Dan sukses pun diraihnya
Rasa puas lantas menikam perlahan
Merobek jiwa yang susah payah disusun
Tiang kemudi dilepas
Tangannya sibuk mengacungkan kemenangan
Perahu oleng mengarah karang
Kompas tak lagi ditilik
Matanya berbinar natapi langit
Dengan sorot lega
Barat dan timur tak terjaga
Pelayaran berbelok arah dengan halus
Dikira angin berpihak padanya
Padahal angin hanyalah angin
Ombak pun sekedar ombak
Dalam lirik burung camar berbisik;
“ya, ya, satu orang lagi berlupa.
Entah akan tersasar atau mati menumbuk karang”
Dan secuil sukses pun diraihnya
Rasa puas mengerat kemanusiaannya
Lupa menjadi pakaiannya.
Dia tak sadar,
Bahwa lautan tak pernah henti
Berombak
Sampai hari dia mati
—————————-
Tuesday, July 10, 2007