Updates from September, 2019 Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • Nyenius 1:29 pm on September 2, 2019 Permalink | Reply
    Tags: , electronic   

    Omron Solid State 8 Hour Timer Model H3BA User Manual 

    If somebody needs Omron Solid State 8 Hour Timer Model H3BA User Manual then here it is.

     
  • Nyenius 3:53 pm on August 11, 2019 Permalink | Reply  

    Kalau baru sehat jangan salto dulu.

     
  • Nyenius 11:38 am on August 7, 2019 Permalink | Reply  

    Bolehkah Aku 

    Bolehkah kuharap tatapmu pagi ini
    Sedetik kerlingmu cerahkan hatiku

    Bolehkah kupinta senyummu pagi ini
    Permata yang kucari sejak mata terjaga

    Bolehkah kunanti suaramu pagi ini
    Seperti pengemis menanti di ujung jalan

    Gelora ini
    Meluap-luap
    Dan penantian,
    membuatnya tak tertahankan

    Bolehkah

    Aug, 7, 2019

     
  • Nyenius 9:30 am on July 20, 2019 Permalink | Reply
    Tags: , OPEN SOURCE POS, OSPOS, PHP, POS   

    OSPOS Server Error 500 

    If you are trying to install OSPOS (any version, especially the latest), either you installed it on subdomain or root domain. And having “server error 500” while trying to access the OSPOS front page.

    Go check your database connection configuration. Like database name, database username, database user password. Most likely this is the problem causing error 500.

     
  • Nyenius 2:41 pm on February 20, 2019 Permalink | Reply  

    Bahasa 

    Saya ingin bisa membaca pertanda alam raya sebagaimana saya membaca bahasa lisan.

     
  • Nyenius 3:24 am on May 24, 2018 Permalink
    Tags: , database, import data, IT, , sql   

    Import sql File Berukuran Besar 

    Backup web dari satu hosting dan import backup tersebut ke hosting lainnya bukanlah pekerjaan sehari-hari buat saya. Tetapi dari waktu ke waktu kadang saya harus melakukan hal tersebut. Jadi setiap kali harus melakukannya ada satu dua hal yang saya lupa stepnya dan musti bertanya lagi ke mbah google. Terutama mengenai import file sql berukuran besar (diatas 50MB).

    Syukurnya sekarang akses SSH sudah semakin umum disediakan oleh provider hosting, jadi sewaktu import file sql berukuran besar bisa jauh lebih mudah.

    Jadi supaya nanti saya gampang ngingetnya, saya tulis aja disini cara mengimpor file SQL berukuran besar.

    Secara garis besar begini langkah-langkahnya mengimpor file SQL berukuran besar:

    1. Buat database beserta usernya di cpanel melalui ‘Database Wizard’
    2. Upload file backup tersebut ke server anda, biar mudah upload saja ke folder temporary di root. Biasanya bernama ‘tmp’ (path nya gampang /home/USERNAME_CPANEL/tmp)
    3. Extract file backup sql Anda jika masih dalam format .zip atau .gz atau .tar.gz atau format file terkompresi lainnya. Metode ini hanya bisa menerima input teks, bukan file terkompresi.
    4. Pastikan paket hosting yang Anda sewa menyediakan SSH
    5. Konek ke SSH tersebut menggunakan terminal (MAC OS X / LINUX), Windows bisa menggunakan PUTTY
    6. Setelah berhasil login ke SSH, masukkan perintah: mysql -u USERNAME_DB NAMA_DB < /home/USERNAME_CPANEL/tmp/nama_file.sql.gz -p (kemudian tekan enter, dan masukkan password database Anda yang tadi dibuat di Database Wizard)
    7. Server Anda akan memproses impor tersebut.

    Dengan cara ini file sql berukuran 1GB pun bisa diimpor dalam waktu kurang dari 5 menit. Kalau lewat phpmyadmin maksimal hanya 50MB, itu pun luammmaaaaa.

