Tagged: hamster Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • Nyenius 5:00 am on April 2, 2011 Permalink | Reply
    Tags: anak hamster, hamster, hamster kawin, hamster lahiran   

    Hamster Kawin, Hamster Lahiran 

    Warning: animal explicit content! Buat yang geli/jijik terhadap binatang serupa tikus/anak tikus, lebih baik jangan baca posting ini. Walau ini hamster bukan tikus, tetep aja kalian akan bilang ini tikus :p

    Ok, you’ve been warned. 🙂

    Ketika pertama kali punya hamster, gue bertanya-tanya; Kapan hamster gue kawin, beranak, dan jadi banyak? Kapan dia siap kawin? Bagaimana Mengawinkannya? Bagaimana membedakan induk yang hamil? Bagaimana merawat hamster setelah lahiran? Nah kali ini gue bahas soal peristiwa kawin dan lahiran hamster, dan dihususkan hanya membahas hamster jenis syrian.

    Dan semuanya terjawab kemudian, baik dari referensi internet maupun hasil pengamatan pribadi. Hamster betina, semakin muda semakin sulit untuk dikawinkan dan juga sangat beresiko pasca melahirkannya (terutama buat anak-anaknya). Dan sebaliknya, semakin tua usia hamster, semakin mudah dikawinkan, dan tingkat survival rate anak-anak yang dilahirkan semakin tinggi. Dan hamster muda lebih liar, masih takut sama orang, semakin gede semakin jinak.

    Hamster gue yang pernah melahirkan memiliki histori sebagai berikut.

    1. Lahiran pertama, anaknya lahir 10, dalam dua hari berkurang hingga tinggal 2 ekor. Sisanya dimakan induknya.
    2. Lahiran kedua, anaknya lahir sekitar 12 ekor, dalam tiga hari hanya tersisa 6 ekor.
    3. Lahiran ketiga, anaknya lahir 11 ekor, dalam seminggu masih bertahan 11 ekor. Sayang kemudian induknya hilang, entah kabur atau dimakan kucing.

    Adalagi yang begini:

    1. Lahiran pertama 15 ekor. Karena salah rawat, dalam 1 malam habis semuanya dimakan induknya.
    2. Lahiran kedua lahir 8 ekor. Sampai waktu satu minggu hanya mati 2 ekor. Setelah 2 minggu semua anaknya dimakan kucing. Induknya selamat, kabur ke kandang sebelah.

    Siklus awal hidup hamster:

    1. Dalam kandungan 15-20 hari. Lahir dan dipilih oleh induknya.
    2. Pada hari kelima mulai tumbuh bulu-bulu halus. Corak dan warna bulu ketika dewasa sudah bisa dilihat dari saat itu. bahkan kelamin pun sudah bisa jelas dibedakan.

      Jenis kelamin mulai bisa dibedakan, yang betina akan memiliki titik-titik puting susu (lihat panah pada gambar)
    3. Jenis kelamin anak Hamster gue kebanyakan cewek. ya perbandingannya jantan 2 : betina 4-5
    4. Anak hamster masih buta sampai hari ke sepuluh setelah lahirnya. Setelah itu baru matanya kebuka.
    5. Sekitar 8 hari setelah lahir, anak hamster mulai wara-wiri keliling kandang, belajar nyari makan sendiri. Pada tahap ini induk hamster masih repot mengembalikan anak-anak nakal itu kembali ke ‘sarang’nya (biasanya di satu sudut di kandangnya).
    6. Dalam waktu 2 minggu, anak-anak hamster sudah lari-larian, cari makan, dan minum air putih. Walau masih nyusu sama induknya.
    7. Dalam waktu 3 minggu, anak-anak hamster sudah mulai berbentuk hamster mini, dan sudah mulai jarang menyusu ke induknya. Biasanya umur segini sudah ‘dipanen’ untuk dijual.
    8. Dalam waktu 1 bulan anak-anak hamster sudah betul-betul bisa mandiri dan dipisahkan dari induknya. Secara fisik sudah bisa hamil.
    9. Dalam waktu 1,5 bulan testis hamster jantan sudah muncul, yang menandakan sudah bisa dikawinkan. Tapi biasanya belum mau dan belum jago Smile with tongue out
    10. Dalam waktu 2 bulan hamster (betina-jantan) sudah siap kawin. Lebih baik lagi kalau dikawinkan pada usia 3 bulan.

