Pencerahan

Suatu momen di dalam hidup kita ketika setitik cahaya pemahaman menghapuskan sebuah ruang gelap. Ada yang bilang hikmah atau ilham, apapun itu ketika waktunya pencerahan itu datang dia tak terbantahkan. 

Bagi saya pencerahan adalah sebuah cahaya pengetahuan yang terbangun dari beragam informasi empirik dan logika yang diterima seseorang. Bisa disebabkan oleh interaksi, informasi, situasi, dan pengalaman berkesan lainnya. Sumbernya tentu dari Yang Maha Sejati. 

Setiap orang pasti pernah berada dalam posisi ‘ingin mencerahkan’ orang lain, dalam bahasa sederhananya ingin merubah orang lain menjadi lebih baik. Namun seringkali itu gagal. Dan kegagalan itu umumnya disalahkan kepada pihak yang ingin dicerahkan. Padahal tidak begitu kerjanya sebuah pencerahan. 

Perlu disadari bahwa eksistensi dan kontribusi kita terhadap pencerahan seseorang hanyalah satu komponen diantara jutaan komponen lainnya. Pencerahan itu muncul dari dalam diri kita masing-masing, yang didorong semesta di sekitar kita. Dorongan tersebut baru bernilai ketika ia mendapatkan tempat di relung batin kita, ketika kita memang menyediakan ruang untuknya bersemayam dan membantu kita menyempurnakan diri. Dan ketika semua prosesnya selesai, maka munculah pencerahan itu. Membawa diri kita ke tingkat berikutnya, so we can change and say good bye to old life. 

Jadi ketika kita menyampaikan kebenaran dan itu tertolak, sesungguhnya peran kita selesai sampai disitu. Karena seperti saya sebut tadi, kita hanyalah satu komponen yang ikut berpartisipasi. Selebihnya itu proses dia untuk bisa atau tidak bisa menyerap hal tersebut. Ketika penyampaian kebenaran itu disertakan ambisi dan pemaksaan, jangan kaget ketika hasilnya memusingkan. Karena lagi-lagi itu bukan kewajiban kita, kita hanya sebatas mengerjakan dan menyampaikan apa yang memang ditugaskan Yang Maha Agung. 

Kewajiban kita sediakan ruang itu, selalu kobarkan api pencarian. Karena waktu takkan terasa berlalu. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

− 1 = 1