mulut terkatup
cukup
sudah
usai
tangis menjadi
matahari sore
kejadian-kejadian memasuki
usia senja
sudah
cukup
usai
kamu impianku
benar-benar impian
terlalu rapuh kugenggam
kamu hilang
jarak memecah
wajah-wajah retak di atas kertas,
puisi-puisi, dan surat-surat lama
cukup
sudah
usai
kita selalu berkata
tetapi setelah musim-musim
berganti baju
setelah langit berganti wajah
tetap ada yang tak terpatahkan
hati kita beku
hidup dalam kabut
tersasar
dan lagi-lagi
kamu
aku
3:08 19/12/02