Barusan gue ngunjungin blog adek gue, cukup terhenyak baca satu puisinya, membayangkan secuil pencapaian batin yang dia dapet ketika menulis puisi itu. Begini bunyinya:
Tidak ada sesudahnya
Tidak ada sebelumnya
Bayang samar yang ada
Tak ada cahaya
Tak ada gelap
Lebur semua
Tidak bercabang
Tidak tunggal
Menyeluruh adanya
Tidak tersembunyi
Tidak ditemukan
Semua jadi sama
Ya gelap ya terang
Ya hitam ya putih
Ya siang ya malam
Buta tapi melihat
Melihat tapi buta
Terpisah tapi terkumpul
Terkumpul tapi terpisah
Rasakan benci juga rasakan cinta
Rasakan cinta juga rasakan benci
Beda tapi sama
Sama tapi beda
Tak bisa terpisahkan
Tak bisa tersatukan
Tak pernah lengkap
Kemana perginya api lilin yang padam?
Selebihnya liat di : http://albatavi.wordpress.com/
Dibalik adik yang hebat,terdapat kaka yang cerdas.. hihihi..
ngga ada apa2nya ternyata elu ba dibandingin ade lu.