Tagged: ke atas Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • Nyenius 5:16 pm on May 20, 2010 Permalink | Reply
    Tags: cairan, ke atas, Langsung, , megap, putih, reproduksi, , susu,   

    Update: Jum’at, 21-Mei-2010 

    Update Jum’at 21 mei 2010:

    Main Tank:

    1. Jam 01.00 AM. Laper, turun ke bawah, dan liat tank kayak butek, pas nyalain lampu benerannn butek airnya, warna putih susu. Langsung teringat kejadian anemon kejepit di wave maker dan semua ikan mati, dulu kayak gini juga, airnya putih susu. Tapi saya perhatikan anemon tetap ditempatnya dan tidak menunjukan gejala aneh seperti sakit atau sekarat. Cari-cari ikan, dua L6 masih hidup dan keluar perlahan dari persembunyiannya, sedangkan Unicorn langsung keluar begitu lampu dinyalakan. Cek refugium, dan disitu juga butek putih susu, tapi tidak se-keruh main tank. Saya curiga penyebabnya adalah rumput anggur alias caulerpa sedang bereproduksi, yang berwarna putih susu itu adalah spermanya. Dan kenapa refugium tidak begitu keruh, mungkin karena sperma nya tersebut naik ke atas (seperti reproduksi coral) dan langsung tersedot keluar refugium. Skimmer pun berbusa biasa saja, tidak luar biasa.

      Pembacaan probe ph menunjukkan fluktuasi yang lumayan, 1 poin; dari 8 jadi 7,9, balik ke delapan lagi, 7,9 lagi (berubah-ubah, mungkin karena cairan putih ini tidak begitu larut dalam air, dan ini menunjukkan cairan itu berpengaruh terhadap ph air).

      Saya perhatikan lagi lebih dekat kondisi ikan. L6 agak megap-megap nafasnya seperti waktu masih di tank karantina yang nitrit nya tinggi, dan Unicorn pun megap-megap, padahal waktu di tank karantina yang nitritnya tinggi pun dia nafasnya tetap santai. Nothing I can do, dan daripada ditanganin terburu-buru lantas malah kacau semuanya, segera gue matiin lampu tank dan lanjut makan, berdoa semoga tidak kenapa-napa.

      Apakah ini efek dari pemberian coral liquid kemarin siang??

      Image Image

      Image Image
      Image Image
      Begitu lampu nyala, langsung bangun

      .
    2. Siangnya kondisi mulai normal, walau masih agak berkabut putih sedikit, tapi ikan sudah tidak ada yang ngos-ngosan, dan sudah mau makan.
      Image
      baris-berbaris lagi

      Image
      clown dan host nya baik-baik saja.

      Image
      Kondisi keseluruhan


      .
    3. Hari ini beli dua buah mesin Air Pump yang pake batre, bukan yang otomatis nyala pas lampu mati. Rencananya mau dimodif supaya otomatis menyala begitu lampu mati, numpang di relay-nya float switch. Nanti saya update begitu sudah selesai dibuat.

      .
    4. Refugium:
      1. Mengembalikan siklus lampu refugium menjadi 24 jam lagi, karena terlihat bebreapa batang yang tidak begitu tegak lagi (sebeleumnya tegak ke atas).


    Quarantine Tank:

    1. Air terus berputar-putar, trickle filter belum juga dibuat.


     
  • Nyenius 5:09 pm on May 17, 2010 Permalink | Reply
    Tags: anemon, baru, , ke atas, langsing, renang, , serok, ,   

    Update: Senin, 17-Mei-2010 

    Update Senin 17 Mei 2010:

    Main Tank:

    1. Hari ini jabing makin sering keluar dari batu, mungkin sudah mulai merasa lapar dan terbiasa dengan lingkungan. Waktu saya kasih makan clown dengan pelet, terlihat jabing juga ikut memakan pelet yang nyasar ke wilayahnya. Dan lama kelamaan menyusuri pelet-pelet yang jatuh di pasir. Kasian, badannya keliatan langsing.
      Image

      .
    2. Anemon karpet sedikit bergerak lagi ke karang yang mencuat di sampingnya. Jadi model menempelnya mulai semi-vertikal. Tentakelnya tetap mekar, dan karena kaki lengketnya terhimpit, dia agak memanjangkan badannya.
      Image
      Apa dia memang sukanya nempel secara vertikal ya?

