gw pikir, orang harus bisa membagi peran yang jelas antara berteman dan bekerja. seperti aidit dan Hatta…dua teman dengan dua keyakinan yang sama sekali berbeda. ketika suatu hari mereka harus saling berdebat hingga muka dan kuping memerah, sehabis rapat tersebut hatta tetap bisa berbicara santai dengan aidit yang membonceng di atas bangku belakang sepedahnya. dan dari foto2 masa lalu tamnpak keluarga hatta dengan aidit yang sedang menggendong bayi hatta, ikut berjejer bersama keluarganya.
cerita diatas gw kira adalah contoh bagus, bagaimana pertemanan bukan barang yang pantas untuk dipertaruhkan…apalagi dalam dunia pekerjaan. lain halnya jika ada pengkhianatan…..in my humble opinion
bicara tentang Ego, harus ada memang yang membatasinya:)
yang penting comment!
yeee :p (ya betul nye!) :))
gw pikir, orang harus bisa membagi peran yang jelas antara berteman dan bekerja. seperti aidit dan Hatta…dua teman dengan dua keyakinan yang sama sekali berbeda. ketika suatu hari mereka harus saling berdebat hingga muka dan kuping memerah, sehabis rapat tersebut hatta tetap bisa berbicara santai dengan aidit yang membonceng di atas bangku belakang sepedahnya. dan dari foto2 masa lalu tamnpak keluarga hatta dengan aidit yang sedang menggendong bayi hatta, ikut berjejer bersama keluarganya.
cerita diatas gw kira adalah contoh bagus, bagaimana pertemanan bukan barang yang pantas untuk dipertaruhkan…apalagi dalam dunia pekerjaan. lain halnya jika ada pengkhianatan…..in my humble opinion