Source: http://www.funz.eu/2010/09/25/dinosaurs-extinction-theories-12-pics/
12 Teori musnahnya dinosaurus dituangkan dalam gambar kartun.
Teori 1
Teori 2
Teori 3
Teori 4
Teori 5
Teori 6
Teori 7
Teori 8
Teori 9
Teori 10
Teori 11
Teori 12
![]()
![]()
![]()
![]()
Source: http://www.funz.eu/2010/09/25/dinosaurs-extinction-theories-12-pics/
12 Teori musnahnya dinosaurus dituangkan dalam gambar kartun.
Teori 1
Teori 2
Teori 3
Teori 4
Teori 5
Teori 6
Teori 7
Teori 8
Teori 9
Teori 10
Teori 11
Teori 12
![]()
![]()
![]()
![]()
Source : http://www.stellasmagazine.com/bizarre-sex-laws-from-around-the-world/
Cool infographic about some of the strangest sex laws from around the world.

Share and Enjoy:
Source: http://www.islandcrisis.net/2010/09/crazy-controversial-cults/
Cults are always the subject of controversies and many, to not say most, of them are really crazy if you are to look at things from a logical point of view. Here we list 10 of the apparently craziest and controversial cults which successfully made it to major news front pages at one or more points in time!

Started by a Belgian leader Luc Jouret who was also a known neo-nazi, this cult was formed in 1984 under a Christian facade claiming it to be the second coming of christ. They sacrificed a child in 1994 labelling him anti christ and then a few days later committed suicide themselves. The cult has since been deemed criminal.
Formed in 1980′s this cult was known for raising of cult towns and the leader had hoards of Rolls Royce cars in his name. In Oregon, allegedly he poisoned people with Salmonella to alter the election results in his cult’s favor.
These people believed strongly in the theory of apocalypse, but after a FBI raid on their Texas church compound which left 76 people dead, the cult almost disappeared.
Started in France in the 1970′s the Raelian cult has weird beliefs like UFO’s to be a part of most of the religions and possibility of something like a mind transfer. They also believe that cloning can lead to reincarnation.
Formed by Paul Schneider, a former Nazi party member in 1961, this was majorly formed by a group of German immigrants in Dignidad. They were charged and found guilty of torturing and molesting children.
One of the most brutal and violent cults, was formed by Charles Manson (guitarist) who was followed by a ‘family’ of criminals from his prison time. He preached that an apocalyptic war between blacks and whites was impending and sent his followers to murder people in order to show it to blacks as how it needs to be done. But in reality, he only planned murders of people who did not support him for his musical ambitions.
Leader Marshall Applewhite propagated a belief that earth would be recycled and only way to escape and survive is to hitch a ride on the comet Hale Bopp in March of 1997. Around 40 members along with Applewhite poisoned themselves wearing bands of ‘Heaven’s Gate Away Team’.
This anti social cult formed in mid-1980′s and struck the Tokyo subway with the Sarin Gas killing few and injuring thousands. They believed they would develop some supernatural powers.
Started by Reverend Jim Jones in an effort to help the jobless and homeless people, the cult was accused of abuse within the members. Later a mass suicide was also conducted involving more than 900 people who drank poison.
Scientology is probably one of the greatest frauds being perpetrated right now. They claim that an intergalactic warlord ‘Xenu’ brought his people to earth 75 million years ago an blew them up with H-bombs. Yes, they know him by name!
Source: http://www.dumage.com/male-optical-illusions/
These illusions “works” only for men. Try to figure out why!
















Source: http://buzzinn.net/my-parent-is-an-idiot/
We all know that parent’s love is the strongest filling in the world. And that’s a scientifically proven. But everything on the world have a good and a bad side… These shocking pictures are proving the bad side of parent’s love. After these photos what we can say is: poor children and reconsider the sentence “The Heart of Parents Rises Above Time and Space…”














































sumber: http://www.jaffamood.com/first-date-tips-and-tricks/
The first date: what to wear, where to go, what to say, what to do and what not to do. All this pressure to make a good first impression can be daunting. Here are some illustration of tips and tricks, enjoy ![]()










Kemarin malam, malam senin, gue liat hamster betina gue yang jenis Campbell udah wara-wiri gak jelas. Perutnya udah terlihat membengkak besar. Gue curiga itu hamster lagi kontraksi, udah lama gue tahu itu hamster lagi hamil.