      .
    3. Sempet nyariin hermit crab kemana, ternyata sudah naik-naik ke atas karang. Dan saya heran melihat ada karang yang kemarin algaenya coklat pekat alias tebal, sekarang mulai gundul algaenya. Curiga terbesar adalah itu kerjaannya si hermit :lol: 
      Image
      Image
      Diliat dari TKP nya, sepertinya dia sempat kena tentakel anemon, makanya mundur lagi :lol: 

      .
    4. Bintang laut pasir beberapa kali muncul ke permukaan. Tapi tidak sampai betul-betul terekspos seperti kemarin. Kenapa ya?

      .
    5. Mahluk kecil seperti UFO itu (liat disini), muncul, 2 ekor nempel di kaca. Gara berenangnya seperti ubur-ubur, apakah ini ubur-ubur? Dan melihat kesempatan ini, langsung saja saya serok dua mahluk itu, dan dipindahkan ke refugium. Sampe refugium dia berenang-renang keliling, dan saya gak tau lagi kemana dia perginya.

      .
    6. Minat terbesar saya kali ini pada refugium, karena baru kali ini punya refugium, dan sebelum-sebelumnya selalu gagal melihara anggur hijau ataupun tanaman lainnya. 
      1. Siang ini, begitu liat refugium, saya menemukan seekor snail mungil di ujung batang anggur hijau, sebesar 1/3 ujung kelingking. Sayang kamera gak siap, dan doi keburu keliling ke dalam rimbunnya anggur hijau. Yang jelas itu snail, bukan jenis hermit. Diliat dari tempurungnya semodel keong macan.

        .
      2. Penampakan rumput anggur hijau ini terlihat hijau segar. Sebab pengalaman sebelumnya, baru beberapa hari juga sudah banyak batangnya yang menguning dan rontok. Mungkin karena waktu itu di main tank, arus lebih kuat dan lampu masih pake T8, jaraknya jauh pula.
        Image

        .
      3. Dari pengamatan lebih lanjut, sepertinya anggur hijau begitu ditempatkan di refugium jadi jauh lebih sehat. Terlihat dari tunas-tunasnya dan batang-batangnya yang mencuat tegak ke atas ke arah cahaya.
        Image
        tunas-tunas tegak ke atas.
        Image
        sisi kanan (dari viewer)
        Image
        sisi kiri (dari viewer)


        .
      4. Dari batang-batang yang polos, terlihat banyak serabut-serabut putih yang seperti keluar dari batangnya tersebut. Posisinya ada yang di bawah atau mencuat ke atas. Apakah ini akarnya, atau tunas batang yang baru?
        Image
        Image
        Serabut. Apakah itu akar atau tunas baru?

        .
      5. Ternyata batu anggur hijau ini terdiri dari dua batu, yang awalnya menempel karena adanya sponge yang tumbuh di batu tersebut. Dan begitu dipindahkan/diangkat, sponge nya terpecah. Ada satu batu yang hampir lepas seluruhnya dari rumput anggur, hanya beberapa akarnya masih menempel pada sponge di batu tersebut. Ini saya biarkan karena takut mengganggu pertumbuhan anggur hijau (lihat gambar Inzet A pada update tanggal 16). Apakah sebaiknya dilepas saja?

        .
      6. Membersihkan lagi batang-batang/daun yang sudah mati dari kumpulan rumput anggur yang sehat.
        Image

        .
      7. Rencananya mau terus coba pakai philip tornado daylight 15w ini sampai 1 minggu/10 harian. Baru kemudian coba pake megaman yang 10k. Atau ada saran tentang durasi percobaan penggunaan lampu untuk refugium ini?


      .

    7. Mencari turbo snail dan jabing glodok untuk mengontrol algae.

      .
    8. Mempertimbangkan menggunakan ‘Cryptic Zone Filtration’ pake drum plastik yang gede, sekalian nambah volume air. Tapi sepertinya tidak dalam waktu dekat, CD aja belum mature.



