Dan hujan mengguyurmerutuki kekosongan
membasahi relung hati dengan sepi
sepetik nada blues menggores dindingnya
memberikan sedikit manis pada pahit
ruang membuatku ingin pergi
ayat suci membuatku bersalah
blues menjadi masuk akal
Dan hujan mengguyur
membasahi lahan ketidakpastian baru
bukan, bukan masa depan menggundahkan
bukan pula kemalangan menggulanakan
aku kesepian
waktuku dan waktunya dan waktu mereka
tak bertemu padu
pertemuan menjadi singkat
perpisahan berasa berat
hatiku meratap
merutuk
sendirian di dalam ruang
ruang membuatku ingin pergi
mataku seluruhnya
tak sanggup memandang Tuhan
malu sangat
rasanya tidak ada dimana-mana
rasanya tidak terasa apa-apa
rasanya ruangan ini terlalu besar dan kosong
ruang membuatku ingin pergi
hatiku menjerit
dengan derit kaki lemari yang bergeser
mungkin lelah
atau entah
Rasanya rasa ini tak asing lagi
rupanya, ada waktunya dia kembali
22:13, 2 Juli 2016