Author Archives: Nyenius

Coffee Maker

Ini cerita lama, kebetulan tadi pas lagi naek motor keingetan lagi.

Sebagai orang yang dari dulu senang kumpul dengan teman-teman dan kebetulan pada suka ngopi, gue pengen banget punya persediaan kopi mateng yang unlimited dan selalu hangat. Solusi untuk keinginan itu ada di coffee maker. Kebetulan banget pas nanya sama nyokap, ternyata nyokap punya dan gak dipake. Akhirnya gue yang pake, gue taruh dikamar supaya gampang digunakan ketika lagi kumpul-kumpul disini.

Sebelumnya test-drive dulu, sayangnya waktu itu filter kertasnya habis dan sulit banget cari refill filternya (kalo sekarang sih banyak di carefur atau Giant). Setelah dapet langsung baca manual dan dicoba. Semua setingan dicobain, dari yang kental, sedang, sampai yang encer. Tapi tidak ada satu pun setingan yang bisa menghasilkan kopi enak. Gue gak tau kenapa, mungkin itu disebabkan oleh kopi yang tersaring, begitu kesimpulan gue saat itu, yang jelas, it tastes like shit.

Walhasil, gak jadi juga gue pake itu coffee maker walau lagi kondisi kumpul-kumpul sama temen di rumah. Bahkan sampe sekarang, kalau lagi ngopi di kafe atau di manapun, gue akan segera tahu kalau kopi hitam yang disediakan itu berasal dari coffee maker. Kalo udah gitu gue akan misuh-misuh dan berkomentar “Dasar pelit!”

Mungkin kalau teman saya yang cukup cerewet bernama Tikno juga merasakan kopi produksi coffee maker, dia akan berkomentar lebih panjang lebar dan lebih pedas, bahkan kalau perlu, kebudayaan dan pabrik coffee maker juga dikomentarin… wuakakakakakakaka

Perihal Sopan Santun

Kemarin-kemarin, dalam suasana puasa, saya bermaksud menanyakan pengembalian pinjaman kepada seseorang yang usianya di bawah saya (kebetulan perempuan) via sms. Dan adegan itu berakhir berakhir dengan beberapa reply saya yang bernada marah dan menegur. Apa sebab? Bukan karena duitnya sempat ada tapi digunakan untuk hal lain, bukan sebab dia salah mengingat janji waktu pengembaliannya, bukan soal saya memang sedang butuh, tapi lebih karena bahasa dan metode penulisan reply nya yang membuat saya kesal.Dia mereply sms yang sudah saya rancang sehalus dan sesopan yang saya bisa dengan tulisan alay dan bahasa gaul abg.Ending smsnya kurang lebih; “.skali lage maav bgt .” Saya yang merasa sudah berusaha bicara halus dan membawa

Dulu ada teman saya yg menginap di rumah temannya. Karena si teman saya ini merasa sungkan, dia tidak pernah berbicara sepatah kata pun kepada orang tua (tuan rumah) temannya itu, bahkan cenderung menghindari. Setelah teman saya pulang, orang tuanya berkata kepada anaknya: “lain kali bawa teman itu yang tau sopan santun.” Teman saya itu sepertinya sampai pulang pun hanya diam saja, bahkan bilang terima kasih pun tidak.

Norma kesopanan memang sesuatu yang pasti akan bergeser dan berubah. Karena itu merupakan norma tak tertulis yang disepakati bersama oleh suatu masyarakat dalam suatu lingkungan dan dalam satu generasi. Kata-kata terakhir saya tambahkan dan garisbawahi karena satu alasan. Orang-orang dulu kerap ‘membakukan’ norma ini ke dalam adat istiadat, dengan maksud mewariskan ‘kesepakatan bersama’ tersebut dari generasi ke generasi. Sedangkan zaman sekarang, hukum adat mulai terhapus, perlahan dan pasti, terutama di kota besar, dimana peradaban modern telah meresap ke dalam urat nadi penduduknya. Proses pewarisan tersebut tinggal bergantung pada hukum agama, negara, dan keluarga (terutama keluarga).