    Untuk koneksi ke SSH silahkan tanya ke bagian support penyedia hosting Anda, biasanya mereka sudah buat artikel atau postingan mengenai cara koneksi ke SSH mereka. Contoh di domainesia Panduan Akses SSH Melalui Terminal Linux dan PuTTy

    Sumber lainnya mengenai pembuatan database dan usernya di cpanel bisa lihat disini: https://www.namecheap.com/

    support/knowledgebase/article.aspx/9184/89/how-to-import-and-export-a-database-via-ssh

     
  • Nyenius 6:14 pm on April 21, 2018 Permalink | Reply  

    Menyesuaikan Diri dengan Keyboard Android 

    Setelah berpindah dari iPhone ke Android, satu kesulitan yang langsung terasa buat saya adalah menyesuaikan jari dengan layout keyboard Android. Salah ketik jadi semakin sering terjadi.

    Langkah pertama yang saya lakukan adalah menginstall SwiftKey keyboard, terutama karena saya butuh fitur keyboard shortcut nya (supaya kalau nulis hal berulang cukup dengan satu kata kunci saja). Sampai akhirnya saya kembali menggunakan keyboard bawaan Samsung yang ternyata lebih enak dipakai dan juga ada fitur shortcut nya.

    Tapi masalah keterbiasaan dalam menggunakan keyboard tetap belum terpecahkan. Dan seperti saya pernah bahas di posting ini saya harus mencari aplikasi latihan mengetik.

    Setelah mencoba 3-4 aplikasi, akhirnya saya kecantol dengan Typing Challenge. Sangat sesuai dengan yang saya butuhkan yaitu berlatih menggunakan keyboard bawaan yang sehari-hari kita pakai. Bukan keyboard bikinan aplikasi mengetik itu sendiri.

    Aplikasinya sangat simpel. Hanya ada Practice dan Start (tantangan mengetik dalam 1 menit).

    Saya paling lama berkutat di bagian practice. Mengetik secara perlahan kata demi kata dan menghindari kesalahan pengetikan. Sengaja saya selalu menahan diri mengetik pelan-pelan supaya dua jempol ini hapal layout keyboardnya.

    Untuk pertama latihan, jangan lupa matikan fitur auto-correct biar lebih afdol ngafalin posisi tombolnya. Nanti bisa juga buat latihan mengetik yang efisien antara ketikan dan auto-correct.

     
  • Nyenius 1:22 am on December 13, 2017 Permalink | Reply
    Tags: , iPhone, Mac, OSX   

    Cara Memindahkan Lokasi Backup iPhone 

    Dengan MacBook Air yang storage-nya cuma 256GB, dan iPhone yang storage-nya 128GB sudah tidak mungkin buat saya mem-backup iPhone tersebut ke laptop. Lha storage hape nya aja udah setengah dari storage laptop.

    Tadinya saya mengabaikan saja backup iPhone, tapi kejadian tidak mengenakkan terjadi. Suatu ketika setelah upgrade iOS, sebagian auto-text saya hilang!! Itu benar-benar menyebalkan, karena aktifitas saya banyak membutuhkan teks-teks yang harus diketikkan berulang untuk menjawab pertanyaan yang seringkali berulang dari pelanggan.

    Untuk menyelesaikan hal tersebut saya googling mencari cara untuk memindahkan lokasi penyimpanan backup iPhone dari laptop ke harddisk eksternal. Dan dapatlah saya link ini : How to move your iPhone or iPad backups to an external hard drive .

    Intinya:

    OSX

    1. Buka terminal.
    2. Ketikkan: ln -s /Volumes/nama_harddisk/nama_folder_backup_baru ~/Library/Application\ Support/MobileSync/Backup/
      1. nama_harddisk, ganti dengan nama hard disk eksternal tempat anda menyimpan backup
      2. nama_folder_backup_baru, ganti dengan nama folder tempat menyimpan backup iphone (buat dulu folder ini sebelum menjalankan perintah di atas).
      3. Note: usahakan tidak ada spasi atau karakter aneh pada nama harddisk dan nama folder. Bila ada spasi, misalkan nama HDD nya “Punya Eti“, maka harus ditambahkan tanda “\“, menjadi “Punya\ Eti” (tetap dengan spasi sebelum kata Eti.