    Masa-masa berahi (mau kawin)

    Hamster Jantan. Sejauh yang gue liat, kayaknya hamster jantan selalu dalam keadaan siap kawin. Adalagi kondisi unik yaitu ketika hamster jantan seperti berusaha mneggaruk tubuhnya ke benda-benda yang ada di dalam kandang, bahkan ke dinding kandang. Ini bukannya lagi garuk kutu, tapi dia lagi menandai wilayah kekuasaan dengan menempelkan baunya yang dihasilkan kelenjar penghasil bau di depan kaki belakangnya.  Secara fisik, hamster jantan akan kelihatan lebih kecil dan ramping ketimbang betinanya. Dan menariknya, dua biji (testis) mereka yang ekstra besar itu, sering dipake buat bantal sama pemiliknya kalo lagi tidur (wakakakakakaka).


    Nah sekarang percaya kan kalo biji hamster bisa dipake buat bantal sama doi.

    Hamster Betina. Hamster betina ketika mau kawin juga mengeluarkan aroma yang khas, dan kedua, tampak lebih kalem, ketika dipegang / ditekan bagian atas ekornya, serta merta dia memasang posisi siap dikawin (lihat foto). Secara fisik, hamster betina memiliki tubuh lebih besar ketimbang pejantannya.


    Dikelitikin sedikit langsung memasang posisi kawin.<foto>

    Proses Perkawinan

    Proses perkawinan hamster bisa terjadi semalam penuh, umumnya dari sore hingga pagi. Diselingi makan-minum dan beberapa kali tidur. Demi jelasnya, mari kita lihat foto dan video dibawah ini:

    <video>

    Masa Hamil

    Seperti sudah diutarakan sebelumnya, hamster jenis syirian hamil selama 15-21 hari. Tanda-tanda dia akan melahirkan biasanya si betina akan gelisah mondar-mandir berusaha kabur dari kandang. Hamster pada umumnya seringkali berusaha kabur, tapi untuk hamster yang ingin melahirkan, usaha kabur ini (gelisah) bisa berlangsung semalaman. Dan bila ada pejantan di kandang itu, dia akan berusaha menyerang si jantan. Selama ini hamster-hamster gue biasanya lahir mulai dari menjelang subuh sampai siang hari.

    Dari hasil pengamatan gue, pada 2-3 hari menjelang melahirkan, perut hamster betina akan membesar lebih daripada normal. Buat pemula kadang petunjuk ini suka menipu, maksudnya hamster pada saat biasa terkadang bisa terlihat lebih gemuk, itu biasanya sewaktu dia dalam posisi makan sambil duduk atau membersihkan diri sambil duduk. Ada yang bilang bentuk tubuhnya akan kelihatan seperti lampu bohlam ketika kita angkat si hamster dengan dua jari (seperti megang leher botol) dan mengangkatnya pada bagian bawah lengan depannya.

    Begitu kita lihat tanda-tanda / menurut hitungan tanggal si betina akan melahirkan, segera bersihkan kandangnya apabila terlihat kotor, dan penuhin makanan serta minumannya, sebab dalam beberapa hari ke depan diharapkan kita tidak mengutak-atik kandangnya. Karena kondisi lingkungan yang kotor dapat mempengaruhi kesehatan bayi hamster. Trust me on this, gue dah ngalamin anak hamster umur hampir 2 minggu mati satu persatu tanpa sebab jelas, yang jelas adalah kandangnya kotor. Dan tentu saja, segera pisahkan pejantannya. Hamster syirian bukanlah jenis yang bisa disatukan jantan dan betina ketika sedang ada bayi.

    Kandang yang kotor juga dapat menyebabkan semacam penyakit katarak pada mata hamster.