    Quarantine Tank:

    1. Pagi ini buka penutup tank karantina, dan mendapat pemandangan yang menyenangkan. Dua ekor Letter six langsung ngumpul mendekati permukaan, mengharap minta makan :smt007 Walau masih suka kaget dan langsung ngumpet. Mereka makan sangat-sangat lahap dan berenang dengan aktif, contoh yang baik buat unicorn.

      .
    2. Unicorn mulai sering menampakkan diri, dan sudah lebih berusaha mengejar pelet, walau masih kalah oleh rakusnya L 6.

      .
    3. Mempertimbangkan untuk mengakhiri masa karantina L6 menjadi 21 hari, yang mana itu akan jatuh pada hari kamis besok. Karena dikatakan daur hidup cryptocaryon dan amyloodinum adalah 3 minggu atau 21 hari, hanya saja amannya dilebihkan dari itu, untuk melihat apakah masih ada benih penyakit yang tersisa.

     
  • Nyenius 5:04 pm on May 15, 2010 Permalink | Reply
    Tags: , kabel, ke atas, , , refugium tank, sumber listrik, untuk,   

    Update: Sabtu, 15-Mei-2010 

    Update Sabtu 15 Mei 2010:

    Main Tank:

    1. Penampakan pertama jabing, bengong dibawah karang besar menghadap muka main tank.

      .
    2. 02.00 pagi. Pemasangan refugium, baru ada waktu jam segini. Ya ngerjain malam-malam lebih enak, tenang.
      1. Dari kemarin sore, air laut simpanan di dua jeriken di aerasi, untuk menaikkan PH.

        .
      2. Pengetesan refugium tank, dan sudah tidak ada kebocoran lagi.

        .
      3. Merakit lampu, rumah lampu, kabel, dan colokannya. Kemudian di test dulu sebelum dipasang. 
        • Pemasangan rumah lampu beserta kabelnya. Rumah lampu disekrup ke atas.

          .
        • Kabel disambung menggunakan terminal kemudian dibalut selotip hitam. Sedangkan kabel yang menjulur menuju sumber listrik, di tempel menggunakan double tape tebal, 2 kali. 
          – Double tape ditempel ke kayu, 2 baris. Kemudian dikupas lapisan penutupnya.
          – Kabel ditempelkan pada double tape yang sudah menempel. Dan diberikan double tape lagi untuk menahan kabel tersebut. Lem double tape ketemu lemnya lagi dapat merekat sangat kuat. Yang dikhawatirkan adalah kekuatan sisi doble tape yang menempel ke kayu, untuk mengatasi hal ini dibuatlah dua baris double tape supaya saling mengimbangi dan mengurangi beban keduanya.

          .
        • Foto-foto:
          Image
          Image


        .

      4. Menandai batas 10 cm pada refugium tank dengan spidol.

        .
      5. Mulai memasukkan pasir ke dalam refugium tank, dan ternyata kurang 1 cm.

        .
      6. Ngayak pasir lagi sebanyak ½ ember adukan. Kali ini hanya dua kali proses. Tahap pertama yang tadinya 40 detik, dibuat 10 detik dengan 1 cup penuh. Dan tahap kedua jadi 5 detik dengan ½ cup. Kehalusan yang didapat tidak beda jauh dengan proses sebelumnya. Hanya saja ampasnya jadi lebih banyak.

        .
      7. Memasukkan refugium ke tempatnya. Mengisikan pasir sisanya. 

        ***Mungkin ada yang bertanya bagaimana bisa mengangkat akuarium yang penuh pasir (berat, karena pasir halus jadinya lebih padat). Itu karena saya copot hambalan dari lemarinya. Langsung saya set di lantai, hambalan/penyangga tank, styrofoam, dan tanknya. Dengan begini bisa aman diangkat kemana-mana tanknya.
      8. Meratakan pasir.

        .
      9. Memasukkan air hingga 1 cm diatas permukaan DSB. Dengan cara air di siphon, dan diatas pasir diberikan piring untuk meredam air yang masuk biar gak ngacak-ngacak pasir. Cara ini berhasil baik, karena susunan pasir tidak berubah, dan air tidak begitu keruh, hanya beberapa pasir yang sangat halus terlihat mengambang di permukaan.

