6 April 2004

Dalam tahiyat, aku tahu masih ada jalan lain. Dalam tahiyyat, seribu dunia dan ratusan langit menghampar untukku. Bangunan diriku runtuh menyerpih, hingga jiwa inilah langit itu. Salam kepadamu wahai para nabi, salam padamu wahai orang-orang terpilih. Aku bersaksi…..

Air mata rahasia keburu jatuh, kematian menggelayut pada bulu mata.

Dalam tahiyyat ini Tuhanku, aku menjadi tanah yang Kau injak, diriku hilang.

Tuhan, hentikanlah kemarau panjang ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

− 6 = 1