Malam Ini

kita tidak sedang dalam cerita Layla-Majnun bukan?
jadi betul,
aku takkan menangis di makam-mu
sampai mengering dan kembali menjadi debu.

bukankah Majnun sangat mencintai Layla?
bahkan ia bersedia menjadi budak cinta Layla.
tidak, aku memburu mu malam ini saja.
dan malam ini, aku jenderal nya, kau kudaku.

esok pagi kutinggalkan coklat didadamu.
maaf, aku belum beli bunganya.
lain kali mungkin.

=============
Akbar Tajri

8 thoughts on “Malam Ini”

  1. tamu

    iya, salah paham ๐Ÿ™‚ aku tak mudah ngerti puisi neh…. tapi dari pengalaman pribadi, do you have your own Layla? ^_^

    Reply ↓

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

+ 56 = 66