Selain itu, sesuatu dapat dikatakan sopan atau tidak juga dipengaruhi moment, timing, usia, faktor kedekatan. Contoh: akan terasa kasar apabila ada teman yang sedang bersedih dan kita mengolok-olok kesedihannya tersebut, akan terasa kasar apabila disaat khutbah jum’at tiba-tiba seseorang berdiri, nunjuk khotib dan ketawa keras-keras. Akan terasa kasar apabila ada seorang pemuda memanggil kakek-kakek dengan namanya saja. Akan terasa kasar apabila kita baru kenal dan sudah manggil “hey bangsat, sini lu”.

Dan tidak jarang tiap-tiap hubungan seseorang memiliki klasifikasi khusus. Dengan si “A” tidak cocok kalau bicara makian, dengan si “B” jangan coba-coba ngeledek keluarganya, dengan si “C” jangan coba-coba mengolok-olok kota kelahirannya, dan lain sebagainya.

Dengan beragamnya nilai sopan-santun yang dipegang oleh masyarakat kita (dan juga masyarakat dunia, begitu kita memasuki pergaulan global) ada baiknya kita lebih cermat memilah dan memilih sikap. Dengan begitu, kekacauan yang disebabkan miskomunikasi lebih dapat dihindari.

Seperti kata grup rock Queen dalam lagunya: “because you don’t know, what it means to me.”

++Mobile

Suede – Keriangan Sebuah Ruang Personal

“And oh if you stay I’ll chase the rainblown fields away
We’ll shine like the morning and sin in the sun
Oh if you stay
We’ll be the wild ones, running with the dogs today”

Sepotong lirik dari lagu “The Wild One” milik suede bergema. Vokal yang sedikit diberi efek echo, berkesan seperti tepisah dari musik yang mengiringinya, melodi gitar seperti bermain sendirian, hanya sesekali bergabung dengan instrumen lainnya bersama-sama. Musik yang soliter, itulah suede bagi saya. Seolah vokalis bernyanyi di kutub, gitaris di jakarta, drummer di singapur, basis di london, dan semuanya bermain bersamaan, sedangkan saya sebagai pendengar ada di luar angkasa, di atas atmosfir yang menggaungkan musik mereka.

Lagu-lagu Suede sebagian besar bernada kelam (terkecuali album terakhirnya; A New Morning), namun masih terlalu manis untuk dikatakan sebagai lagu gothic. Ada rasa senang yang aneh dan terasing menyelinap ketika mendengarkan koleksi lagu mereka. Begitu lagu diputar, saya selalu terkondisi untuk berada di sudut ruang gelap, sebuah kubus, sebuah kubus personal yang di sana berisi semua kesenangan dan kesendirian saya. Kubus yang melayang-layang dalam dimensi jauh. Seperti berada di ‘ruang antara’.

“Oh, jumble sale mums, what are they on?
Kids just sit hanging round the street
And they’ve got somebody else’s clothes on
Jumble sale dads, boil in the bag
Says some things that I can’t repeat, and he swears…
Oh, this ain’t the highlife”

Searching Kaskus yang Efisien, Cermat, dan Tepat dengan Google

“Kalo mau cari apa-apa, coba search dulu di Kaskus.”

Begitulah kurang lebih prinsip beberapa kaskuser, bahkan non-kaskuser (pengunjung yang bukan member) soal strategi membeli barang. Kaskus udah jadi pasar yang serba-ada-dan-harga-lebih-murah-dari-pasaran. Walau tidak selalu demikian tapi image itu sudah melekat kuat pada forum bernama Kaskus. Murah, tidak selalu lebih murah (kita tidak akan membahas hal ini sekarang). Serba ada? Tidak selalu serba ada juga, tapi kemungkinan besar ada 😀

Adalah bagaimana kita menemukan barang atau jasa yang kita perlukan di Kaskus (atau di situs lain seperti indonetwork) yang menentukan keberhasilan pencarian kita. Sejauh yang saya tahu, pencarian milik Kaskus hanya mencari berdasarkan judul Thread / posting. Sedangkan seringkali ada seller yang menjual suatu barang spesifik dengan judul yang global. Misalkan “JUAL Perlengkapan Komputer”, di dalam posting tersebut berisi daftar perlengkapan yang dijual oleh si seller tersebut.