    Kalau mau hamster yang lebih mesra dan kooperatif antara pejantan-betina dalam mengurus bayi, Anda harusnya pelihara hamster dwarf dari jenis campbell atau winter. Gue dah liat sendiri bagaimana hamster dwarf campbell bergantian mengurus anaknya. Bahkan ketika anak hamster syirian yang gak diurus induknya gue kasih ke pasangan itu. Sang induk Campbell langsung memungut anak hamster syirian itu, membawanya ke tempat anak-anaknya, dibersihin dan diperlakuin kayak anak sendiri. Begitu anak syirian lain gue kasih ke induk syirian yang lain, begitu mendarat langsung tu bayi dimakan.


    Seekor induk hamster campbell tengah merawat (membersihkan)
    anak hamster syirian yang gue masukin ke kandangnya.


    Beda dengan induk hamster syrian ini, begitu ada anak asing baunya, langsung dimakan.

    Masa Melahirkan

    Begitu sudah terlihat dia melahirkan satu ekor anak, biarkan dia dan jangan diganggu. Bahkan selama 3-4 hari, biarkan saja, jangan sekali-kali mengutak-atik kondisi dalam kandangnya. Apalagi kalau yang sedang lahiran adalah hamster yang pertama kali mengalami proses melahirkan. Dia akan gampang sekali stress. Dan apabila ada gangguan pada kandangnya, dia bisa memakan anak-anaknya (dengan tujuan melindungi).


    Proses melahirkan yang menyakitkan dan melelahkan.
    Pada gambar diatas, induk hamster ini selalu berpindah tempat tiap kali dia melahirkan seekor anaknya.

    Juga ketika melahirkan ini, anak-anaknya akan terlihat berserakan disekeliling kandang. Dan kita temuin sang induk lagi tidur dipojokan. Kenapa posisi anaknya acak-acakan? Karena ketika tiap satu anak keluar, sang induk (terutama yang pertama kali melahirkan) akan berpindah tempat dan melahirkan di tempat lain. Kadang kalau lahirnya siang, sampai malam kita lihat masih berserakan. Biarin aja, jangan coba-coba dipindahin, karena begitu baunya beda, matilah tu anak. Lagipula, bayi hamster yang baru lahir masih bawa persediaan makanan di pusarnya, yang cukup untuk 2 harian (kalo gak salah inget). Dari pengalaman gue, malemnya anaknya masih berserakan, pas pagi udah rapih semuanya disusuin sama induknya.


    Acak-acakan, seperti induk pemula pada foto ini.


    Masih ada persediaan makan alami, lihat bagian ‘pusar’-nya.

    Selama 1-2 hari ke depan, sang induk akan terlihat jarang menyentuh makanan dan minuman, biarin aja, gak usah panik, itu wajar, gak perlu menggeser makanan ke dekat sang induk (I’ve done this). Bahkan setelah 2 hari itu, kebanyakan yang dilakukan sang induk adalah menimbun makanan di tempat tertentu. Biasanya nggak jauh dari tempat dia ‘mengerami’ anak-anaknya, jadi sambil nyusuin anak si induk juga bisa sambil makan. Sang induk akan kelihatan lahap makan lagi begitu anak-anaknya sudah berusia lebih dari satu minggu. Setelah umur anaknya lebih dari 10 hari, si induk baru meminta waktu lebih untuk sendiri. Ya mulai lari-larian di roda lagi, bahkan gak jarang di tengah tidur sambil nyusuin anaknya, dia bangun, pindah tempat (anaknya berceceran dijalan) dan begitu aja tidur sendirian di pojok.

    Induk hamster akan menentukan berapa anakan yang sanggup dia rawat. Dia akan memakan mulai dari anak dengan kondisi terlemah, dan menyisakan sebagian yang dia ‘sanggupi’ untuk dirawat.


    Ini jumlah awal dari anak-anaknya. Bisa terlihat mana yang sehat dan yang kurang sehat (dari ukuran badan sudah nggak seimbang)


    Ini jumlah yang diputuskan untuk tetap dirawat oleh induknya (hanya tiga).

    Induk yang pertama kali melahirkan belum mahir menyusui. Seringkali ketika anaknya menyusu dia merasa geli dan menggaruk sekitar putting susu yang lagi dihisap si anak, hingga anaknya pun ketendang. Juga dia belum pandai mengatur posisi tubuh, sehingga seringkali tidak semua anak kebagian tempat untuk menyusu (ini juga yang menyebabkan tingkat kematian anak tinggi pada induk pemula). Tapi beda dengan induk yang sudah 2-3 kali melahirkan, gue dah liat bagaimana dengan apiknya dia mengatur agar 11 anak bisa menyusu berbarengan!


