Lupakan tentang pelukan dan kata-kata impian. Aku hanya butuh jiwaku, tak lain. Penghinaan ini tumbuh secara alami dari jamur dalam langkah-langkahku.
Aku buta, menjangkau-jangkau langit dalam duduk. Mimpi berlari, padahal tak kemana juga. Orang-orang hanya tahu jalan yang mereka lalui, karena itulah kita selalu terbentur-bentur. Aku menghitung hari-hari dan makin mati.
Lupakan, aku butuh jiwaku, dan terus hidup.