Tagged: puisi cinta Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • Nyenius 4:10 am on November 12, 2010 Permalink | Reply
    Tags: puisi cinta,   

    Sulam Cinta Srikandi 

    Dalam ruang tanpa cahaya
    terdendang suara-suara,
    gumam senang Srikandi.
    Dua wayang bersenang-senang
    dan waktu menghilang

    -sayangku-ya, sayangku-sayangku-ya, sayangku-
    dan jiwa mereka berkejaran dalam

    Setelah rebah semua nafas
    dan mengering manisnya air madu
    muncul ucapnya:
    “Maaf, aku mencintaimu”

    Seorang tokoh wayang tanpa nama
    tertegun dalam peluknya
    hatinya pun tergerak
    sedari lama
    tapi Srikandi selalu menolaknya

    “ada batas
    tanpa wujud
    yang jelas membentang”

    Srikandi berkata melalui tatap.

    Ruang antara langit dan bumi
    menjadi saksi pertemuan mereka
    penuh gelora cinta
    penuh peluh kerinduan

    Dan tiap kali Srikandi
    kembali ke kahyangan
    tatap mereka gamang
    masa depan tak terlihat
    pandangan tentang mereka
    adalah jalan buntu

    pada ujung jari yang berpisah
    Srikandi memecah hening
    “ini pasti tak mungkin kanda”
    dan tokoh tanpa nama selalu menjawab
    “aku tak pernah menebak-nebak masa depan”
    dan tersenyum.

    “jangan beri janji dan harap”

    “aku tak tahu masa depan, dan tak mau menebaknya”

    Dan selalu, selalu,
    pertemuan diakhiri tanya menggantung itu

     
  • Nyenius 2:51 am on September 14, 2010 Permalink | Reply
    Tags: , puisi cinta, puisi sayang, puisi untuk pacar   

    Aku Akan Memelukmu Dalam Kuasa Tanganku 

    aku akan memelukmu
    dalam kuasa tanganku
    membelaimu sebaik mungkin
    menyembunyikan kepalamu di dadaku
    melindunginya dari terik kehidupan

    lepaskanlah segala drama
    bersama kita lucuti topeng
    menjadi kemurnian yang bergumul mesra

    akan kususuri
    harum rambutmu
    helai demi helai
    meresapi angin hidup yang menerpamu
    akan kukecup keningmu
    demi meringkas bahasa
    menadahi segala luka

    aku menyayangimu gadisku
    mencintaimu dengan segala kekurangannya
    menopangmu dalam segala rapuh

    masuklah, sembunyi dalam diriku
    jadikan aku tempurung yang hangat
    bergelunglah di dalamnya
    seperti bayi dalam rahim bunda

    cahaya mataku
    kawan batinku
    jantung hidupku
    kemarilah,
    hilangkan gundahmu

     
  • Nyenius 3:28 pm on April 20, 2008 Permalink | Reply
    Tags: puisi cinta   

    Umpatan Cinta 

    Heh!
    Kamu fikir hatiku batu?
    Diserbu rayu setiap hari setiap waktu
    Tak mempan malah berpental??
    Sialan!
    Lama lama aku juga bisa jatuh cinta tauk!
    Bisa luluh dalam sendu tatap matamu saat mengkhawatirkan sedihku
    Bisa runtuh ego dan angkuhku
    Dengan kalem tapi pedasnya sindirmu
    Bodoh! Bodoh! Bodoh!
    Sekarang kenapa kamu malah diam saja?
    Ayo geraaak! kalau perlu lari
    Dan bawakan aku sebatang cokelat
    Tak mungkin kususui anakku dengan sebait puisi
    Tapi gula dalam cokelat mampu meredam tangisnya di malam hari
    Yang mungkin menghentikan kemesraan kita nanti


    =========================
    Layla.
    (21 Oktober 2004)

     
  • Nyenius 3:22 pm on April 20, 2008 Permalink | Reply
    Tags: puisi cinta   

    SUKHERLI 

    Ramadhan tahun lalu kita bertemu.
    Aku bersama lelaki itu berjalan di trotoar pusat perbelanjaan,
    kamu cengar-cengir dan kita pun berkenalan.
    Tanpa kamu tahu, anak muda itu baru saja menghiburku dari patah hati yang menyakitkan.

