Step-by-step instalasi Php-Apache

    Baru terhadap Php-Apache? Ok sekarang sama-sama kita urai cara installasinya. Demi pemahaman yang lebih agak sedikit mendalam (hehehehe), kita gak akan pake paket Apache yang menggunakan instalasi otomatis (yang exe ato msi), tapi kita pake yang binary aja, jadi tinggal ekstrak dan setup manual, begitu juga dengan php-nya.

    Apa yang lo tawarkan di artikel ini?

    Hmmm, gue menawarkan sebuah tutorial praktis tentang gimana install php-apache di sistem windows. Gue nggak ngasih penjelasan detail tentang kenapa begini-kenapa begitu nya, itu bukan sasaran artikel ini. Sasaran artikel ini adalah bagaimana lo menginstall Php-Apache secara manual dari awal hingga bisa berfungsi. Gue gak menjamin keamanan atopun ke stabilan hasil instalasinya, sasaran gue adalah setup untuk server lokal, buat development lokal atopun buat belajar, jadi lagi-lagi sasarannya adalah ‘POKOKNYA SERVERNYA JALAN, DAN BISA PARSING PHP SECARA STANDAR". Gue pun gak akan ngebahas setingan yang advanced disini.

Anggapan lo tentang gue?

Gue asumsikan bahwa lo adalah pengguna php yang belum pernah nginstal Php-Apache secara manual, atau pernah nginstall secara manual tapi kapok untuk melakukannya lagi, misalkan karena petunjuk instalasi yang ‘berserakan’, terpisah antara php dan apache, ato karena pikiran; "Waktu itu bisa nginstall, tapi gimana ya?? @#&%!^@!(." Dan ogah ribet untuk nginget-nginget lagi.

    Dimana ngedownload Php dan Apache nya?

    Buat Apache silahken masuk ke www.apache.org

    Buat Php silahken masuk ke www.php.net ato yang indonesianya www.id.php.net

    Yang mana yang harus di download?

    Untuk tutorial ini, download lah yang binary package, bukan yang pake installer (.msi ato .exe). Biasanya paket binary ini berbentuk file kompresan (yang di zip).

    1. Php v5.x
    2. Apache v2.x

    OS-nya apa?

    Tutorial ini hanya menerangkan instalasi Php-Apache buat OS WinXP dan Vista.

    Spesifikasi komputernya yang gimana?

    Kasarnya, komputer abal-abal juga bisa ๐Ÿ™‚

    Banyak omong nih kapan mulainya???

    Iye, iye, kita mulai sekarang.

    Untuk pertama kali, harap ikuti instruksi dibawah dengan runut dan sesuai dengan yang dituliskan, nanti kalo dah lancar terserah deh mo gimana juga ^_^

    Ok, so lo dah download dua program itu kan?? Belom?? Download dulu lah….

    ……..

    Nah udah downloadnya? Baru kita bisa mulai sekarang :).

    Install Apache nyok!!

  1. Ekstrak file kompresan Apache ke drive C. struktur direktorinya jadi begini: C:\Apache
  2. Sekarang buka file konfigurasi Apache, letaknya di C:\Apache\conf\httpd.conf, buka dengan teks editor favorit lo.
  3. File konfigurasi ini terbagi ke dalam 3 bagian secara garis besarnya, untuk instalasi dasar, kita hanya akan menyentuh 2 bagian saja, yaitu yang pertama dan kedua. Tapi bolehlah kita jabarin sedikit mengenai 3 bagian tersebut.

    1. Global Environment. Bagian yang berisi instruksi-instruksi yang mengatur proses server Apache secara keseluruhan.
    2. Parameter server utama. Mendefinisikan instruksi-instruksi yang menangani permintaan yang tidak ditangani oleh virtual host. Dan juga mendefinisikan sebagian default value untuk konfigurasi virtual host.
    3. Virtual Host. Setting untuk virtual host, yang memungkinkan untuk membuat banyak hostname/domain yang berbagi proses server Apache yang sama.

    Pusing ngedenger penjelasan di atas? Ya udah cuekin aja, wong gue juga baru ngeh pas lagi nulis artikel ini kok, hehehehe. Yang penting saat ini adalah apa yang akan kita lakukan dibawah ini, itu aja. Kita akan mengedit file konfigurasi ini berurutan dari awal file hingga akhir file, jadi lo Cuma perlu scroll aja terus ke bawah dan ganti value-value konfigurasi awal dengan yang disebutkan dibawah ini.

  4. Kita mulai dengan seksi kesatu (Section 1). Kalau udah selesai dengan satu setingan, terus scroll ke bawah untuk setingan selanjutnya.

    1. Cari setingan bernama ‘ServerRoot‘, kemudian ganti value-nya menjadi:
ServerRoot "C:\Apache"

    1. Hapus tanda komentar (#) pada bagian:
#LoadModule rewrite_module modules/mod_rewrite.so

    Menjadi:

LoadModule rewrite_module modules/mod_rewrite.so

    1. Hapus tanda komentar (#) pada bagian:
#AddModule mod_rewrite.c

    Menjadi :

AddModule mod_rewrite.c

    1. SEKIAN yang perlu kita lakukan pada Section 1.

  1. Lanjut ke seksi kedua (2):

    1. Cari setingan bernama ‘ServerAdmin‘, kemudian ganti value-nya menjadi:
ServerAdmin alamat@email.anda

    1. Cari setingan bernama ‘ServerName‘, kemudian ganti value-nya menjadi:
ServerName localhost

    1. Cari setingan bernama ‘DocumentRoot‘, kemudian ganti value-nya menjadi:
DocumentRoot "C:\Apache\htdocs"

    1. Cari setingan bernama ‘<Directory "@@ServerRoot@@/htdocs">‘, kemudian ganti value-nya menjadi:
<Directory "C:\Apache\htdocs">

