Sudah lama, emmm, sejak pindah ke jakarta pada pertengahan 2004 lalu, gue gak serius berburu buku (terutama buku murah). Waktu masih di Bandung perburuan buku yang gue lakukan biasanya menggunakan modus; liat/cari bukunya di Gramedia, dan beli di Palasari dengan harga yang jauuh lebih murah.
Disini paling gue pergi ke Gramedia terdekat, ya gak pernah ngelirik toko buku lainnya. Beli buku pun lebih sering insidentalnya ketimbang terencana, paling bagus adalah gak sengaja baca resensi buku bagus dan segera beli bukunya ke Gramed. Gue yang dulu pernah mencanangkan satu bulan beli satu buku, sekarang menjadi semakin pelit mengeluarkan uang buat beli buku; terutama setelah makin akrab dengan internet (:evil_grin:).
Dan sesuatu yang menarik muncul tiga minggu belakangan ini. Gue ‘berjumpa’ dengan ‘TM Bookstore’, sebuah toko buku yang ternyata istri gue sudah akrab sejak lama. Gue dan keluarga suka jalan ke Poinsquare lebak bulus, dan biasanya makan di Solaria. Waktu itu disamping Solaria TM Bookstore ngadain bazaar buku (mungkin selama 3 mingguan). Selama 3 weekend kita main kesitu, gw gak pernah nyadar akan eksistensinya.
Baru setelah istri gue menceritakan ‘kecurigaan’ mengenai adanya TM Bookstore di Poinsquare, dan lantas menerangkan apa itu TM Bookstore. Gue berminat untuk datang kesitu beserta istri gue. Dan begitu melihat muka tokonya dari jauh, melihat plang diatas dua buah rak bertuliskan: “Harga Rp 5.000 s/d Rp 30.000”, gue merasa love on first sight. Langsung gue menghambur ke rak itu, dan segera memilah-milah buku yang akan masuk ke rak di rumah.
Begitu sampai di depan pintu masuk tokonya, semakin banyak rak yang terlihat, segera gue sadar, betapa banyak penawaran buku diskon disitu, hohohoho book shopping!!! Potongan harga dan diskon memberikan gue kesempatan untuk membeli buku dengan topik-topik yang menggelitik minat tapi gak sampai menggerakan tangan merogoh saku. Sebuah novel grafis yang berhalaman tebal, full color hanya dihargai 10 ribu saja, gue cuma mikir; gila aja kalo gak gue beli (kikiki lebay). Hari itu dengan uang Rp 180 ribuan gue membawa pulang setumpuk buku, beberapa diantaranya dapat bonus disampul plastik di sana (jadi inget di Palasari Bandung).
Sekarang, tiap kali maen ke Poinsquare Lebak Bulus, sebisa mungkin gue mampir kesitu, dan selalu gagal menahan godaan untuk membeli buku. Oh iya, dulu, selain karena faktor budget uang untuk membeli buku, faktor penghambat lain gue dari membeli banyak buku adalah karena gue merasa wajib untuk menyelesaikan tiap buku yang gue beli. Tapi sekarang (setelah baca pernyataan Umberto Eco Antilibrary), peduli amat lah, pokoknya gue beli dulu, buat di perpustakaan pribadi.
Lokasi TM Bookstore ada di Depok Town Square Lt. UG atau di Superindo Lt. 2, Kedoya, Jakarta Barat, atau TM Bookstore Poinsquare Lebak Bulus lantai paling atas.