untuk lelaki tangguhku

seperti baja kau keras, tak tergoyah
bagaikan batu kau diam membisu
tak bisa luluh….
apalagi kutaklukan

napasmu napas pejantan
warnamu merah membara
hatimu keras sekeras karang
senyumu….., sungguh teramat mahal

angkuh benar pribadimu…….
bertahta diatas kesombongan
kokoh tak bergeming

kutantang kau dibara rindu
aku bersumpah….akan kulebur kerasnya baja
diatas lahar cinta yang membara

hai lelaki tangguhku…
kau semakin mempesona


(dalam keterasingan, california juni 2006)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

24 − = 20