9 Maret 2004

Ada tatap menyusup dalam kalimat sederhanamu. Hatiku terantuk haru seketika. Jiwa kita memang lautan dan sungai, hanya bertemu sesaat dimuara. Aku tak sedih lagi sekarang, hanya saja, mengingat perubahan ini, menggetarkan kesadaranku.

Kau telah melepas sepenuhnya, aku tahu.

Banyak yang tak terucap tampaknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

19 − 15 =