Mengapa harus kubagi hari-hari kedalam kotak-kotak warna? Bagaimana kalau dipukul rata saja: besok hari yang menyebalkan, maka tertawalah, sambut sepenuh hati, seakan itu hari bertamasya. Kotak transparan itu buang saja, karena ia bisa menyekat kebahagiaanmu persis ransum perang yang terbatas.
tenang… tenang…:)
maksudnya apa seh? kasih tau dunk