    Induk yang sudah berpengalaman (ini adalah melahirkan yang ketiga kalinya).


    Gaya apapun jadi.

    Anak-anak hamster akan keliatan seperti sedang ditindih induknya. Jangan khawatir , itu sebetulnya sedang dihangatkan oleh induknya. Dan dibawah situ mereka sedang asik nyusu. Jangan pegang anak-anak hamster sampai mereka berumur 3 minggu ke atas.


    umur 3 mingguan, siap jadi biang rusuh di kandang.


    (in memoriam) Keluarga hamster yang habis dimakan kucing :

     

    Dua keluarga hamster yang bertahan sampai saat ini:


    Ki-ka : Keluarga 1 (anak betina, induk, anak jantan), Keluarga 2 (induk, anak betina)


    Ki-ka : Anak (betina), induk


    Ki-ka : Anak (betina), anak (jantan), induk


     

    Selamat malam semuanya…. selamat tidur…

     
  • Nyenius 1:01 am on November 16, 2010 Permalink | Reply
    Tags: hamster, Hamster dwarf campbell, hamster dwarf lahiran, jumlah anak hamster dwarf campbell   

    Hamster Dwarf Campbell Gue Lahiran!! 

    Kemarin malam, malam senin, gue liat hamster betina gue yang jenis Campbell udah wara-wiri gak jelas. Perutnya udah terlihat membengkak besar. Gue curiga itu hamster lagi kontraksi, udah lama gue tahu itu hamster lagi hamil.

    Gue perhatikan perutnya lebih dekat lagi. Pertama yang kelihatan cuma perut kembang kempis karena nafas, tapi sesekali ada gerakan yang ganjil terjadi di dalam perutnya. Waaah girangnya gue, lantas gue tongkrongin lah itu kandang hamster, dengan harapan bisa menyaksikan langsung proses kelahirannya.

    P1020063Gambar di kiri adalah set-up kandang hamster Campbell gue. Mangkuk kecil itu untuk nampung makanan dan tupperware kecil itu untuk pasir tempat dia jumpalitan sekaligus pipis. Si Hamster betina keliatan gak bisa diem dan gak bisa tidur lama dalam satu posisi. Juga sering banget dia garuk-garuk dinding luar tupperware-nya. Gue pikir,  “Kasian, lagi mules kali dia.” Selain itu, minumnya pun jadi banyak.

    Melihat semua ciri-ciri dan gelagat itu, gue makin yakin ini hamster bakal lahiran. Ditambah tuh hamster mulai ngangkutin serbuk kayu dari bawah ke dalam mangkuk tupperware. Maka gue masukin tissue toilet yang udah dipotong-potong seadanya, gue jatuhin di kandang. Gue kira bakal dikumpulin di pojok kiri belakang, dibuat jadi sarang barengan sama serbuk gergaji, ternyata tissue-tissue tadi dipotong lagi kecil-kecil sama dia dan dibawa masuk ke tupperware berisi pasir itu. Gue langsung nginget-nginget lagi, di mana habitat asli hamster campbell, apakah di gurun atau steppa, dan ini yang gue dapet:

    Habitat Asli hamster Campbell

    The Campbells Russian hamster usually lives in steppes (vast, semi-arid grass covered plains), here they are able to dig their burrows, which often extend three feet into the ground. These burrows are usually very comfortable, with the walls of it’s chambers lined with scavenged sheep wool and dry grass.

    http://www.hamsterific.com/RussianHamster.cfm

    Mungkin dia butuh permukaan yang lebih lembut seperti pasir ketimbang lantai plastik akuarium. Dan gue pun menunggu-dan menunggu sampe sempat ketiduran di kursi balkon. Begitu gue tengok lagi terlihat dia mulai agresif sama pejantannya. Gue tes masukin spidol ke depan hamster betina dan langsung digigit! Wah bener nih bakal lahiran. Tapi mata udah gak bisa diajak kompromi, akhirnya gue masuk kamar dan tidur; “Ah, paling besok pagi lahirannya”

