-14 Maret 2004-

Distorsi dan kekerasan dalam kata-kata yang tertulis menyakitkan telingaku. Sejenak aku tercebur dalam warna putih, tanpa apa-apa, tak jadi apapun, hanya berbaring disana dan merasakan dunia yang bukan surga atau neraka. Hidup jadi tak ada, bunga-bunga tak dikenal, dan Tuhan tak pernah menciptakan dunia. Semua jadi putih, aku -entah apa- bebas dari kecaman waktu, jauh dari kematian, duka dan bahagia tak pernah ada.

Hanya kawanan angin yang hidup, berhembus sabar tanpa emosi.

Aku tenggelam, hilang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

− 4 = 5