    1. Scroll ke bawah, cari setingan bernama ‘AllowOverride None‘, kemudian ganti value-nya menjadi:
AllowOverride All

    1. Didalam tag <IfModule mod_dir.c>, tambahkan:

DirectoryIndex index.php

DirectoryIndex default.php

DirectoryIndex default.html

    1. SEKIAN yang perlu kita lakukan pada Section 2.

  1. Pencet "Windows+R" (menu ‘Run’), ketik cmd untuk buka command-line Windows. Pada tahap ini kita akan menginstall Apache sebagai servis nya Windows.
  2. Setelah command-prompt nya kebuka masuklah ke direktori Apache melalui command-prompt. Buat yang belum familiar dengan command-prompt, caranya begini:

    1. Ketik ‘cd\‘ kemudian enter. Prompt akan berubah menjadi "C:\>_" 
    2. Ketik ‘cd Apache‘ kemudian enter. Maka prompt akan berubah menjadi "C:\Apache\>_", itu berarti kita sudah berada di dalam direktori Apache.
    3. Ketik ‘apache -k install -n apache‘ kemudian enter. Jika berhasil, maka akan muncul tulisan:

    "Installing the apache service

    The apache service has been installed successfully."

    kalo gagal, ya tulisan yang muncul bukan begitu.

    1. Tes instalasi servis Apache dengan menyalakannya, dengan perintah: "NET START APACHE". Jika berhasil akan muncul pesan yang mengatakan bahwa servis Apache berhasil dijalankan.
    2. Kemudian matikan servis Apache dengan perintah: "NET STOP APACHE" 

  3. Sudah sampai disitu kita selesai dengan Apache

  4. Note: Untuk uninstall servis apache, kita lakukan hal yang sama dengan ketika ingin menginstallnya hanya saja perintahnya berbeda, yaitu : "C:\Apache\>apache -k uninstall -n apache" nanti akan muncul pesan :

    "Removing the apache service

    The apache service has been removed successfully."

    Bila deinstalasi berhasil.

     

    Install PHP nyok!!!

  5. Sekarang ekstrak file zip php ke dalam direktori Apache. Struktur direktorinya jadi begini: C:\Apache\php
  6. Melalui windows Explorer, masuklah ke direktori php dan temukan file bernama php.ini-recommended, setelah itu rename file tersebut menjadi php.ini. php.ini merupakan jantung konfigurasi php. Saat ini tidak perlu banyak perubahan yang kita lakukan padanya, cukup rename saja.
  7. Kita akan ‘menginstall’ php ke dalam Apache sebagai modul*. Caranya buka file konfigurasi Apache yang terletak di: c:\Apache\conf\httpd.conf. Buka file httpd.conf itu dengan teks editor favorit lo. Sebelumnya juga udah ‘nyicipin’ httpd.conf kan, gampang kan? Nah sekarang buka dan tambahkan baris-baris berikut ini:
    1. Di bagian paling bawah LoadModule, tambahkan:

LoadModule php5_module "c:/Apache/php/php5apache.dll"

    1. Di bagian paling bawah AddModule, tambahkan:

AddModule mod_php5.c

    1. Di bagian <IfModule mod_mime.c>, tambahkan:

AddType application/x-httpd-php .php

AddType application/x-httpd-php-source .phps

      Note: bagian ini adalah instruksi agar Apache mengenali file berekstensi .php dan meminta php untuk memproses kode-kode php didalamnya, so kalo lo pengen ada file berekstensi nama lo misalkan abdul sebagai skrip php, tinggal tambahin aja "AddType applicaton/x-httpd-php .abdul", hehehehe.

  1. Untuk kepentingan pengetesan nanti, mari kita buat sebuah file php. Buka teks editor kesayangan lo, kemudian tuliskan kode berikut ini didalamnya, kemudian save sebagai phpinfo.php :

                         <?  echo phpinfo(); ?>                        

  1. SEKIAN setup phpnya.
  2. Nah tuh dua sejoli kan udah ke-install nih, tinggal tes dah udah berhasil belum semuanya.

    1. Nyalakan servis Apache. Masuk ke menu ‘Run’ dari start menu, dan ketik: "net start apache"
    2. Buka browser dan arahkan ke alamat: "http://localhost"
    3. Bila yang kebuka adalah halaman ‘Welcome dari Apache’ maka proses instalasi Apache berhasil.
    4. Sekarang memastikan instalasi php. Buka browser, arahkan ke alamat: "http://localhost/phpinfo.php"
    5. Bila yang keluar adalah halaman informasi tentang php (mulai dari versi dan lain sebagainya), maka instalasi php selesai, dan itu berarti kerjaan instalasi Php-Apache kita pun selesaiiiii!!! Howeeeeeee!!!!

    Epilogue

    Sebetulnya saat ini udah banyak ‘paket server’ yang menawarkan php-apacahe-mysql yang sudah terinstall dan terkonfigur dalam satu paket saja. Tapi untuk memulai, rasanya itu kurang ‘mendidik’, karena paket-paket tersebut pun memiliki kemungkinan error, yang kalo kita nggak tahu gimana sistem aslinya itu berjalan bisa bikin keder plus jengkel juga. Jadi dengan melakukan instalasi manual ini, diharapkan kita dapat lebih memahami tentang seluk-beluk aplikasi web server yang akan kita gunakan, minimal gak buta-buta banget lah. Selebihnya terserah mau pake ‘paket-paket’ tersebut atopun install sendiri ^_^

One thought on “Step-by-step instalasi Php-Apache”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

76 − 71 =