Tuhan, terima kasih atas jalan-jalan yang pernah kulewati kemarin-kemarin. Karenanya, hari ini ada, dan pilihan ini yang kupilih. Maafkan bila kemarin aku mengeluh, itu salahku, sebab kebodohanku. Jangan berhenti bicara padaku, jangan butakan suara hatiku, jangan pernah. Ya, aku pun akan berusaha. Karena aku telah lahir dan hidup, dan aku percaya kelahiranku bukanlah tanpa arti dan tujuan. Aku belum sepenuhnya mengerti tentang hal itu, tapi akan kucari tahu. Jangan butakan aku, jangan butakan mata hatiku. Karena itu adalah kunci dari hargaku sebagai manusia, karena itu adalah penentu kualitas hidupku. Akan banyak godaan didepan, aku sadari itu. Tapi aku tak takut bila kau menjadi penunjukku.
Jangan biarkan aku bersama kebodohan…