01 September 2004

Kebutaan dan Ruang Gelap

Ketika memasuki ruangan gelap, pertama kita akan buta total, panik, karena tak ada yang terlihat sedikit pun. Padahal, mungkin jalannya luas, tak ada sandungan yang berarti kecuali kerikil-kerikil kecil. Tapi kita masih buta, ketakutan mendera seperti pecut meletup-letup di dada. Berjalanlah terus, nanti pada saat mata kita telah terbiasa, pupil dan kornea telah menyesuaikan ‘besar lensa’nya, kita akan mampu berlari di sana.

Kebutaan adalah awal dari pengungkapan tabir kesejatian. Sebagaimana keraguan adalah awal dari pencarian kebenaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

94 − = 88