Author Archives: Nyenius

Bolehkah Aku

Bolehkah kuharap tatapmu pagi ini
Sedetik kerlingmu cerahkan hatiku

Bolehkah kupinta senyummu pagi ini
Permata yang kucari sejak mata terjaga

Bolehkah kunanti suaramu pagi ini
Seperti pengemis menanti di ujung jalan

Gelora ini
Meluap-luap
Dan penantian,
membuatnya tak tertahankan

Bolehkah

Aug, 7, 2019

OSPOS Server Error 500

If you are trying to install OSPOS (any version, especially the latest), either you installed it on subdomain or root domain. And having “server error 500” while trying to access the OSPOS front page.

Go check your database connection configuration. Like database name, database username, database user password. Most likely this is the problem causing error 500.

Berita Itu Mematahkan Hatiku

Berita-berita itu
mematahkan hatiku
Tentang kenyataan buram
dan penolakan tak komprehensif

Membuatku termangu
tak dapat bersedih atau kecewa
karena Kau disana
tatap-Mu menusuk tajam
mencengkam

Jangan marah padaku
Tuhan
Aku akan menahan
retak hati yang tak kupahami,
sakit yang berdenyut halus di dada

Berita-berita itu
berdengung dihatiku
walau gelap akan apa dan kenapa
aku percaya

25 Juni 2019, 9:59 AM

Ada Sajadah Menanti

Ada sajadah menanti
terhampar
dipanasi mentari, dibayangi hujan

membujur ke titik yang mulia

Ada sajadah menanti
tanpamu dia terus bersujud
menanti kening pendosa tersungkur atasnya

membujur ke rumah yang tua

Ada sajadah menanti
terbaring dengan taat
disinari mentari, terpapar kelembutan Tuhan

membujur ke ujung usia

Ada sajadah menanti
luapan air mata hambaNya
sang pesujud
yang entah sampai kapan berkelana

18 juni 2019 1:11 pm

Import sql File Berukuran Besar

Backup web dari satu hosting dan import backup tersebut ke hosting lainnya bukanlah pekerjaan sehari-hari buat saya. Tetapi dari waktu ke waktu kadang saya harus melakukan hal tersebut. Jadi setiap kali harus melakukannya ada satu dua hal yang saya lupa stepnya dan musti bertanya lagi ke mbah google. Terutama mengenai import file sql berukuran besar (diatas 50MB).

Syukurnya sekarang akses SSH sudah semakin umum disediakan oleh provider hosting, jadi sewaktu import file sql berukuran besar bisa jauh lebih mudah.

Jadi supaya nanti saya gampang ngingetnya, saya tulis aja disini cara mengimpor file SQL berukuran besar.

Secara garis besar begini langkah-langkahnya mengimpor file SQL berukuran besar:

  1. Buat database beserta usernya di cpanel melalui ‘Database Wizard’
  2. Upload file backup tersebut ke server anda, biar mudah upload saja ke folder temporary di root. Biasanya bernama ‘tmp’ (path nya gampang /home/USERNAME_CPANEL/tmp)
  3. Extract file backup sql Anda jika masih dalam format .zip atau .gz atau .tar.gz atau format file terkompresi lainnya. Metode ini hanya bisa menerima input teks, bukan file terkompresi.
  4. Pastikan paket hosting yang Anda sewa menyediakan SSH
  5. Konek ke SSH tersebut menggunakan terminal (MAC OS X / LINUX), Windows bisa menggunakan PUTTY
  6. Setelah berhasil login ke SSH, masukkan perintah: mysql -u USERNAME_DB NAMA_DB < /home/USERNAME_CPANEL/tmp/nama_file.sql.gz -p (kemudian tekan enter, dan masukkan password database Anda yang tadi dibuat di Database Wizard)
  7. Server Anda akan memproses impor tersebut.

Dengan cara ini file sql berukuran 1GB pun bisa diimpor dalam waktu kurang dari 5 menit. Kalau lewat phpmyadmin maksimal hanya 50MB, itu pun luammmaaaaa.

Untuk koneksi ke SSH silahkan tanya ke bagian support penyedia hosting Anda, biasanya mereka sudah buat artikel atau postingan mengenai cara koneksi ke SSH mereka. Contoh di domainesia Panduan Akses SSH Melalui Terminal Linux dan PuTTy

Sumber lainnya mengenai pembuatan database dan usernya di cpanel bisa lihat disini: https://www.namecheap.com/

support/knowledgebase/article.aspx/9184/89/how-to-import-and-export-a-database-via-ssh

Menyesuaikan Diri dengan Keyboard Android

Setelah berpindah dari iPhone ke Android, satu kesulitan yang langsung terasa buat saya adalah menyesuaikan jari dengan layout keyboard Android. Salah ketik jadi semakin sering terjadi.

Langkah pertama yang saya lakukan adalah menginstall SwiftKey keyboard, terutama karena saya butuh fitur keyboard shortcut nya (supaya kalau nulis hal berulang cukup dengan satu kata kunci saja). Sampai akhirnya saya kembali menggunakan keyboard bawaan Samsung yang ternyata lebih enak dipakai dan juga ada fitur shortcut nya.

Tapi masalah keterbiasaan dalam menggunakan keyboard tetap belum terpecahkan. Dan seperti saya pernah bahas di posting ini saya harus mencari aplikasi latihan mengetik.

Setelah mencoba 3-4 aplikasi, akhirnya saya kecantol dengan Typing Challenge. Sangat sesuai dengan yang saya butuhkan yaitu berlatih menggunakan keyboard bawaan yang sehari-hari kita pakai. Bukan keyboard bikinan aplikasi mengetik itu sendiri.

Aplikasinya sangat simpel. Hanya ada Practice dan Start (tantangan mengetik dalam 1 menit).

Saya paling lama berkutat di bagian practice. Mengetik secara perlahan kata demi kata dan menghindari kesalahan pengetikan. Sengaja saya selalu menahan diri mengetik pelan-pelan supaya dua jempol ini hapal layout keyboardnya.

Untuk pertama latihan, jangan lupa matikan fitur auto-correct biar lebih afdol ngafalin posisi tombolnya. Nanti bisa juga buat latihan mengetik yang efisien antara ketikan dan auto-correct.