7 Jeda Keenam

 

––

Setelah kau membenciku
Dan menistakan namaku
Datanglah masa itu,
Kau mencintaiku

.-

Dalam remang
Kau menelengkan kepala
Membisikkan desah
Dan keringat manis timbul dalam udara berpendingin

.-

Kau memaki
Menista kembali
Dan tak putus mengingatku

..-.

Dalam remang
Kau cengkeram tanganku
Entah mencegah
Entah meminta

-..

Kau memaki
Menista kembali
Kali ini, kau mau sedikit mendengarkan

..

Karpet merah terbentang
Kau menista namaku penuh rindu
Kau memaki penuh kagum
Hati telah bersahutan
Dan udara adalah cinta

-.

"Disebabkan salahku?
Atau perasaanmu membiru?"
Tanyamu sendu.

"Perasaanku", jawabku

"Ya, ya…"

.-

 

---------------------
May 16th, 2011, 09:53 am 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

− 2 = 1