    Dan pagi ini jam 9 baru gue inget lagi tuh hamster, buru-buru gue tengok daaaaan alhamdulillah, udah lahir 6 anak hamster yang masih merah dan tanpa daya di dalam mangkuk tupperware, di sela-sela potongan halus tissue toilet. Bener-bener gak nyangka bakal lahir 6 ekor, gue perkirain cuma 2 anakan aja yang lahir, pantes aja hamilnya gede.P1020059

    Melihat itu, yang terbetik di kepala saya adalah, berapa anakan yang akan bertahan hidup? Menilik dari dua pengalaman sebelumnya pada hamster jenis Syrian, pertama lahir 16 ekor anakan, mati semua dalam 3 hari (ini karena salah penanganan, maklum pengalaman pertama). Yang kedua (Syrian juga), lahir 9 ekor, yang bertahan sampai agak besar 5, dan yang betul-betul bertahan sampai besar cuma 2 ekor, sepasang cowok-cewek. Semuanya mati dimakan induk betinanya. Dan untuk Campbell ini, jantannya tidak saya pisahkan, karena pejantan jenis Campbell lebih care sama anakannya ketimbang pejantan Syrian yang bakal makan anaknya.

    Kenapa Pejantan Campbell Tidak Perlu Dipisahkan Setelah Betinanya Lahiran?

    Just prior to giving birth, the female Siberian, Chinese dwarf and Roborovski will chase the male from the nest for a few days of bachelorhood. It isn’t very long however before he becomes a valuable contributor in assisting with the little ones.

    The Campbells male, however, interacts from the time of birth and doesn’t get these few days of rest and relaxation before being called upon to help with the young. According to a study conducted in 1998 by Katherin Wynne-Edwards at Queen’s University in Kingston, Ontario, "Djungarian (Campbells) hamsters are paws-on dads.". Canadian scientists have observed the Campbells males helping tp pull babies from the birth canal of the mother, lick off birth membranes, open the pup’s airways and then "share a snack of afterbirth with the mother". The report also states, "Djungarian fathers have hormonal fluctuations similar to the mother’s around the time of birth. Estrogen and cortisol levels rise before the birth, and then fall away afterwards as testosterone levels rise. This does not happen in the closely related Siberian hamster."

    http://www.hamsterific.com/BreedingDwarfs.cfm

    Berhubung hawa di balkon seringkali panas gak kira-kira, maka khusus akuarium satu ini gue pindahkan ke dalam kamar, tepat di atas akuarium, biar adem. Untung 1 hari yang lalu, itu akuarium hamsternya baru aja dicuci. Jadi 3 minggu ke depan tanpa pembersihan gak akan bau-bau banget lah Big Grin

    shocked-hammie
    Bonus, hamster syrian lagi kaget Rolling on the floor

     
  • Nyenius 3:51 pm on November 5, 2010 Permalink | Reply
    Tags: , hamster, hamster tidur, sketsa hamster, ,   

    Challenge: Day 2 

    Tema hari kedua: binatang favorit.

    Gw coba gambar hamster gw yang lagi tidur siang. Tapi kok kayak tikus ya…. *nohope*

    day 2: lazy hamster

    day 2: lazy hamster

    ++Mobile

     
  • Nyenius 12:01 am on October 16, 2010 Permalink | Reply
    Tags: doa ul, hamster, puisi anak, puisi buat anak, puisi doa orang tua buat anak, puisi ulang tahun, puisi ulang tahun anak, puisi ulang tahun anakku, puisi ulang tahun buat anak, puisi ulang tahun untuk anak   

    Selamat Ulang Tahun Jati Ibrahim Toba 

    Selamat ulang tahun anak lakiku sayang. Sekarang genap 2 tahun usiamu, semakin banyak hal baru kamu pelajari nak, semakin tegap langkah larimu, semakin banyak ocehanmu, semakin kompleks hal yang kau mengerti, dan kamu tumbuh, tumbuh, dan terus bertumbuh. Haru, senang, kesal selalu bercampur waktu bermain denganmu, tapi yang pasti papa mama sayang banget dan bangga sama kamu nak.

