Bajingan itu Duduk di atas bintang

Bintang itu jatuh
tepat saat kau menangis
bukan sebab duka kenabian
bukan ada rasul terbunuh
lebih karena mineral duka dari matamu

sengguk dan erang tertahan
setelah habis-habisan
berusaha,
dan dia tetap pergi, lurus-lurus
tanpa tatap kepastian

tangis-duduk di depan pintu
jadi tak guna
lelaki itu tutup kupingnya
dari segala suara yang kau hasilkan

Tak usah teriakan memohon
terdengar.
apalagi erang yang berbisik itu

Lautan hinaan kau timpakan
pada diri sendiri
masih juga merasa salah

– padahal satu masalahnya, dia memang bajingan! –


===================
Toba.
28/10/2004

==============

2 thoughts on “Bajingan itu Duduk di atas bintang”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

− 1 = 8