Category Archives: Overdrie

Dengar Lies

Katakan lebih buruk, Lies.
Aku ingin tahu,
apakah masih menoleh padamu,
apakah jawaban dari ;
"apa yang masih kuat ketika rasa habis?"
                   "ketika cinta habis?"
                "ketika sayangku habis?"

Aku tidak buta.
Itu kenapa aku tak pergi.

Aku mengerti ; itu luka.
Luka untuk diobati
bukan dibiarkan busuk.
Itu kenapa aku tak ingin enyah.

-Aku ingin jalan ini bersamamu-
          -yang semakin kering-

Katakan lebih buruk lagi, Lies.
aku bukan Nabi...
Tak bisa langsung terbang ke Surga
dan membawamu serta.

Tapi aku belum "dibutakan".
Masih bisa berjalan
bahkan berlari.
Atau menunjukkan arah.

-Aku ingin jalan ini-
          -bersamamu-
          -yang semakin kering-



=======================
Akbar
2 Ramadhan 1425
---------------
16 Oktober 2004 

Dirimu Dalam Umpama ku

Kau adalah zat adiktif.
Memacu aliran darah lebih cepat.
Membuat jantung diuber detak.

Kau harusnya ku jauhi.
Bikin pusing jika tak kuhubungi.

Dirimu dalam umpamaku
Sebagai mariyuana
Katanya bikin tertawa lalu jatuh cinta.


=================
Akbar.
17 Februari 2003

Salam Saja

Salam untuk seseorang
Yang sedang tertawa di sana.

Menggeliat di tempat tidur, mungkin,
Menyaksikan indahnya acara televisi,
Bersenda gurau atau menikmati udara
Segar dunia bersama pacar.

-Pokoknya salam saja!-

Salam untuk seseorang
Yang,?
Sedikitnya manis walaupun tidak cantik.

Anggrek yang setidaknya
Mengikat hatiku, akar-akar jiwanya
Yang menusuk jantungku, baunya yang
Membuat gemetar lambungku,
Atau sedikitnya, suaranya yang menampar pipi.

-Sampaikan saja salam untuknya-


===============
Akbar.
30 Maret 2002

Bukan Mawar

Kau mungkin bukan mawar.
Tapi tak apa.
Akupun tidak begitu
menyukai mawar.

Aku pikir anggrek itu
lebih indah.
Jangan marah jika aku
menyamakanmu dengan anggrek.

Bulan!
Aku harap kau punya bulan
seperti anggrek punya.
Wangi yang tidak tercium
yang mawar tidak punya.


======================
Akbar.
11 Januari 2002