Ada saat dimana ku sendiri
Terdiam dan tersungkur tak bergerak
Di tengah hamparan kekosongan alam pikiran
Tanpa tersentuh oleh panas dan sejuk
Hanya terdiam dan disertai oleh dialog batin …
1 : Sudah selesaikah ?
0 : Belum, aku masih menunggu
1 : Cepatlah tersadar, perjalanan masih panjang
0 : Apa maksudmu ? Aku kehilangan arah
1 : Tolol! Kau memiliki penunjuk arah
0 : Sudah kubuang jauh-jauh hari
1 : Apa ? (setengah membentak)
0 : Bisakah kau diam? Aku sedang beristirahat sejenak
1 : Kau sudah beristirahat sejak berabad-abad silam!
0 : Ya, tapi aku masih lelah, memang aku ditugaskan untuk diam
1 : Lalu ? Kau pikir aku tidak mengenal lelah ?
0 : Hei! Itu kan tugasmu
1 : Tapi aku muak!
0 : Luapkan protesmu pada pencipta kita
1 : Dan kau pikir akan berubah begitu saja? Tentu saja tidak! Semua umat sudah terbiasa
dengan keadaan ini.
0 : Berarti aku tidak salah. Sudah aku mau tidur..
1 : (Menggerutu)
Mereka meneruskan kesibukan itu hingga akhir jaman
Dengan rasa puas dan kesal
Dengan rasa bosan dan pasrah