Tag Archives: berdiri

dan Tuhan,

dan Tuhan,
pada pertemuan gerigi dunia
aku berdiri
hidup menjadi keberuntungan
karena belum juga mati

dan Tuhan,
di tengah keramaian itu
aku gemetar melihat wajahMu
sedang manisnya dosa berleleran dari mulutku

dan Tuhan,
Kau terlihat besar,
semakin besar,
semakin membesar,
aku mematung bagai bocah di puncak gunung
memandang dunia.
MemandangMu

Segala keramaian hilang
hanya ada ruang gelap, aku, dan Kau

Mulutku menganga,
dosa segar membanjiri rahang dan leherku.
Terkesiap.

adakah Kau
membunuhku sekarang?

Wanita Pada Suatu Subuh

Di suatu subuh ramadhan
aku berdiri pada pintu
menimang antara pergi
atau menghampiri wanita yang
duduk menunggu di atas kasur

aku hanya tersenyum kecut,
“Selamat tinggal.”
Kata-kata terasa menggantung di bibir.
Dia pun tertawa,
“Aku telah mengalahkan orang
yang memukau publik”

Kata-katanya kacangan,
aku tak peduli, tapi tawanya.

Perempuan itu lurus-lurus tertawa menang
memandangi tembok, sembari memeluk lututnya
di atas kasur tanpa ranjang

Aku pergi menembus pintu
menuju lorong gelap
ke jalan menuju pasar

Kupandangi penjual bubur ayam
yang tengah menuang hidupnya ke dalam
mangkok-mangkok putih

“Tidak jalang, aku yang menang”