Di lantai 2 toko H. Konin lama, Ciputat

Sesaat menghempaskan diri pada seperangkat kursi sofa keluaran lama, dengan ruang luas dan kosong menghampar di muka, keheningan mengambang di udara. Seperti ada di bioskop yang sunyi, tanpa penonton lain, tanpa layar pemutar film; kenangan masa lampau, itulah pertunjukan yang segera tergelar.

Masih kulihat anak kecil yang berlarian diantara sofa-sofa yang dijual, menemani ayahnya atau ibunya atau kakeknya yang melayani pembeli. Terdengar kembali hiruk-pikuk pasar yang dulu, pasar tradisional, lambang perkembangan enkonomi rakyat kecil. Sejarah, sepucuk sejarah masih menggenang di ruangan ini. Dengan sebagian langit-langit yang bobol, lantai kayu yang lapuk. Aku duduk disini, di tengah keheningan sempurna. Merasa jauh dari suara-suara, distorsi-distorsi pandangan mata, kegelapan ruang, cahaya menyilaukan, juga jauh dari kelembaban atau hawa panas, keheningan sempurna. Rasanya seperti istirahat sebulan penuh. Aku hanya duduk, merokok, dan merokok.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

− 2 = 1