Sayangku

Sayang,
maaf,
saat ini,
mahar yang bisa kubayar,
hanya perasaan,
hanya cara,
hanya cita-cita,
hanya tekad untuk terus berkelahi
dengan angin dan hujan.

Aku mencintaimu, Lies.
Biarkan terus
kunaiki tiap anak tangga
walau tanpa kaki.

Akbar
===============
2 November 2004

7 thoughts on “Sayangku”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

45 − = 38