Gue perhatikan perutnya lebih dekat lagi. Pertama yang kelihatan cuma perut kembang kempis karena nafas, tapi sesekali ada gerakan yang ganjil terjadi di dalam perutnya. Waaah girangnya gue, lantas gue tongkrongin lah itu kandang hamster, dengan harapan bisa menyaksikan langsung proses kelahirannya.
Gambar di kiri adalah set-up kandang hamster Campbell gue. Mangkuk kecil itu untuk nampung makanan dan tupperware kecil itu untuk pasir tempat dia jumpalitan sekaligus pipis. Si Hamster betina keliatan gak bisa diem dan gak bisa tidur lama dalam satu posisi. Juga sering banget dia garuk-garuk dinding luar tupperware-nya. Gue pikir, “Kasian, lagi mules kali dia.” Selain itu, minumnya pun jadi banyak.
Melihat semua ciri-ciri dan gelagat itu, gue makin yakin ini hamster bakal lahiran. Ditambah tuh hamster mulai ngangkutin serbuk kayu dari bawah ke dalam mangkuk tupperware. Maka gue masukin tissue toilet yang udah dipotong-potong seadanya, gue jatuhin di kandang. Gue kira bakal dikumpulin di pojok kiri belakang, dibuat jadi sarang barengan sama serbuk gergaji, ternyata tissue-tissue tadi dipotong lagi kecil-kecil sama dia dan dibawa masuk ke tupperware berisi pasir itu. Gue langsung nginget-nginget lagi, di mana habitat asli hamster campbell, apakah di gurun atau steppa, dan ini yang gue dapet:
Habitat Asli hamster Campbell
The Campbells Russian hamster usually lives in steppes (vast, semi-arid grass covered plains), here they are able to dig their burrows, which often extend three feet into the ground. These burrows are usually very comfortable, with the walls of it’s chambers lined with scavenged sheep wool and dry grass.
Mungkin dia butuh permukaan yang lebih lembut seperti pasir ketimbang lantai plastik akuarium. Dan gue pun menunggu-dan menunggu sampe sempat ketiduran di kursi balkon. Begitu gue tengok lagi terlihat dia mulai agresif sama pejantannya. Gue tes masukin spidol ke depan hamster betina dan langsung digigit! Wah bener nih bakal lahiran. Tapi mata udah gak bisa diajak kompromi, akhirnya gue masuk kamar dan tidur; “Ah, paling besok pagi lahirannya”
Dan pagi ini jam 9 baru gue inget lagi tuh hamster, buru-buru gue tengok daaaaan alhamdulillah, udah lahir 6 anak hamster yang masih merah dan tanpa daya di dalam mangkuk tupperware, di sela-sela potongan halus tissue toilet. Bener-bener gak nyangka bakal lahir 6 ekor, gue perkirain cuma 2 anakan aja yang lahir, pantes aja hamilnya gede.![]()
Melihat itu, yang terbetik di kepala saya adalah, berapa anakan yang akan bertahan hidup? Menilik dari dua pengalaman sebelumnya pada hamster jenis Syrian, pertama lahir 16 ekor anakan, mati semua dalam 3 hari (ini karena salah penanganan, maklum pengalaman pertama). Yang kedua (Syrian juga), lahir 9 ekor, yang bertahan sampai agak besar 5, dan yang betul-betul bertahan sampai besar cuma 2 ekor, sepasang cowok-cewek. Semuanya mati dimakan induk betinanya. Dan untuk Campbell ini, jantannya tidak saya pisahkan, karena pejantan jenis Campbell lebih care sama anakannya ketimbang pejantan Syrian yang bakal makan anaknya.
Kenapa Pejantan Campbell Tidak Perlu Dipisahkan Setelah Betinanya Lahiran?
Just prior to giving birth, the female Siberian, Chinese dwarf and Roborovski will chase the male from the nest for a few days of bachelorhood. It isn’t very long however before he becomes a valuable contributor in assisting with the little ones.
The Campbells male, however, interacts from the time of birth and doesn’t get these few days of rest and relaxation before being called upon to help with the young. According to a study conducted in 1998 by Katherin Wynne-Edwards at Queen’s University in Kingston, Ontario, "Djungarian (Campbells) hamsters are paws-on dads.". Canadian scientists have observed the Campbells males helping tp pull babies from the birth canal of the mother, lick off birth membranes, open the pup’s airways and then "share a snack of afterbirth with the mother". The report also states, "Djungarian fathers have hormonal fluctuations similar to the mother’s around the time of birth. Estrogen and cortisol levels rise before the birth, and then fall away afterwards as testosterone levels rise. This does not happen in the closely related Siberian hamster."