    Di ulang tahun kedua ini, papa hadiahin puisi, yang sudah papa buat sekian tahun yang lalu (nanti papa bacain ya sambil liat hamster 🙂 ) :

    Berlarilah Anakku!

    berlari dengan tangan terkepal
    berlarilah anaku

    biarkan angin menghapus air matamu
    biarkan debu mengusapi hatimu

    berlari dengan hati yang tegap
    berlarilah anaku

    janganlah kau berhenti
    jangan biarkan kehidupan merenggut hidupmu
    walau sedetik

    berlari dengan kaki yang kekar
    berlarilah anaku

    jadilah perkasa
    jadilah orang yang selalu menantang ketidakpastian
    jadilah kamu

    berlari dengan pikiran yang tenang
    berlarilah anaku

    tak peduli orang menyebutmu apa
    kau harus punya cita-cita

    dengan kesegaran langit
    dan malaikat-malaikat malam
    janganlah bersedih

    jika kau jatuh saat berlari
    bangun!
    dan teruskan berlari

    jangan berlari kosong
    berlarilah demi mengejar sesuatu
    berlarilah demi membangun sesuatu

    ini masamu nak!
    ini zamanmu!

    berlari dengan segala dirimu
    berlarilah anaku

    kemana pun kau pernah tersesat
    dalam berlari
    tetaplah nak
    pada akhirnya
    berlarilah sebagai manusia
    dan
    berlarilah menuju Tuhan

    ===================
    Toba Sr.
    2:46 AM 12/9/2001

    Selamat ulang tahun anakku 🙂

     
    • Aves 8:45 am on October 16, 2010 Permalink | Reply

      Selamat ulangtahun Baim..
      Semoga yang baik selalu menghampiri mu…

    • shintiya avesena 9:02 am on October 16, 2010 Permalink | Reply

      selamat ulang tahun baim lucu.. semoga bisa sesuai harapan semua orang dan jadi yang terbaik buat dirinya sendiri.. :DD

    • shulhu 5:49 pm on October 18, 2010 Permalink | Reply

      Hiks,kok jd nangis baca puisi ini..
      Met ultah ya nak.. Mama papa slalu sayang baim 🙂

    • dith 8:40 pm on October 18, 2010 Permalink | Reply

      selamat ulang tahun ibrahim jati
      semoga sejahtera dan bahagia di dunia kecilmu saat ini, di dunia saat kamu besar dan di dunia yang akan datang..
      salam kenal 🙂

    • odie_ut 3:04 pm on October 22, 2010 Permalink | Reply

      Hiks, **ikutan sedih shul bacanya ** nice poetry.
      Ga terasa ya, baim dah gede aja..
      Met Ultah ya baim, semoga menjadi anak yang berani. 🙂

      “Mama Shulhu.. Papa Tobaa… Kapan Baim dikasih adiiik…” _Baim said_ 😀

  • Nyenius 7:15 pm on October 8, 2010 Permalink | Reply
    Tags: hamster, hamster dimakan kucing, kucing makan hamster   

    Kucing Keparat 

    Ya anda gak salah baca judulnya, memang gue lagi maki-maki kucing, bahkan berencana melemparnya dari lantai 2 rumah gw ke tembok tetangga dibawah. Buat para penyayang kucing, tenang aja, kucing yang gw buru cuma satu ekor yang sudah menghabisi 8 ekor hamster piaraan gw.  Itulah dasar  dari dendam membara ini, 8 ekor hamster! Termasuk 2 diantaranya adalah hamster kesayangan gw.

    Jadi ceritanya disuatu sore, dari dalam kamar gw denger suara berisik di balkon. Gw udah curiga kucing, dan bener aja ketika gue samperin, kucing sialan itu lagi berusaha kabur dengan membawa satu ekor hamster dewasa dimulutnya. Tanpa banyak pikir gue kejar itu kucing sampe keliling ke tetangga-tetangga sekitar (sambil bertelanjang kaki). Setelah sempat kehilangan jejaknya, ada seorang tetangga yang menunjukkan arah lari si kucing itu yang ternyata balik ke taman di seberang rumah gue.