    Langkah-langkah diatas hanya untuk memindahkan lokasi penyimpanan backup, bukan untuk memindahkan backup yang sudah ada. Untuk memindahkan backup yang sudah ada di laptop bisa dilihat pada link di atas.

    Windows

    1. Silahkan baca langsung pada link di atas
     
  • Nyenius 3:12 pm on October 30, 2017 Permalink | Reply  

    Precision and Accuracy 

    Accuracy refers to the closeness of a measured value to a standard or known value. For example, if in lab you obtain a weight measurement of 3.2 kg for a given substance, but the actual or known weight is 10 kg, then your measurement is not accurate. In this case, your measurement is not close to the known value.

    Precision refers to the closeness of two or more measurements to each other. Using the example above, if you weigh a given substance five times, and get 3.2 kg each time, then your measurement is very precise. Precision is independent of accuracy. You can be very precise but inaccurate, as described above. You can also be accurate but imprecise.

    For example, if on average, your measurements for a given substance are close to the known value, but the measurements are far from each other, then you have accuracy without precision.

    A good analogy for understanding accuracy and precision is to imagine a basketball player shooting baskets. If the player shoots with accuracy, his aim will always take the ball close to or into the basket. If the player shoots with precision, his aim will always take the ball to the same location which may or may not be close to the basket. A good player will be both accurate and precise by shooting the ball the same way each time and each time making it in the basket.

     

    Taken from: https://labwrite.ncsu.edu/Experimental%20Design/accuracyprecision.htm

     
  • Nyenius 11:10 am on October 20, 2017 Permalink | Reply  

    Little Flame Man 

    Akhirnya saya menggambar lagi tokoh kecil ini. Little Flame Man sebuah maskot komunitas Zippo di Indonesia yang lahir pada tahun 2011. 

    Dari polling bersama para hobiis terpilihlah maskot ini, kreasi pecinta Zippo Bandung dengan nickname Cokro. Awalnya tanpa nama, hanya disebut “Zippoid”. Sampai ketika seorang kolektor asal Amerika dengan niCk Top Hat Tom melihat logo ini dia berkomentar: “..what a nice little flame man…” Dan saya pun segera mengusulkan hal tersebut menjadi nama maskot ini. 

    Pada suatu sore setelah magrib, kepala saya  mendadak kebanjiran ide. Berbekal ipad 2 dan stylusnya mulailah saya menggambar icon-icon Little Flame Man dalam berbagai susana dan gaya, untuk dijadikan ikon forum diskusi komunitas Zippo. 

    Layer pertama sketsa, layer kedua coloring, dan layer ketiga outline. Sayangnya file asli nya terhapus di aplikasi adobe ideas ipad tersebut. Sekarang ikon-ikon tersebut masih digunakan di http://www.zigath.com.&nbsp;

    Itulah seingat saya terakhir kalinya saya menggambar maskot ini. Pada 2012 sketsa salah satu ikon tersebut diangkat menjadi desain Zippo gathering pertama penggemar Zippo di Indonesia. 


    Dan sekarang tahun 2017, saya masih di komunitas Zippo dan mendapatkan lagi gairah yang sama untuk menggambar ikon Little Flame Man. Dari sketsa di buku tulis dan diselesaikan melalui Adobe Illustrator.

    Seperti sebelumnya, ide nya datang begitu saja, kali ini ketika saya sedang berdiskusi dengan ketua panitia penyeleggara Gathering penggemar Zippo Indonesia 2018 di Malang. Diskusi yang menyenangkan, lempar melempar ide mengalir dengan lancar dan tak terasa saya sudah membuat sketsa ini di buku tulis. 

    Yes, this is just one sketch, but having back the feel is awesome!

     
c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Reply
e
Edit
o
Show/Hide comments
t
Go to top
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Cancel