    Ramadhan tahun ini, kita bertemu lagi.
    Mengejutkan!
    Aku berdiri di depan sebuah toko
    dengan lelaki yang sama,
    yang kamu lihat tahun lalu.
    Kamu cengar-cengir, kali ini kita tak lagi bertukar nama
    tapi tanpa kamu tahu, lelaki itu baru saja merayuku dengan ungkapan cintanya

    I wonder, Li.
    Mungkinkah Ramadhan tahun depan aku-dan lelaki itu- bertemu lagi denganmu?
    Tanpa patah hati, tanpa rayuan gombal, mungkin dengan sebuah kepastian?

    Wallohu a’lam.


    ==============
    (21 Oktober 2004)

     
  • Nyenius 3:11 pm on April 20, 2008 Permalink | Reply
    Tags: puisi cinta   

    eLang 

    Langitku,
    kau kata “bodoh” untuk pertanyaanku saat itu; “mungkinkah mati jawaban semua keresahan??”
    Kau benar.
    Tak mungkin kucari jawaban hidup ketika aku telah mati.
    Mati adalah pertanyaan lain dalam hidup.
    Bantu aku untuk mencari jawabannya
    dengan kehadiranmu dan kasih sayang yang selalu kau panjatkan dalam doamu,
    yang katamu, setiap malam.


    ===============
    (19 Jan’04 ;22.30)

     
    • Aves 3:11 pm on April 20, 2008 Permalink | Reply

      Teruskan pejuangan mu nak… kudoakan semoga kau temukan apa yang kau harapkan…

    • teman langit 3:11 pm on April 20, 2008 Permalink | Reply

      terima kasih, Bapa.

  • Nyenius 2:18 am on October 15, 2007 Permalink | Reply
    Tags: puisi cinta   

    Fleur 

    Mawar yang mekar dihadapanku
    layu mati karena ku
    tak rawat tak siram dengan ketidakpedulianku
    terhadap segala sesuatu yang harusnya ku siram dan ku pupuk
    dengan curahan air dan hara yang seharusnya kupunya
    tapi tak kupunyai
    karena memang aku ini
    kering

    Kenapa kau mintakan dariku sikat mawar
    padahal kau tahu aku ini gersang
    tak ada hujan tak ada awan
    yang bergulung dalam diriku hanyalah pasir

    Kenapa kau mintakan dariku segelas air
    padahal jelas bagimu aku ini kering
    apakah ini sebuah ejekan darimu
    dengan tawa yang melambai dari ujung jubahmu

    dengan apa adanya
    hari ini aku kirimkan padamu bunha gurun
    memang tak indah dia
    tapi tumbuih di atas media yang langka
    sebuah cinta asli bukan ilusi.

     
  • Nyenius 2:42 pm on September 16, 2007 Permalink | Reply
    Tags: puisi cinta   

    Kereta Takdir 

    Terlampau cepat kau melaju..
    Hingga jiwaku terurai oleh kencangnya angin berhembus.
    Buyar sudah harapan dan mimpi
    Semua sahabat dan orang terkasih menghilang sekelebatan mata

    Aku tetap terbawa dan tak dapat berhenti
    Tak ada lagi pikiran statis untuk merenung
    Tak dapat lagi kusesali serpihan-serpihan yang telah menghilang

    Hanya berharap kereta ini berhenti
    Entah di kaki langit atau di dasar bumi
    Selamat tinggal temanku yang terkasih

     
  • Nyenius 2:52 am on August 2, 2007 Permalink | Reply
    Tags: puisi cinta   

    Bersulang Untukmu Sepenuh Hati 

    Kau yang pernah kupilih,
    Kutimbang-timbang perlahan
    Gadis dengan bunga yang merintik
    Pada tiap ujung senyumnya
    Tatap yang lembut dan pikiran yang tajam
    Ah betapa waktu telah berlalu

    Aku menyaksikanmu dari jauh
    Melihatmu menari dan tersenyum bersamanya
    Kuacungkan gelas kopi kegelisahanku
    Bersulang untukmu berdua

