Palestina

jika kau mengira tangan2 yang melempar batu itu hampa tak berarti
maka kau salah….
batu yang mereka lempar adalah nyawa,
darah yang mereka cucurkan bukanlah darahmu darahku,
melainkan hanyalah air untuk menyuburkan kebun-kebun jeruk mereka
agar tetap subur dan berbuah,
karena setiap buah yang dipetik dari tangkainya akan kembali tumbuh
dengan lemparan batu dan kucuran darah

apakah kau tahu,
setiap jeruk yang tumbuh dengan siraman darah
akan hidup berkembang untuk keyakinan.
mereka tidak lemah, tidak pula pengecut.
yakinlah….. mereka sungguh tidak lemah!!!

mungkin kau memandangnya dengan cara lain,
perduli setan dengan tembok kokoh itu
mereka akan tetap menyebranginya,
dengan darah dan batu
atau dengan segelintir kebencian.
katakan padaku sekarang!!
siapa yang dapat menahannya?.


—
Rizky Nugraha.

One thought on “Palestina”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

51 − = 44