Category Archives: Rumi

Jangan Kau

Bila suaramu merdu
laiknya bidadari
jangan bernyanyi di hadapku
karna aku tuli

bila matahari cinta padamu
jangan kau di sini
aku
takut
pada cahyanya

jangan ajari aku
melantunkan kisah ini
biarkan hujan yang merajutnya
menulisnya dalam genangnya
hilang saat matahari ada
dan dia kasihmu

Jangan kau pergi
jangan kau di sini

Gelap

Sunyi merayap dalam hening
baik dalam diri
baik dalam ramai

kabut gelap sunyi merubungi hati
Bah… kenapa harus sunyi
Kepalaku pun terilhami

Apa karenanya cinta hadir
Apa mungkin sunyi yang menghadirkan rindu

Walaupun kubisa jujur
Sunyi mendatangiku dan memberikanku…
akan cinta

Girat-gurat wajah sang kekasih
terlukis dalam sunyi

Tertidurku dalam sunyi

Persimpangan

Aku menunggu cinta hadir di persimpangan
persimpangan jalan hidup manusia
jalan dipadati oleh berbagai peristiwa
peristiwa duniawi

Bosan sudah kumenunggu cinta hadir
walaupun hanya mampir sejenak saja
untuk memberikan warna pada hidupku
diatas kanvas-kanvas peristiwa

perlahan tapi pasti kulukis rinduku
guratan sedih tercampur warna temaram
bulir airmata jatuh diatas kanvas
melunturkan cat minyak kehidupan

Dua Hati

Dua hati bertengger diatas pohon kehidupan
Berkicau ria tentang nyanyian cinta
Sedih dan duka dilantunkan pelan
Senang dan gembira dilantunkan semangat

Kicau riangdua hati di pohon kehidupan
Nyanyi senang tentang cinta
Ah… mungkin kodratku tuk sengsara
Dalam kehidupan cinta di dunia ini

Lantunan sedih sedih melantun menyayat
Mengiris kembali torehan dalam jiwa
Perih sungguh perih
Airmata menetes tetes demi tetes

Membasahi pembaringanku di dunia
diantara tanah merah dan papan
lapuk dimakan rayap
menangisku di pembaringan selamanya.