malam sunyi menghiasi hariku di tengah kesepian
hembusan angin tak lagi sejuk malah menusuk
bintang dimanakah engkau?
kurindukan cahayamu….
kupendam kerinduan hingga menjadi lubang
yang penuh angan dan impian
tak lagi kuberlari dalam riuh kehiduan
hanya malam dan keheningan
dimanakah mentari saat kucari?
terlambatkah aku menyadari?
keluguan yang dihiasi senyum tertahan penuh makna
turunkah rembulan saat kupanggil?
kumengelak dengan dalil….
semua tentangmu, yang selalu menari dalam mimpi
bibir ini berkata muak
namun hati berkata tidak
adakah kesempatan lain untukku?
berharap akan rindumu yang telah lama menjadi debu