aku, dia dan hilang

kawan lihatlah…
awan gelap nan pengap
langit cerah tak lagi tertawa
redup, bagai lentera yang diterpa angin

intuisi menyayat hati anak manusia
raungan seorang pria yang terluka karena cinta

salahkah dia?
namamu yang kupuja tak lagi berduka
aku berdiri di tangga rapuh
melangkah dan terjatuh

aku, dia, dan mereka
tak ada yang sempurna
kotornya aku…
tak lagi tertawa hanya diam dan menderita

One thought on “aku, dia dan hilang”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

57 − 56 =