Misalkan flashdisk kingston 4GB, atau Harddisk Maxtor 500GB. Dan kalau kita kebetulan lagi nyari hard disk Maxtor 500GB, dan mencarinya di Kaskus menggunakan Search milik kaskus, bisa jadi kita tidak akan ketemu dengan thread “JUAL Perlengkapan Komputer” tadi, yang mana isinya berisi barang yang sedang kita cari itu.

Gak percaya? Mari kita coba. Dalam contoh kasus ini, saya ambil barang yang terhitung langka di Indonesia, yaitu Zippo Cut-About, sebuah pisau keluaran Zippo. Dan sepanjang sepengetahuan saya, masih jarang yang jual di Indonesia. Mari kita cari Zipo Cut-About dengan 2 cara, cara kaskus, dan cara google.

1. Cara kaskus
Coba masukin keyword ini ke kotak pencarian Kaskus : “Zippo cut-about” (atau klik ini : http://www.kaskus.us/search_result.php?q=zippo+cut-about&sa=).

Dan kita lihat hasilnya:

Kita tidak menemukan apa-apa, karena tidak ada orang yang membuat thread berjudul atau berisi kata-kata zippo cut-about. Masih penasaran, mari kita coba pakai Kaskus Custom Search. Coba anda klik ini Kaskus Custom Search, dan masukkan keyword yang sama.

Gimana? Masih kosong juga kan hasil pencariannya? ya lagi-lagi karena belum ada yang bikin posting yang judulnya mengandung kata-kata Zippo Cut-about. Dan Kaskus Custom Search hanya untuk mempersempit ruang pencarian saja, sehingga hasil yang diinginkan bisa lebih spesifik. Misalkan kita pengen cari “review mobil X”, maka carinya di “forum review”, bukan jual-beli, sehingga hasil pencariannya nggak campur aduk antara posting yang betul-betul review dan posting jualan mobil X

2. Cara Google
Coba masukin keyword yang sama ke kotak pencarian Google : “zippo cut-about site:kaskus.us” (atau klik ini : http://www.google.com/search?q=zippo+cut-about+site%3Akaskus.us&hl=en&num=10&lr=&ft=i&cr=&safe=images )

Dan kita lihat hasilnya:

Hasilnya banyak ya. Meski tidak semuanya tepat, tapi thanks to google yang telah mengembangkan algoritma ketepatan pencarian sedemikian rupa, dan me-ranking hasil yang paling tepat. Coba kita liat result yang paling pertama, dia mengandung kata-kata yang kita cari! Dan kita akan berkata “oooh ada toh ternyata yang jual Zippo Cut-About”. Bahkan kita juga bisa menemukan forum diskusi di kaskus yang membahas tentang Zippo Cut-about.

Mengapa Ini Penting?

Cek dan recek pencarian di Kaskus menurut saya penting karena kita sedang mencari yang kita butuhkan. Tidak jarang penjual di Kaskus menjual bermacam-macam barang dalam satu posting, dan itu tidak mungkin semua dimasukkan ke dalam judul posting. Dan siapa tahu didalamnya ada barang yang memang kita butuhkan! Dan juga tidak jarang barang yang dibutuhkan berada didalam (reply) thread orang yang juga mencari barang yang sama dengan kita.

Dan lagi-lagi karena memang seringkali barang yang dijual di Kaskus lebih murah dari harga pasaran. Contoh, kemarin saya beli Logitech Media Keyboard 600 di toko seharga 150 ribu, ternyata setelah cari di Kaskus ada yang jual hanya seharga 110 ribu. Atau saya liat Zippo Brushed Chrome polos di mall seharga 400-450 ribu, ternyata di Kaskus hanya 250 ribu.

