Hujan Angin

Hujan angin jatuh seperti ember yang isinya tumpah dari langit. Begitu saja, menggelegar menampar segala permukaan yang terbuka. Sepenjuru mata memandang, semua basah, dan air bercipratan dengan agresif. Beberapa elemen rumah yang tak terpasang baik berjatuhan menimbulkan kaget dan gaduh.

Air yang jatuh dari talang, beradu dengan ember dibawahnya, mereka sayup terdengar seperti siaran radio yang tersendat.

Atap-atap rumah seperti berkabut, tertutup tirai titik-titik hujan. Dan aku yang keparat duduk disini, berpikir bahwa dengan secarik rain coat bisa menembus hujan macam ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

64 − = 55