Kembali
ke kamar yang dulu
merayap lagi
di tembok-tembok sepi
menerawang
menembus bayangan gelap
Ada hati kembali
terasa benar
pergantian musim dalam hidup
cekaman yang halus
dengan nikmat memijat kepala
kembali ke kamar yang dulu
tanpa ketakutan-ketakutan buruk
di kepala
aku bisa pukul temboknya
kupecahkan dalam satu
geliat segar
Mampus kau semua!!!
—
Toba.
16 Januari 2004