Selain harga, banyak barang-barang aneh dan unik yang dijual disana (Kaskus), tinggal bagaimana kita menemukannya.

Oh iya, saya juga bikin form pencarian kaskus menggunakan engine google di side bar blog ini. Semoga membantu 🙂

Aku Hanya Ingin Menggenggam Tanganmu

Aku ingin memanggilmu sayang
Waktu bulan pucat meraja di atas
pantai Pameungpeuk
dan menggenggam tanganmu

Aku ingin menunjukkan langit jernih
kesukaanku
pada satu pagi yang cerah
dan menggenggam tanganmu

Sengatan listrik yang nyaman
merasuk sendi
waktu kita pergi dari segerombolan preman di statsiun kecil
karena tersentuh tanganmu

Aku hanya ingin menggenggam tanganmu
mengalirkan sayangku melalui pori-pori kulit jemari
dan kau selalu menghindar

Aku hanya ingin menggenggam tanganmu
dan menyatakan yang tak bisa diungkap kata-kata
dan kau selalu tak nyaman

Aku hanya ingin menggenggam tanganmu
dengan segala sumpah tersuci
aku hanya ingin menggenggam tanganmu…

Lantas,
KENAPA KAU BUKA BAJUMU UNTUKNYA!

========
12/10/2010 12:59am

Sebuah ‘Kebetulan’ : Increasing Loop Called XiniX Technology

‘Kebetulan’ atau coincidence adalah buzz word yang terngiang di kepala saya ketika mengingat nama Xinix. ‘Kebetulan’ adalah kata-kata yang mengingatkan saya mengenai awal pembentukan Xinix. Rasanya tidak berlebihan kalau saya bilang ‘kebetulan’ adalah pelajaran pertama yang saya dapat dari Xinix.

Seorang teman saya berkata : “Tidak ada yang kebetulan di dunia ini, semua dalam kehendak Allah” (semoga Tuhan membalasnya berlipat-lipat atas ilmu berharga ini), ketika dia mengajak serta seorang kawan yang ‘kebetulan’ ada di lokasi tempat Xinix akan mengadakan rapat. Dan kebetulan pula seseorang yang ‘kebetulan’ ada tersebut di kemudian hari menjadi motor pendorong Xinix, untuk eksis ke langkah yang lebih serius.

Ketika deadlock terjadi dalam pencarian nama workgroup IT kami, dua orang personel secara kebetulan menemukan kata-kata Xinix waktu hendak menunjukkan arah “ke sini aja” menjadi “ke xinix aja”. Lidahnya terpleset dan itu membunyikan lonceng di kepalanya tentang sebuah nama.

Dalam rapat di masa-masa awal, sering kali kita berguyon kapan kita bisa rapat dengan masing-masing personel menggunakan laptop. Karena saat itu kita harus mencatat jalannya rapat di balik kertas fotokopian bekas. Dan beberapa tahun kemudian, ‘kebetulan’ pada suatu rapat usaha pembubaran Xinix, kita semua duduk melingkar dan semua personel membuka laptopnya masing-masing. Secara kebetulan, mimpi bersama yang hendak dibunuh itu justru menguatkan eksistensi dan progresnya.

Sewaktu masih rapat di kamar seorang personel di Palmerah, di sela rapat kita suka berhayal memiliki kantor. Kita hayalkan semuanya, mulai dari yang baik sampai sisi nakalnya. Kita berhayal dan tertawa, saya curiga hayalan itu menjadi doa. Sebab, dari sebuah rumah di Palmerah, kemudian rumah di Kranji, Xinix bergerak memiliki kantor betulan di Kranggan, hingga saat ini sudah berkantor di daerah Kuningan.

Xinix berevolusi, ke depan. Secara fonetik Xinix merupakan kata palindrome, kata yang dibaca bolak-balik tetap sama bunyinya. Perlambang dari looping, sebuah rutin dalam dunia pemrograman. Perlambang dari usaha dan doa yang tidak terputus.

So, is it wrong for me to believe to a ‘coincidence’ a moving forward energy looping called Xinix Technology?