    Terima kasih,
    Pernah membuat malam-malamku
    Penuh bintang, harap, dan penantian
    Saat itu adalah masa-masa gelap
    Yang megah dan glamor

    Betapa wajahmu selalu terbayang
    Pada langit malam yang kutatap
    Namamu selalu dihembuskan angin
    Pada kota yang sunyi

    Aku bukan lagi pencinta seluruh wanita
    Tak bisa itu, dan tak mungkin
    Aku cukup senang pernah mengenalmu
    Dan hampir mencatat cerita bersama

    Maaf, hanya kebetulan lewat dan melihatmu
    Tak bermaksud menengahi cintamu
    Aku pun sedang kesana
    Menuju wanita yang ingin kuraih
    Seorang yang sederhana dan penuh sayang

    Sekali lagi, bersulang untukmu
    Seteguk ini
    Kemudian aku pergi

     
    • ucha 2:52 am on August 2, 2007 Permalink | Reply

      Tossss!

    • meredith 2:52 am on August 2, 2007 Permalink | Reply

      amiiin…

    • tongFirstname 2:52 am on August 2, 2007 Permalink | Reply

      minta ucapan bobok yg romantis

    • hudan Yanuar 2:52 am on August 2, 2007 Permalink | Reply

      Ku malu

    • Morning Sunshine 6:34 am on November 23, 2009 Permalink | Reply

      sesimple itu kah..

  • Nyenius 2:49 am on August 2, 2007 Permalink | Reply
    Tags: puisi cinta   

    Tentang Perkenalan Singkat Kita 

    Tentang perkenalan singkat kita
    Terdapat kecup-kecup manis penuh bunga
    Senyum manja yang tulus
    Dan bibir yang kadang merengut sebal

    Mungkin kau menyesalinya
    Dan merutuk pertemuan itu
    Aku tidak
    Itu alur cerita yang pernah kita pilih
    Dengan sadar
    Sebuah usaha menawar ketentuan Tuhan

    Dan ya, itu singkat
    Tapi bunga yang hanya hidup semalam pun
    Memiliki keindahan yang mengundang rindu

    Dulu kukatakan,
    Aku ingin mengenalmu seutuhnya
    Seluruh tentangmu
    Senyummu, marahmu, manjamu
    Dengan lapang dada kupeluk semuanya
    Karena berasal darimu

    Tahun sudah berganti
    Semuanya telah menjadi sejarah
    Tak tercatat
    Mungkin ada jutaan kisah
    Seperti ini di luar sana
    Tapi ini milik kita sendiri

    Kaupun tak akan tahu
    Puisi ini untukmu
    Tapi itu tak penting
    Karena aku tak berusaha mengajak
    Kembali kesana
    Kisahnya sudah di pigura
    Yang siap kubakar

    Tetaplah senyum itu
    Berikan kepadanya dengan indah
    Sepenuh hatimu.
    Adios

     
    • ade 2:49 am on August 2, 2007 Permalink | Reply

      heyyyyyyyyy
      keren bngt

    • bug Ritz_neh 2:49 am on August 2, 2007 Permalink | Reply

      Membakar salah satu sejarah perjalanan hidup mungkin mmg bukan sesuatu yg mudah, tapi hey! bukankah mmg pada dasarnya tidak ada yg mudah di kehidupan ini?

      Adios muchacho (di comot dari Tropico)

  • Nyenius 11:07 am on May 24, 2007 Permalink | Reply
    Tags: puisi cinta   

    Percayalah 

    Here i am , This is me ,
    I come to this world
    so wild and free…
    Here i am , so young
    and strong , right here
    in the place where i belong(Here I Am, Bryan Adams)Suatu hari nanti,akan kau rasakan gurihnya krupuk.Suatu hari nanti,akan kau rasakan begitu menyenangkannya tertawa.Suatu hari nanti …tangismu adalah penyuciansakitmu adalah obatkecewa itu sampahkepuasan itu perangkap.Suatu hari nanti,akan kau alami terus berlari,mengarungi bulan memadamkan matahari.Suatu hari nanti,percayalah,aku akan selalu adasebagai detak jantungmu,yang tak pernah kau mengerti cara kerjanya

     
c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Reply
e
Edit
o
Show/Hide comments
t
Go to top
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Cancel