia ($i) juga orang! Jangan seenaknya dong! Keparat!!! Keparaaaat!!!! Buat apa ada KomNas HAM??! Buat apa ada PBB?! Kalau nasib $i masih begitu-begitu aja, dijajah oleh ‘for’??!! Dan itu dibenarkan praktiknya di seluruh dunia!!!! Akkhhh!! Keparaaat!!!
Tapi, tiba-tiba gue tersadar dari lamunan itu, dan kembali berpikir jernih: “Kalo gak pake ‘for’, aplikasinya gak jalan goblok.”
Duh, $i, $iiiii, kasian banget nasib lo.
Azan ashar terdengar, gue pun ngepel rumah, seperti nasib si ‘$i’: “Lantai Rumah dalam keadaan kotor; Kalo Lantainya belum bersih; Ngepeeeeellll teruuuuuusssssssss……;”
Little walktrough: Apa itu perulangan (looping)? Dan buat apa seh for itu?
kasarnya dijawab begini: Perulangan itu merupakan seperangkat metoda untuk melakukan suatu pekerjaan yang sama secara berulang. ‘For’ itu adalah salah satu metoda buat melakukan perulangan (looping) dalam pemrograman komputer (dalam hal ini php ya). For merupakan metoda looping yang paling kompleks di php (‘for()’), detil ilmiahnya liat di www.php.netaja ye.
Dalam diam kau berbicara Dalam diam kau berharap Dalam diam kau menghakimi Dalam diam kau menyiksa Dalam diam kau memberiku kesempatan Dalam diam kau memberiku satu arti Dalam diam kau membuatku mengerti Dalam diam kau membuatku berfikir dan.. Dalam diam ku pun penuh harap Dalam diam ku pun berdoa … Cukup !! Jangan ada lagi diam Jangan ada lagi diam Jangan ada lagi diam yang menyesatkan !!
Kita bertemu
saling pandang, lalu diam
tak banyak bahasa ingin diucap
karena sepertinya segala yang dihati
sudah terdengar
ini tidak menarik
aku ingin kita bicara
menertawakan yang tak perlu
dan merasakan udara sekitar bergerak
agresif
apakah karena pengertian
kita membuat benteng?
apakah semuanya terasa mapan
dan telah berjalan dijalurnya?
aku percaya tidak
tapi mengapa, dalam bahasa yang terhambur
kental terasa ruang-ruang kosong yang hampa
apakah karena terlalu saling menjaga?
apakah karena garis antara kita begitu jelas?
mungkinkah sebab kekurangan satu jiwa
yang biasa menjembatani kita?
aku bosan bertanya-tanya
pertemuan harusnya bukan kehendak satu jiwa
dialog harusnya bukan melulu demi diri sendiri
waktu terus menggelontor
habis dimakan benak sendiri-sendiri
Fahdi
{ Fahdi a.k.a. Kunye. Guru yang membuka mata saya terhadap web-application. Orang yang menanamkan dasar kuat tentang mempelajari sesuatu secara independen. Benar-benar memberikan kail, bukan ikannya.
}
Ardi extends Fahdi
{ Ardi a.k.a. Sabil. Guru yang menyuntikkan perkembangan-perkembangan teknologi terkini dan wawasan-wawasan global mengenai teknologi dan bisnis.
}
Aves extends Ardi
{ Aves a.k.a. Aves. Guru yang mengembangkan titik-titik pencerahan dasar mengenai teknik dalam pemrograman dan logika, baik tingkat dasar maupun lanjut.
}
Anes extendsAves
{ Anes a.k.a. Reeko. Guru yang menyumbangkan wawasan dan wacana mengenai kemungkinan-kemungkinan yang tak terpikirkan sebelumnya. Wawasan mengenai bahasa-bahasa pemrograman ‘tetangga’ beserta kekurangan dan kelebihannya. Juga semangat berbagi dan berkreasi.
}
Me = new Anes();
*Ekstensi-ekstensi tersebut tidak bermaksud meng-hierarki-kan tingkat kemampuan mereka, hanya berusaha memetakan perjalanan saya yang seumur jagung dalam pemrograman (php). Masing-masing memiliki peran tersendiri. Dan rasa terima kasih saya sama besar untuk mereka.