Begitu lagu ini dibuka, telinga kita langsung disayat oleh besetan gitar Jimmy Page yang emosional selama 1.16 menit, di assist oleh bonzo pada drum dan John paul jones pada organ, terbangunlah suasana sakral. Buat gue pribadi reaksi reflek badan gue begitu ngedenger lagu ini di maenin adalah langsung ngerebahin punggung gue, bersandar, menghisap rokok dalam-dalam sambil bergumam: “Gila….”
Lagu bernada blues ini berdurasi total sekitar 7.18 menit (versi rekaman studio). Sebagaimana ciri khas komposisi musisi era 60 dan tujuh puluhan yang doyan menciptakan lagu berdurasi panjang (yang kalo nggak salah dipelopori oleh Ray Charles, kalo gak salah ya). Tapi untuk lagu ini, durasi sepanjang itu kerasanya sebentar, malah kalo bisa lebih. Intensitas emosi dalam lagu ini begitu terasa menggigit, rasa perih dan jeritan batin dari lirik sederhananya dengan setia dikawal oleh gitar, organ, bahkan drum sekalipun menambah dalam emosi yang disampaikan lagu. Hampir tidak ada instrumen yang mubazir, semuanya berperan. Belum lagi suara dahsyat dari Robert Plant, kadang membentak atau melengking tinggi. John paul jones pada bass dan organ (ato orgel, entahlah apa namanya) dengan nakal ‘tampil’ pada momen-momen tertentu, menambah aksentuasi suasana sendu yang dalam.

Dan momen yang paling gue tunggu hadir pada menit ke 3:39, yaitu gitar solo Jimmy Page! Permainannya berlangsung selama 1:13 menit, but it feels like forever… selama itu Jimmy berteriak melalui ‘The One’ (nama gitarnya), meraung-raung, seolah ingin mendobrak pintu langit. Kristal-kristal orgasmus bertebaran selama The One bersuara, suara-suara itu masuk ke dalam telinga, mencengkram ubun-ubunnya hati dan mencoba menariknya ke atas, terus ke atas hingga terasa sakit. Dan begitu melodi selesai kelegaan tersendiri muncul, seperti habis ngelewatin turunan jet coaster.
Ngedengerin lagu ini bagi gue sama juga sport jantung dan emosi, bikin ketagihan. Uhhhh… 😉
By: Led Zeppelin
Working from seven to eleven every night,
It really makes life a drag, I don’t think that’s right.
I’ve really, really been the best of fools,
I did what I could.
‘Cause I love you, baby, How I love you, darling,
How I love you, baby,
How I love you, girl, little girl.
But baby, Since I’ve Been Loving You.
I’m about to lose my worried mind, oh, yeah.
Everybody trying to tell me that you didn’t mean me no good.
I’ve been trying, Lord, let me tell you,
Let me tell you I really did the best I could.
I’ve been working from seven to eleven every night,
I said It kinda makes my life a drag.
Lord, that ain’t right…
Since I’ve Been Loving You, I’m about to lose my worried mind.
Said I’ve been crying, my tears they fell like rain,
Don’t you hear, Don’t you hear them falling,
Don’t you hear, Don’t you hear them falling.
Do you remember mama, when I knocked upon your door?
I said you had the nerve to tell me you didn’t want me no more, yeah
I open my front door, hear my back door slam,
You must have one of them new fangled back door man.
I’ve been working from seven, seven, seven,
to eleven every night, It kinda makes my life a drag…
Baby, Since I’ve Been Loving You, I’m about to lose,
I’m about lose to my worried mind.
Sama seperti yang saya rasakan saat denger nih lagu… Cuma saya sampai gak bisa ngungkapin dengan kata2. Jangankan kata, lewat tulisan saja, gak bisa spt yang Anda tulis…
Salam
Gimane lagu blues lainnya dr LZ, “You Shook me” atau “I can’t quit you baby”…..??