Author Archives: Nyenius

Tangis Pada Lete

Sebuah awal surat kubisikkan dengan lirih
bagi seseorang yang menjaga aliran sungai kealpaan

Lete… berikan airmu…
Hapuslah ingatanku yang mengukung
yang membuat jalanku tak terang dan selalu putus

Lete… lihatlah aku yang tersudut
hanya berharap kosong pada sosok kelam yang menyiksa
yang menyingkirkan senyumku pada jagat

Lete… ubahlah tangisku
walaupun terdengar menyedihkan
kumohon…
biarkan aku melupakannya

Haruskah kutinggikan suaraku
menjadi jerit putus asa…

Lete… mengapa kau hanya tersenyum dalam hening
mengapa kau menutup mata dan pergi

Kumohon Lete…
jangan usir aku dari hulu sungaimu
aku hanya ingin bertahan hidup

Darah Api

Genggamlah tanganku…
Hangat karena kehidupan
Lihatlah mataku
Cerah karena kenyataan
Rasakanlah detak jantungku
Berdegup dengan kencang
bahkan terlalu kencang karena lelah menahan

Aliran darah ini tak dapat kuhentikan
terlalu panas untuk kuredam sendiri
Sebab telah kutelan bulat – bulat
semua sakit dan kasih
kujadikan kekuatan baru untuk jiwaku
Yang bahkan tak dapat kukendalikan

Maafkan aku tanganmu tercinta
karena tak dapat memelukku lebih erat lagi
Untuk apa melindungiku
jika hanya membuatmu terluka oleh aliran darahku
kuharap disaat kau kembali merengkuhku lagi
Api itu dapat terkendali

Something..

I tried to go on like i never knew u..
im awake but my world half asleep..
i pray for this heart to be unbroken..
but without you, all im going to be is incomplete..
did i fall in love?
or did i find disaster..
coz.. after all i’ve done..
we’ll never be more than friends..

Lelap

Tidurlah tubuhku
lupakanlah penat dan lelah
Tidurlah pikiranku
hiraukanlah sempit dan susah
Tidurlah jiwaku
hilangkanlah resah gelisah
Tidurlah hatiku
singkirkanlah bimbang dan gundah
Tidurlah diriku
tidurlah sepenuhnya
impikanlah kematian yang pedih malam ini
dan esoknya
bangkitlah dengan lebih berani

Mari Bersyukur

Mari bersyukur,
Untuk setiap tetes darah yang mengalir
Dan setiap detak jantung yang terjadi

Mari bersyukur,
Untuk setiap keindahan yang kita miliki
Dan yang tidak kita miliki
Sebab kita adalah kesayangan-Nya

Mari bersyukur,
Untuk setiap sifat baik yang kita punya
Dan setiap sifat buruk yang kita punya
Sebab kita terbatas adanya

Mari bersyukur,
Untuk setiap berkah yang kita dapat
Dan setiap kesulitan yang kita rasakan
Sebab itu semua adalah alat pembentuk kita

Mari bersyukur,
Pada Khalik Yang Agung
Pada kasih tertua dan selalu baru
Sebab kita adalah milik-Nya

Cantik

wahai gadis…
apakah kau sadar dengan kecantikanmu
apakah kau sadar dengan kehalusan kulitmu
apakah kau sadar dengan senyum manismu

kuharap kau sadar…
kuharap kau sadar…
kuharap kau sadar…

wahai gadis…
apakah kau paham isi hati mereka
apakah kau paham perasaan mereka
apakah kau paham maksud mereka

kuharap kau paham…
kuharap kau paham…
kuharap kau paham…

jadikan kecantikanmu untuk mempercantik hati mereka
jadikan kehalusanmu untuk memperhalus perasaan mereka
jadikan senyumu untuk menjawab maksud mereka

wahai gadis…
kecantikan bukan dosa
kecantikan bukan sebuah noda

mungkin kau yang menjadikannya dosa
mungkin kau yang menciptakan dosa

untukmu

pelukmu…
senyumu…
ciumu…

manisku…
sayangku…
cintaku…

saat kau genggam tanganku
kuingin peluk erat dirimu

dya manusia yang bertemu
rasa cinta yang menyatu

ucapanku mungkin gombal bagimu
tindakanku mungkin bosan untukmu
tapi rasa sayangkujangan kau jadikan sangsi di hatimu

manisku…
sayangku…
cintaku…

kuingin waktu berhenti
saat kau genggam tanganku
saat kupeluk erat dirimu
agar kisah cinta kita selalu abadi

Sampah & Cinta

aku hanya seorang pria…
aku hanya sampah yang tidak berguna

cinta…
ia memang ada
cinta…
ia memang indah

tapi…
apakah sampah perlu cinta?
apakah sampah patut dicintai?

tidak…

aku hanya sampah yang tidak berguna
aku hanya sampah yang ditinggal cinta

cinta…
ia memang ada
cinta…
ia memang indah

aku… hanya sampah yang tidak berguna
aku butuh cinta
tapi cinta tidak…
karena aku adalah sampah

cinta…
ia memang ada
cinta…
ia memang indah

The Chat Of Our Life

Let’s talk about life and dream
Life, which I always want it to be perfect…
Never will be..
It depends on my hands
Dream, which I always have it
But I never reach it
It depends on my will

Now, let’s talk about love
Love, which I adore
It hurts me more then…
‘cause I never understand what love is
Let’s talk about trust
Trust, which I always hope everyone give it to me
But it never happen
Nobody can trust me

Let’s talk about blessing
Which I always respect
‘cause it always bring me to life, dream, love, and trust

Lelaki yang Kasmaran

Untuk Ganesha

Lelaki yang kasmaran
hatinya tak tergenggam lagi
berenang ke dalam telaga keindahan

Telinganya tertutup
dan bibirnya tersenyum

“Aku ingin memelukmu,
menyayangimu setiap waktu”

Kata-kata telanjang dalam kepalanya
pikiran yang rumit sirna
menjadi dunia tanpa rupa

hari-hari menjadi jalan yang menggelisahkan
ketidakpastian menjadi tema pikiran

Lelaki yang kasmaran
janganlah ia dibantah sayang
sebab, dewa sekalipun pasti dilawanya

Pertemuan dengan yang terkasih
adalah doa yang dilafazkan
dalam diam, dalam nafas, dalam gerak

“Aku akan membuatmu bahagia, duhai kecintaanku.”

Lelaki yang kasamaran
memasrahkan dirinya pada getaran
yang terasa sesak sekaligus menyenangkan
pada kekhawatiran yang mengganggu
tapi menggelorakan

Biarkanlah,
jangan usik kebahagiaannya
jangan tenangkan gelisahnya
dia sedang terbakar api
yang dulu membakar Ibrahim

——————
1:17 AM 11/21/2005