Facebook belakang ini semakin runyam centang perentang. Bagi saya sudah tidak nyaman lagi untuk menuliskan isi pikiran. Karena fenomenanya kita nulis ke arah mana, eh tau-tau ada yang ngerasa kesindir dll.
Jadi facebook memang sudah tembok jalanan yang tidak bisa sembarang kita nulis ini-itu, kebanyakan orang isengnya, apalagi kalau friendlist nya banyak.
Yah lebih baik kembali kesini, ke ember sendiri. Lebih bebas mau numpahin air atau martabak. ๐