        .
      10. Kemudian menambahkan 1 mangkuk kecil pasir dari DSB tank lama yang terlihat sudah banyak cacing dan infauna nya. Pake mangkok supaya menjaga pasir tetap basah. Link cara memindahkan pasir dari DSB yang sudah established : 
        Image
        Udah ditebalikin mangkoknya masih juga gak mau jatuh pasirnya, akhirnya dikerok dalam posisi mangkuk terbalik. 

        .
      11. Menambahkan air hingga sebatas sock drat tempat keluarnya air. 
        Image
        Sukur gak keruh airnya.

        .
      12. Memasang paralon ¾ untuk ekstensi pembuangan air ke sump, tanpa lem. Sementara ini air dialirkan ke chamber sump kedua, yaitu chamber skimmer. Supaya kalau ada kotor bisa langsung diskim.

        .
      13. Memasang pump untuk input air ke refugium di chamber ketiga sump (return pump) untuk mengalirkan air ke refugium melalui selang elastis.
        Image
        Lihat selang hitam yang di belakang.

        .
      14. ’Meng-off-kan’ Auto top up, supaya ketika refugium diaktifkan, bisa diketahui berapa air laut yang berkurang karena dipompakan ke dalam refugium.

        .
      15. Mengaktifkan semuanya. Langsung diketahui air yang berkurang karena dipompakan ke dalam refugium, dan langsung ditambahkan sejumlah itu. Lampu dinyalakan, sebagai bagian dari testing.
        Image

        .
      16. Thanks god semuanya berjalan dengan baik, bahkan paralon yang disambungkan tanpa lem pun tidak bocor (dari beberapa kali main paralon, sepertinya kunci supaya tidak bocor walau tanpa lem adalah pemotongannya harus rapih rata, tidak miring-miring).

        .
      17. Rencana ganti lampu phillips tornado 15 watt dengan lampu ulir megaman yang 10.000k


      .

    3. Brown algae sepertinya tumbuh ke tahap berikutnya, sekarang tampak seperti mempunyai cabang seperti pohon. Kemungkinan karena kadar phospat yang tinggi. Sekarang ini saya masih pake air tanah buat top up nya, lagi ngumpulin duit buat beli mesin RO.
      Image
      Brown algae mulai memiliki ruas batang

      .
    4. Clown semakin rakus makannya.

      .
    5. Mulut anemon masih terlihat membuka sampai hari ini. Kenapa ya? Apa memang seperti ini anemon karpet. Sebab saya pernah baca (lupa dimana), bahwa mulut membuka adalah tanda-tanda anemon tidak sehat.
      Image

      .
    6. Dicoba memberikan makan pellet Marine S buat anemon. Dengan cara mengarahkan pipa yang untuk power head ke mulut anemon dan mengalirkan butiran pelet melalui pipa. Terlihat anemon bereaksi dengan menutup bagian mulutnya rapat-rapat, bahkan clown pun yang berusaha ‘masuk’ untuk mengambil pelet itu tidak dapat menembusnya. Sepertinya dimakan, semoga saja.

      Image
      Tampak depan. Menutup setelah diberikan pelet

      Image
      Tampak samping


      .
    7. Jam 10 malam. Setelah melihat air refugium jernih, dan saya test ammonia 0 mg/l (sera), saya pindahkan anggur hijau dan dua cacing kelapa ke dalam refugium. Dan lampu dinyalakan.
      Image
      Image


    *Pertanyaan:
    – Apakah cacing kelapa akan baik-baik saja kalau saya nyalakan lampu refugium 24/7 jam?
    – Kenapa mulut anemon karpet terbuka seperti itu?



    Quarantine Tank:

    1. Morish ditemukan mati. Tidak jelas apa sebabnya, karena dari hari-hari sebelumnya tidak ada tank mate yang melakukan bully terhadapnya, dan diketahui juga sudah mau makan sawi. Apakah karena penangkapan menggunakan racun?
      Image

      .
    2. Ganti air sebanyak 30%

      .
    3. Algae mulai terlihat di kaca tank karantina.

      .
    4. Unicorn masih sering ngumpet.
      Image


    *Pertanyaan:
    – Betulkah Morish harus dipelihara lebih dari dua ekor (berkelompok), supaya dia tidak stress?

     
c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Reply
e
Edit
o
Show/Hide comments
t
Go to top
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Cancel