Category Archives: Dedicated

Ini merupakan kategori yang dikhususkan buat member yang telah memposting 10 atau lebih puisi.

Dari Sebuah Jendela

Kecepatan angin adalah bencana
selalu siap memukul telak lamunan kita
yang menempel pada tiap kaca jendela, dimana kita selalu melihat jalanan.

Kita selalu tahu belakangan,
bahwa jalan makin kering,
kian panas dan hambar.
Pesan hanya sekadar rambu.

Ups…
ada tabrakan!
jendela adalah televisi.
yang banyak program tontonan tentang mahluk.
dijalan,
selalu punya resiko tabrakan.
Resiko menabrak; dicaci, dimaki, membuat kita seperti orang tolol, lalu berkelahi, membuat kita semakin tolol.

kita selalu tahu belakangan,
bahwa jalan makin kering,
banyak lubangnya,
menyalahkan hujan yang berlalu kemarin.
Pesan hanya sekadar rambu.

Ya, terus!
terus jalan!
jalan terus!
lupakan simpangan,
kita hanya akan lurus
dan tidak akan ngerem
sampai jalan ini habis.

lagi-lagi kita tahu belakangan,
jalan makin lurus, kelokan miring, kering, merindukan tergelincir, lalu jatuh, mencium tanah, dan …

Pesan hanya sekadar rambu.

===================
Akbar.

WAITING FOR DOG

(untuk Caesar,Layla,Priska,Kiki,Na,dan semua perempuan yang kusayangi. Semoga Tuhan memberikan kalian laki-laki yang baik)

seorang wanita,
bunting lima bulan,
datang dengan ibu tengah baya,
dan seorang anak diluar janinnya.
wajahnya saat itu adalah kolam asa.

“katanya ia akan datang jam 9”

“ah dia itu tukang bohong, Teh”

“kalau dia bohong biar celaka”

“jangan Bu, kasihan Teteh”

“daripada nyusahin”

ini dia!
Pangeran Yunani datang.
dengan mahkota duri mawar
ia berlagak tenang dan mengubah susunan
drama tragedi yang akan berlangsung penuh darah menjadi suatu komedi kabaret dengan pilihan lagu hip-hop.

“saya sudah tidak tinggal di kota ini”

“jadi tinggal dimana sekarang?”

“jauh dari kota ini”

“saya minta biaya persalinan”

“saya juga sedang tidak punya uang”

“bagaimana donk? kamu sudah tiga bulan tidak mengirim biaya hidup, tidak pernah datang”

“ini saja 25.000 rupiah, kembali lagi tanggal dua ke kantor saya”

ia laki-laki yang berguna
benihnya subur
hasilnya cantik
tapi hanya tahu menanam.
atau memang hanya suka menanam.

25.000 untuk persalinan istri ketiga yang cantik
setengah juta untuk menggoyang malam ini dengan peluh.
benar-benar berguna!

aku jadi bertanya
apakah cara kerja sperma begitu penuh perhitungan, hingga membosankan?

=============
Akbar

begitu seterusnya?

Matahari menyampaikan sinar kepada bulan
bahwa hari bersudahkan malam,
ketika itu sepasang kutu sedang berpetan ria.

Kali berapa planet bumi berporos putar
membawa alam ini pada titik nol
sedang bakteri dan amuba berkencan ria

sampai mana ini akan terus ber ada sedangkan umur ku bertambah
beginikah seterusnya?

===========
Agam

liar

tubuh mu seakan mengoda ku
pada gemulai gerak,

pada dunia yang berhenti.
kau terus berayun mengikuti degup jantung.
berbagai liang waktu kau tembus.
harapan demi harapan tiada berputus.
aliran ruang terasa cepat berganti.
tanpa ter-asa,
salju tampak indah bersama terik matahari.
banjir pada hamparan gurun-gurun.
sekumpulan daratan menggiringi air laut untuk
melupakan ikan.
sehingga awan berkedudukan atmosfir
gunung berlari panik mencari lava,
ketika sapi-sapi meminumnya.
padi-padi sawah memanen hama
kepakan sayap menarik bajak
akankah,
dunia semakin liar tanpa mu?

====
Agam

onani

Berdiam diri di dalam kamar
waktu benar-benar berhenti
pikiran kosong melompong
datang sosok wanita
di ajaknya bermain pikiran ku
bermulai:

Nafsu bergelimang
diantara sendi-sendi
di bawah pusar
Tegang tak menentu

Salah tingkah ku raba-raba
di antara selangkangan
lebat akan geli-nya rambut

Oh, terasa nikmat-nya
ku coba menghimpit
dengan segala polah
teringat akan segala bentuk payudara
Aku merindukan puting,
terbayang elipsnya vagina
Aku menginginkan mu ……

ku desah kan suara pencapaian klimaks
Pikirkan semua berbau cabul
khayalkan aku sedang bersenggama
dengan tubuh sebah keringat
nafas yang tersenggal-senggal

Aku berzina……..,

Agama melarangnya!
Tapi aku hanya manusia remaja
Haus akan segala ke-nafsu-an

6 juli 01

============
Agam

this love

seranga selalu menjijikan
sampah berbau busuk (huuueeeek!)
polusi yang menyengat
deru bising jalan raya

aku melangkah terus pada bulatan ini
mengitari dari seluruh alam
mengapa selalu kembali?
menjauhlah dariku…
aku muak dengan mu!

=================
Agam

Djiiiiiiancuk!!!

hati Ku selalu berkata…………
bangsat! anjing!
kontol! cukimak!
memek! lonte !
asu! pante` lagadang!
(tarik nafas)
memek! gila!
miring! biadab!
puting! licin!
korup! pecun!
lintah! pecundang!
pengkhianat! pemerkosa!
(tarik nafas)
selamat tinggal>>>>>>>>>>>

==========================
Agam

Malam Ini

kita tidak sedang dalam cerita Layla-Majnun bukan?
jadi betul,
aku takkan menangis di makam-mu
sampai mengering dan kembali menjadi debu.

bukankah Majnun sangat mencintai Layla?
bahkan ia bersedia menjadi budak cinta Layla.
tidak, aku memburu mu malam ini saja.
dan malam ini, aku jenderal nya, kau kudaku.

esok pagi kutinggalkan coklat didadamu.
maaf, aku belum beli bunganya.
lain kali mungkin.

=============
Akbar Tajri

Jangan Takut

Aku adalah pelacur,
jadi tak usah berdebat
tentang cinta denganku.
Kalau suka,
tinggalkan sebatang coklat
atau sekuntum bunga
didadaku.

Aku seorang pelacur,
jangan hawatir aku menangis
ketika kau telanjangi
sukmaku,
dan kau lihat
ia diperkosa sepi.

===============
Akbar Tajri