Berhubung hawa di balkon seringkali panas gak kira-kira, maka khusus akuarium satu ini gue pindahkan ke dalam kamar, tepat di atas akuarium, biar adem. Untung 1 hari yang lalu, itu akuarium hamsternya baru aja dicuci. Jadi 3 minggu ke depan tanpa pembersihan gak akan bau-bau banget lah ![]()
“Mesti ngomong pake bahasa apalagi? Bahasa monyet apa?!” – twiTter seorang teman –
“Udah gw coba pendekatan persuasif, gw dah berusaha memahami kondisi dia dengan menanyakan apa yang lagi dia alamin, ke yang bersangkutan dan ke orang-orang sekitarnya, udah gw coba tegur dari becanda sampe keras, tapi tetep aja ga ada respon” – keluhan seorang teman –
Komunikasi mandeg ketika ada tanya tak mendapat jawab. Ketika sebuah permintaan tak mendapat hasil. Dan ini terjadi di manapun. Di lingkungan keluarga, teman, sekolah, kampus, kantor/kerja.
Seringkali kita kebingungan mengenai cara menyelesaikan suatu masalah dengan seseorang. Baik dalam kehidupan pribadi maupun di lingkungan kerja. Terutama ketika kita sedang membutuhkan kerjasamanya, dan dia tidak tampak ingin memberikannya. Sebagian orang mencoba berbagai cara untuk ‘meraih’ rekan yang hilang ini, mulai dari cara langsung yang persuasif, cara tak langsung, hingga akhirnya mulai berkomunikasi dengan agresi baik fisik maupun mental. Kalau sudah begitu, apa lacur, akal sehat sudah tertutup emosi.
Dengan cara persuasif, kita coba mengerti posisi pihak lain, bahkan coba membantu menyelesaikan persoalan yang menimpanya, yang menyebabkan dia bersikap tidak biasa. Dengan cara tak langsung, kita berharap dapat membangun situasi dan kondisi yang dapat memperbaiki ‘keanehan’nya. Dan dengan agresi kita berharap dia dapat lebih sadar dan mengerti bahwa ada perbuatan dia yang salah dan harus segera diperbaiki. Cara pertama dan kedua seringkali gagal dalam pelaksanaannya. Dan ada juga yang langsung meloncat ke cara ketiga; agresi. Kalau sudah sampai ke tahap agresi, tinggal menunggu siapa yang lebih menguasai keadaan dan siapa yang kalah. Informasi tidak lagi menjadi penting untuk tersampaikan, yang harus tersampaikan adalah rasa kesal kita.
Cara persuasif, cara ‘setingan’, cara agresi semuanya adalah upaya yang dalam hemat saya berusaha ‘merubah’ kebebalan seseorang dari sisi luar. Padahal ada palu godam yang lebih efektif dari itu semua; diri mereka sendiri. Rintangan terbesar manusia adalah dirinya sendiri, kritikus terpahit seseorang adalah dirinya sendiri, harta terbesar seseorang adalah dirinya sendiri, jadi ketika kita ingin mengkomunikasikan sesuatu yang salah pada diri seseorang yang terbaik adalah menitip ‘pukulan’ pada diri orang tersebut bukan dengan menyerang pribadinya dengan serampangan.
Contoh konkrit adalah teman saya biasa ‘nembak’ orang berdasarkan pada komitmen yang pernah mereka sebut di depan dia. Misal suatu saat seseorang pernah bilang akan bekerja dengan serius dan lebih adil dalam membagi waktu antara pacaran dengan kerja. Dia tinggal bilang; “Katanya lo bakal mentingin kerjaan daripada cewek?” Hanya sebuah kalimat, dan segera saja sejuta rasa bersalah dan frustasi menghinggapi orang yang diomongin itu. Memang menyebalkan, tapi sejauh ini efektif. Ketimbang dia bicara panjang lebar mengenai detil kesalahan orang itu (menyerang ‘dari luar’), dia hanya menggoyang satu tiang dalam pribadi orang tersebut, dan selanjutnya diri orang itu sendirilah yang memukul-mukul kepala majikannya.
Tapi itu semua adalah cara terakhir dalam menangani masalah mengkomunikasikan emosi atau kritik, sudah tentu lebih baik kalau kita lebih belajar berkomunikasi yang baik sedari dini. Sehingga dapat meminimalisir gesekan-gesekan yang mungkin dapat terjadi antara kita dan orang sekitar. Pahami maksud dan keinginan orang lain, dan komunikasikan maksud kita dengan baik. Semoga kita selalu ingat, bahkan kebenaran sekalipun, kalau disampaikan secara salah, dia akan menjadi salah juga.