Review: Logitech Media Keyboard 600


Logitech Media Keyboard 600

Spesifikasi:

Multimedia controls

Multimedia controls

You’ll enjoy simple control of music and videos with intuitive fingertip volume dial, mute, and multimedia hot keys.

One-touch controls

One-touch controls

You can instantly open your favorite applications, such as your Internet browser, email, VolP application, or on-screen calculator, at the touch of a button.

Programmable keys

You’re in charge with programmable keys* you can customize to open your favorite applications, folders, or Web pages. Shortcuts? Hot keys? Programmable buttons? Find out more about SetPoint™ software. Learn more.

Durable, spill-resistant design

Durable, spill-resistant design

Liquid drains out of the keyboard, so you don’t have to worry about ruining your investment with accidental spills.**

Windows Vista™–ready

Windows Vista™–ready

The Start button gives you instant access to the features in Windows Vista™, as well as other Windows® versions, for added convenience.

Designed for comfort Designed for comfort

You can work in comfort with quiet, low-profile keys and an adjustable tilt to suit your personal needs. Typing can be tiring. Find out how Logitech helps you get comfortable. Learn more.

===

Belum lama ini gue beli keyboard baru, dikarenakan keyboard sebelumnya yang seharga 30 ribuan sudah mulai ngeselin untuk dipake. Heran juga, taun 2003 beli keyboard harga 30 ribu masih enak dipakenya, empuk, tapi sekarang kualitasnya udah bener-bener murahan dengan harga segitu. Akhirnya gue memutuskan untuk mencoba pake merk Logitech, dengan catatan harganya diantara 100-200 ribu.

Classic 200

Gw jalan ke Poin Square Lebak Bulus, dan keliling-keliling di lt. 3 (area komputer). Ada toko yang (hampir) khusus jual barang-barang merk logitech, tapi dari display kacanya, kebanyakan yang seri high-end yang dipajang. Gue mengurungkan niat masuk ke situ, display itu menghilangkan harapan akan adanya keyboard Logitech yang biasa aja.

Akhirnya mampir ke toko Naruto.com, tempat jual berbagai peripheral komputer, lumayan lengkap, dia sewa 3 kios sekaligus. Setelah tanya-tanya rupanya ada keyboard Logitech yang biasa, seri Classic Keyboard 200 (lihat gambar), harga 150 ribu. Sayang begitu diliat biasa aja, just plain keyboard, tanpa tambahan tombol multimedia. Dan gue tanyain apakah ada yang pake tombol multimedia, dia bilang ada, dan harganya 150 ribu juga. Hah, bengong gue, kenapa ada keyboard dengan fitur lebih lengkap, merk sama, dan harganya beda, tanpa banyak tanya gue beli lah tu keyboard.

Tampilan keseluruhan buat gue ok, kayak keyboard mahal :p . Terdapat beberapa dedicated button untuk browsing dan multimedia: ki-ka~search, mail, homepage, VoIP, Open Media Player, Volume, Mute, Play, Previous, Next, Calculator. Yang paling mencolok di deretan atas adalah tombol volume nya yang dibuat model putar (and I like it very much).

Di keyboard ini juga ada tombol function untuk mengakses beberapa aplikasi dan juga task yang umum digunakan seperti: ki-ka~Help, Word, Excel, PowerPoint, Undo, Redo, Print, Save, dan 4 tombol function yang bisa dikustomisasi (a, b, c, d). Tombol function ini tidak berdiri sendiri, tapi menyatu dengan tombol F1 – F12, untuk mengakses/menggunakan tombol function di Logitech Media Keyboard 600 ini agak aneh menurut saya. Jadi kalau led indikator tombol function (F) menyala, yang aktif pada tombol F1-F12 itu bukannya fitur functions itu, tapi justru tombol F1-F12 nya yang aktif. Kalau indikator F-nya mati, baru deh tombol function nya jalan, but, what the hell, it works anywey :p

