Selagi usia kita masih sangat muda, betapa mahluk yang bernama cita-cita itu terasa begitu dekat, tampak begitu mungkin diraih. Dan seluruh energi kita dengan sadar dan tidak sadar dikerahkan untuk menggapainya.
Dan waktu berlalu, alam semesta menyaring mereka yang memang betul-betul pantas mendapatkan yang diidamkan. Sebagian lagi tinggal memendam cita-citanya dalam relung hati yang remang, berpendar tanpa tenaga, menunggu momentum yang hampir mustahil.
Memang sifat usia adalah melapukkan segalanya. Menunjukkan bahwa hanya ada Satu yang Kekal. Usia memakan tenaga, kecerdasan, prinsip, idealisme, keinginan mencari, dan tentu saja jatah waktu berkarya di dunia.
Kejarlah cita-cita sekuat tenaga, selagi jiwa raga ikhlas menjalaninya. Ketika kita mulai mengejar cita-cita karena terpaksa, kita sudah terlambat dan hanya mengejar omong kosong.
Masihkah py cita2 di sisa umurmu?
Thanks… utk semuanya…