You Are A Puzzle Piece

Segala sesuatunya naik-turun; ekonomi, detak jantung, perdamaian,
peperangan, keimanan, dan kondisi psikologis seseorang. Ketika keadaan
psikologis dalam kondisi prima, mau ada hujan-badai juga terasanya
gerimis saja. Tapi ketika kondisi psikologis sedang turun, langit
se-biru apa pun berasa mellow. Kondisi yang terakhir sering disebut
sebagai down. Dan sialnya, dalam kondisi down biasanya orang justru
lebih jelas melihat kelebihan-kelebihan orang di sekitarnya, makin terpuruk lah dia.

Saya pernah ada di posisi tersebut, dan sesekali pun terjadi di masa
sekarang. Ada satu yang teringat ketika saya sedang down dan duduk seorang yang sedang ‘up’, makin down saja rasanya. Tapi setelah obrolan demi obrolan berlalu ada satu titik yang mengingatkan saya akan satu hal; tidak ada manusia yang bisa sukses sendirian. Yang pintar butuh yang bodoh, dan yang berhasil butuh yang gagal; begitu juga sebaliknya.

Saya terinspirasi menuliskan ini setelah membaca obrolan saya dengan seorang teman yang kemudian dia posting dalam tulisan yang menarik : http://rizky.avesena.net/2010/06/10/pematik-dan-api/ dari situ bisa dilihat bahwa setiap setiap orang merupakan satu komponen dari gabungan komponen yang menyusun sistem yang lebih besar.

Dalam komik Dragon Ball, saya mengidolakan tokoh Vegeta/Bezita, karena karakternya yang tidak suka basa-basi, beda dengan karakter Son Goku yang sangat naif dan beberapa kali membiarkan musuhnya hidup. Tapi ada hal yang menarik dari situ, karena tokoh Goku selalu melihat potensi lain seseorang selain keburukannya.

Jadi setiap orang adalah komponen yang penting, a piece of puzzle. Tinggal mencari dimana peran terbaik sesungguhnya dari seseorang dalam sesuatu.

++Mobile

2 thoughts on “You Are A Puzzle Piece”

  1. Pingback: sitiQomah, eh Istiqomah… | Rizky Avesena

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

23 − = 13