Bertanya lagi kau padaku,
“Apakah kau sayang padaku?”
Bangsat, Apakah kau tak lihat?
Ini aku hadir disisimu
Kuakui mata matamu terlalu indah
Untuk sekedar melihat goresan penaku
Yang tertulis:
“Aku Sayang Kamu”
Tak lama, kau kembali bertanya,
“Apakah pernah kau rindu hadirku?”
Hahahaha, terasa ingin berteriak
meluapkan semua yang ada didada
Dengar,sayang!
Setiap hinaan yang terucap
Hanya ungkapan ketidak mampuanku
Untuk katakan:
“Sungguh Setiap detik pun aku rindu hadirmu”
Dan lagi,
diakhir pertemuan kau berkata:
“Bagaimana Aku menurutmu?”
Iya, memang semua Tertulis, Terucap
dan Terfikir takkan kau ketahui,saat ini.
setidaknya saat ini aku lumpuh,bisu dan dungu.
Hingga, saat nanti,
Saat kita berdebat lagi tentang masa depan anak kita
Akan kuucapkan semua, bahkan akan kuteriakkan seluruhnya
bahkan yang tak terbayang oleh mu tentang harapanmu itu.
ketika ku sedang asik menidurimu.
—–
Aves.
jujur neh Ves, kamu kesel gak kalo ditanya sama calon ibu anakmu dengan pertanyaan itu? iyaa…. ituu… “apakah kamu sayang padaku?” dllnyah
Kalo ditanyanya pas lagi di kasur pasti dijawab iya aja ya ves ya… tanggung, hahahahahahaha
Hahaha, bener Jeng paling Ga enak kalo di tanya begituan, tapi lebih bener Kata Toba kalo dikasur mah ga ada Ngga, Pasti iYa aja dah….. Hehehehehe