Tag Archives: kosong

Posting Penting Tentang Putus Cinta, Patah Hati, etc. etc.

Seorang teman saya sedang merasakan pahit-sepahit-pahitnya kehilangan seorang terkasih. It shocks his world of conscience so hard. Ditambah lagi rasa kehilangan tersebut disebabkan karena telat menyadari perasaannya sendiri, hal ini menambah efek benturannya bertambah menjadi tiga kali lipat dari rasa kehilangan cinta pada umumnya.

Tapi bagaimanapun, esensinya adalah kehilangan. Ketika rasa kehilangan itu membentur seseorang, akan ada sebuah ruang kosong yang menganga di dalam dirinya. Kekosongan yang tampak tak beralasan dan tak dapat dimengerti. Dan karenanya banyak disalahpahami, bahwa sebetulnya kekosongan tersebut adalah sebuah energi besar, yang sama besarnya dengan rasa bahagia orang yang sedang jatuh cinta.

Tidak heran apabila orang yang sedang jatuh cinta dapat melakukan apapun demi mengekspresikan cintanya kepada sang terkasih (konstruktif, bersifat membangun). Begitu pula sebaliknya, orang yang sedang patah hati dapat melakukan apapun untuk mengekspresikan kehampaan yang dirasakannya karena kehilangan (destruktif, menghancurkan).

Ketidakmengertian bahwa patah hati merupakan sebuah energi dengan potensi yang sama besar dengan jatuh cinta, dapat menuntun kepada pengambilan solusi yang fatal dan destruktif.

Memang kesedihan dan kebahagiaan bukanlah suatu hal yang dapat diukur dengan rumus apa pun. Kesedihan dan kebahagiaan bukan mahluk yang dapat diusir dan dipanggil sesuka hati. Mereka punya wilayahnya sendiri dalam diri manusia, dengan segala syarat dan ketentuan yang berlaku yang datang bersamanya.

Yang lebih penting lagi, mereka bukanlah suatu hal yang akan mati dengan cara dilupakan begitu saja apalagi dihindari. Karena sebagaimana sifat energi, dia bersifat kekal (Energi tidak dapat dihancurkan, tapi berubah ke bentuk yang lain). Karena itu, melupakan atau memendam suatu kesedihan bukanlah suatu solusi yang tepat, karena itu tidak menyelesaikan apapun. Malah menjadi penyakit laten yang dapat meledak sewaktu-waktu, dia menjadi penyakit yang menggerogoti kita dari dalam, seperti korosi terhadap besi.

Dengan berbekal pemahaman inilah kita tahu bahwasanya patah hati bukanlah akhir dari segalanya, tapi -sebagaimana jatuh cinta- ia merupakan sebuah awal yang baru.

Dalam kesenangan orang cenderung meluap-luap (dalam kegembiraan), begitupun orang yang patah hati, dia akan meluap-luap, hanya dalam wajah yang berbeda.

Jadi tampaknya layak untuk kita coba mengubah paradigma dan gambaran umum mengenai patah hati. Dengan memanfaatkan luapan energi patah hati; just go crazy! Lakukan hal-hal baru, build a positive monument in your life! Luapkan dia ke arah yang bukan cinta atau sedih, tapi lebih kepada energi mentah untuk mencangkul ladang kehidupan lebih keras lagi.

++Mobile