++Mobile
Dulu temen gue pernah beli jam merk Timex edisi Expedition E-Tide & Compass. Jam yang kompleks dan canggih menurut gue. Di situ ada kompas digital, tracker pasang-surut laut, sensor temperatur, tali stainless steel, dan dial (lingkar) jam yang berwarna putih. Tadinya gue pengen banget jam itu, tepat dengan warna putih itu juga. Tapi terlanjur temen gue duluan yang beli.
Gue pengen banget jam yang ada kompas, altimeter, dan mode penunjuk waktu dari berbagai zona waktu. Kompas gue butuh kalo suatu ketika di tempat proyek, utamanya sih buat nyari arah kiblat, juga keperluan desain (maklum beberapa orang sangat mementingkan soal arah dalam desain). Altimeter, ini juga gue ‘merasa’ perlu untuk ‘riset’ pribadi. Jam dari beberapa zona waktu karena kebetulan gue juga ada aktifitas jual-beli internasional (
)
Timex Expedition E-Tide & Compass
- INDIGLO® Night-Light with Night-Mode
- Digital Altimeter with Analog Display
- Minimum and Maximum Altitude Recall
- Altimeter Range from -120 to 7600 Meters (-400 to 25,000 Feet)
- Simple Calibration
- Displays Altitude in Feet or Meters
- QuickDate® Feature
- Stainless Steel Case
- Stainless Steel Bracelet
- Water-Resistant to 100 meters
- Mineral Glass Crystal
- Brushed Finish
- Case Width: 50mm
- Lug Width: 22mm
Jam di atas adalah jam yang dimiliki oleh teman gw. Lantas gue pun segera mencari lagi jam model lainnya. Rata-rata jam yang masuk ke pilihan gw awalnya adalah yang model-model outdoor seperti yang gw pake sekarang (lihat gambar di samping). Dengan alasan, gue biasa berada di lingkungan kerja yang terhitung rough area yaitu workshop furniture. Juga dengan jam model begini, gue merasa selalu siap action :))
Tapi melihat medan kerja sekarang yang lebih sering di dalam ruangan dan bertemu customer, gue pikir perlu ada pergantian suasana. Jam yang lebih sesuai dengan ‘medan’. Gue mau coba cari jam yang berdesain lebih simpel dan elegan. Berikut beberapa jam yang sempat masuk ke pilihan gue, masih sempat juga sih pilih-pilih yang desainnya outdoor.
See www.timex.com
Dan setelah tanya pendapat temen, dari beberapa pilihan yang dikerucutkan, akhirnya gue menjatuhkan pilihan pada jam Timex yang ini:
Desainnya terlihat tegas dan simpel juga fungsinya gak aneh-aneh. Sekarang masih dalam pemesanan, mudah-mudahan 10 hari sejak hari senin malam besok sudah sampai di rumah 🙂
***Kalo ada yang mau mesen juga, don’t hesitate to contact me 🙂
Dalam ruang tanpa cahaya
terdendang suara-suara,
gumam senang Srikandi.
Dua wayang bersenang-senang
dan waktu menghilang
-sayangku-ya, sayangku-sayangku-ya, sayangku-
dan jiwa mereka berkejaran dalam
Setelah rebah semua nafas
dan mengering manisnya air madu
muncul ucapnya:
“Maaf, aku mencintaimu”
Seorang tokoh wayang tanpa nama
tertegun dalam peluknya
hatinya pun tergerak
sedari lama
tapi Srikandi selalu menolaknya
“ada batas
tanpa wujud
yang jelas membentang”
Srikandi berkata melalui tatap.
Ruang antara langit dan bumi
menjadi saksi pertemuan mereka
penuh gelora cinta
penuh peluh kerinduan
Dan tiap kali Srikandi
kembali ke kahyangan
tatap mereka gamang
masa depan tak terlihat
pandangan tentang mereka
adalah jalan buntu
pada ujung jari yang berpisah
Srikandi memecah hening
“ini pasti tak mungkin kanda”
dan tokoh tanpa nama selalu menjawab
“aku tak pernah menebak-nebak masa depan”
dan tersenyum.
“jangan beri janji dan harap”
“aku tak tahu masa depan, dan tak mau menebaknya”
Dan selalu, selalu,
pertemuan diakhiri tanya menggantung itu