Typing or Gaming?
I’m a typer not gamer. Jadi jujur gue gak tau apakah ini keyboard enak buat ngegame. Yang jelas, untuk melakukan aktifitas ngetik dan menekan kombinasi tombol (cttrl+shift+p dll) sangat nyaman untuk dilakukan menggunakan keyboard ini. Jari dan tangan serasa nyatu sama keyboardnya. Untuk ngetik dan pencet shortcut itu jari nggak nyasar kemana-mana, udah ngerayap aja sendiri dan tau-tau dilayar udah ada tulisan, atau tau-tau task yang kita maksud sudah terlaksana. It’s like my brain connected directly to the computer, padahal semua perintah itu melalui tangan dan keyboard, oww yeah baby! Dengan menggunakan keyboard ini, rasanya gue jadi ketagihan untuk menulis-dan-menulis-dan-menulis lagi 😀

Windows or Linux?
Keyboard ini diperuntukkan buat PC gue yang menjalankan windows7 dan karena enak, gue pake juga buat laptop gue yang menjalankan Ubuntu Linux. Di Windows7 jelas dapet drivernya jadi semua fungsi dari tombol-tombol tambahan bisa berjalan mulus. Sedangkan di Linux sepertinya butuh konfigurasi tambahan supaya tombol-tombol itu bisa berfungsi dengan baik, terutama tombol-tombol function. Tapi tombol surfing dan multimedia bisa langsung jalan tanpa perlu seting ini-itu, selama aplikasinya ada.

Reuters keyboard, my first love

Keyboard ini (gw sebut M600) adalah keyboard cinta kedua gue setelah si Reuters (lihat gambar). Dari kenyamanan mengetik ini menyamai Reuters gw yang dulu, tapi ditambahi kelengkapan multimedia dan internet. Ya, sejak dulu gue selalu punya perasaan khusus terhadap keyboard alias papan ketik, ditambah lagi gue pernah punya kerjaan yang emang main task nya itu ngetik 🙂 Keyboard yang enak dipake itu bagi gue kayak jengkol, serasa ada teman baik di sisi kita waktu digigit tu jengkol, Ow love you M600! 🙂 Dan maaf kalo review ini jadi terasa gak logis dan objektif 😛

Again, typing and key combination shortcut using this keyboard…. oh God, my fingers are dancing…. 🙂

Movie Review: The Invention of Lying

Cast: Ricky Gervais, Jennifer Garner, Jonah Hill, Louis C.K., Rob Lowe

Apa yang terjadi bila dunia modern berjalan tanpa kebohongan? Semua yang keluar dari mulut adalah kejujuran tanpa ditutup-tutupi. Interaksi macam apa yang terjadi dalam dunia ini, ketika dua orang yang baru kenal pergi kencan dengan kondisi si wanita cantik, sukses dan prianya seorang berumur 40 tahunan, tidak punya prestasi signifikan dan akan dipecat oleh bosnya. Dan interaksi apa yang terjadi antara pelanggan restoran dengan pelayan yang biasanya terlihat ramah dan siap melayani sepenuh hati. Atau interaksi apa yang terjadi antara seorang atasan yang akan dipecat hari itu dengan asistennya, ditambah saingan kantor yang menyatakan selamat atas pemecatan dirinya. Apa yang terjadi ketika seorang bos yang tahu anak buahnya payah dan terpaksa memecatnya padahal dia paling benci hal pecat-memecat (“should I fire you tomorrow? Is that will make you feel better?”).

Beberapa hal hilang ketika kebohongan tidak ada; dongeng, film yang menarik, bahkan guyonan. Dan ketika kebohongan pertama ditemukan, banyak hal baru lahir dari situ.

Dengan semua prolog tersebut jangan pikir ini adalah film komedi murahan yang berisi guyon berlebihan ala scary movie. Ini adalah film drama dengan seting yang sangat nyata, dan komedi terjadi dalam alur cerita yang dibuat sewajar mungkin dengan dunia nyata. Film ini pertama tayang pada tanggal 2 oktober 2009

Saya sempat tertarik membeli film ini karena judulnya, tapi menjadi lebih tertarik lagi begitu tahu pemeran utamanya adalah Ricky Gervais. Sebelumnya saya nonton filmnya Ghost Town, disitulah awal saya lihat Ricky Gervais dan langsung takjub dengan akting dan juga film yang dibintanginya.

Hanya saja sedikit sayang konsep menarik yang ditampilkan di awal film harus dirusak dengan ending yang kurang mengigit. Semuanya lagi-lagi dibelokkan ke dalam tema percintaan.

Ini kali kedua saya menonton filn yang dibintangi Ricky Gervais, and so far so good. 🙂

Kucing Keparat

Ya anda gak salah baca judulnya, memang gue lagi maki-maki kucing, bahkan berencana melemparnya dari lantai 2 rumah gw ke tembok tetangga dibawah. Buat para penyayang kucing, tenang aja, kucing yang gw buru cuma satu ekor yang sudah menghabisi 8 ekor hamster piaraan gw.  Itulah dasar  dari dendam membara ini, 8 ekor hamster! Termasuk 2 diantaranya adalah hamster kesayangan gw.

Jadi ceritanya disuatu sore, dari dalam kamar gw denger suara berisik di balkon. Gw udah curiga kucing, dan bener aja ketika gue samperin, kucing sialan itu lagi berusaha kabur dengan membawa satu ekor hamster dewasa dimulutnya. Tanpa banyak pikir gue kejar itu kucing sampe keliling ke tetangga-tetangga sekitar (sambil bertelanjang kaki). Setelah sempat kehilangan jejaknya, ada seorang tetangga yang menunjukkan arah lari si kucing itu yang ternyata balik ke taman di seberang rumah gue.

Begitu gue liat, si kucing tampak sedang meletakkan mangsanya ke tanah, di sela-sela pohon bulus. Gue berhenti sejenak, tarik nafas dan segera celingukan nyari benda yang bisa dipake untuk menghajar kucing sialan itu. Akhirnya gue nemuin gagang sikat lantai, sambil mengendap-endap dari belakang langsung aja gue sodok sekuatnya punggung si kucing, walhasil doi kaget dan segera kabur meninggalkan mangsanya. Segera gue hampirin hamster gue itu, dan terlihat darah bercucuran dari mulutnya, membasahi tangan, kaki, dan perut si hamster. Sesaat keliatan tu hamster masih bernafas tersenggal-senggal, tapi pas gue pegang, dia pun menghembuskan nafas terakhirnya dengan mata terbuka lebar. Seolah bilang: “balaskan dendam ini kawan!”

Gue pun kembali naik ke atas, ke balkon. Meletakkan si hamster di atas styrofoam bekas sayuran dari minimarket. Gue liatin tu hamster dengan ngenesnya. Akhirnya gue ambil foto untuk dokumentasi, sebagai bukti untuk membalaskan dendam buat kucing sialan itu. Ini fotonya, kalau gak suka liat binatang dalam keadaan berdarah, jangan di klik!

[spoiler=”Foto Korban”]
Korban[/spoiler]

Setelah itu masih dalam keadaan jengkel dan kesel jadi kepikiran mau diapain ni hamster mati. Kalau dilempar /dibuang begitu aja gak tega, kalau dikubur bisa digali kucing atau tikus. Gak rela rasanya kalau dia sampe dimakan kucing atau tikus atau musang…. pikir dipikir… akhirnya gue memutuskan untuk membakar saja bangkai hamster ini. Gue ambil minyak Zippo dan kaleng Tango, gue masukin jasadnya, dan disiram minyak Zippo. Sebatang korek api dinyalain, cresss, dan bum! Menyalalah api didalam kalengnya. So long my good hamster 🙁 🙁 🙁

[spoiler=”Proses kremasi”][/spoiler]

Seiris Tawa

hai kamu yang disana

sedang gundahkah hatimu?

mari kuberi seiris tawa milikku

dan hey, kamu yang sedang tertunduk terpuruk

apakah batinmu sedang tertusuk?

mari kuhangatkan seiris tawa milikku dalam peluk

oh dan kamu yang sedang berdiri tegak dengan bangga

tiadakah duka di dada?