    Begitu gue liat, si kucing tampak sedang meletakkan mangsanya ke tanah, di sela-sela pohon bulus. Gue berhenti sejenak, tarik nafas dan segera celingukan nyari benda yang bisa dipake untuk menghajar kucing sialan itu. Akhirnya gue nemuin gagang sikat lantai, sambil mengendap-endap dari belakang langsung aja gue sodok sekuatnya punggung si kucing, walhasil doi kaget dan segera kabur meninggalkan mangsanya. Segera gue hampirin hamster gue itu, dan terlihat darah bercucuran dari mulutnya, membasahi tangan, kaki, dan perut si hamster. Sesaat keliatan tu hamster masih bernafas tersenggal-senggal, tapi pas gue pegang, dia pun menghembuskan nafas terakhirnya dengan mata terbuka lebar. Seolah bilang: “balaskan dendam ini kawan!”

    Gue pun kembali naik ke atas, ke balkon. Meletakkan si hamster di atas styrofoam bekas sayuran dari minimarket. Gue liatin tu hamster dengan ngenesnya. Akhirnya gue ambil foto untuk dokumentasi, sebagai bukti untuk membalaskan dendam buat kucing sialan itu. Ini fotonya, kalau gak suka liat binatang dalam keadaan berdarah, jangan di klik!

    [spoiler=”Foto Korban”]
    Korban[/spoiler]

    Setelah itu masih dalam keadaan jengkel dan kesel jadi kepikiran mau diapain ni hamster mati. Kalau dilempar /dibuang begitu aja gak tega, kalau dikubur bisa digali kucing atau tikus. Gak rela rasanya kalau dia sampe dimakan kucing atau tikus atau musang…. pikir dipikir… akhirnya gue memutuskan untuk membakar saja bangkai hamster ini. Gue ambil minyak Zippo dan kaleng Tango, gue masukin jasadnya, dan disiram minyak Zippo. Sebatang korek api dinyalain, cresss, dan bum! Menyalalah api didalam kalengnya. So long my good hamster 🙁 🙁 🙁

    [spoiler=”Proses kremasi”][/spoiler]

     
    • Mbah Gonggo 12:44 am on October 9, 2010 Permalink | Reply

      ya namanya jg kucing,mngkin dia sangka itu tikus. yg slh ya bkn kucingnya tho, tapi yg naro tu hamster smbarangan. ms smpe kclongan 8 ekor hamster???
      Ckckck….seandainya indonesia sperti di negara lain kayak inggris, jepang ato belanda yg sangat memperhatikan kesejahteraan hewan terutama anjing dan kucing, mngkin ga akan bgni nasib kucing2 itu, kelaparan hingga nekat makan hamster lalu dikejar2 dan dipukul manusia. nih deh saya ksh link, semoga anda bertobat saja.
      http://risalahrasul.wordpress.com/2009/07/04/wanita-yang-masuk-neraka-karena-seekor-kucing/

    • nyenius 1:10 pm on October 9, 2010 Permalink | Reply

      ampun mbah, iya emang saya yang salah, suer saya gak mukul tu kucing (susah) baru bisa nimpuk2 aja, dan saya akan segera tobat (mungkin) setelah bikin kucing itu kapok…

    • Mbah Gonggo 2:51 pm on October 9, 2010 Permalink | Reply

      nah begitu baru mendingan, boleh mukul dan nimpuk, asal jgn kena….!!

  • Nyenius 12:38 am on September 2, 2010 Permalink | Reply
    Tags: hamster   

    Mungkinkah Menggantikan Populasi Tikus Rumah dengan Hamster?? 

    Itu adalah pertanyaan yang ada di kepala saya semenjak memelihara hamster beberapa minggu yang lalu. Mengingat cepatnya hamster berkembang biak, saya mempunyai pikiran bahwa itu mungkin.

    Hanya saja ada beberapa kendala yang sudah terlintas:

    1. Predator:
      • Kucing
      • Tikus
      • Burung Elang. Tapi tidak ada elang di ciputat, jadi ini gak mungkin :p
      • Manusia
    2. Makanan.

    Tapi semua itu semua baru perkiraan, lebih baik dicoba dulu prakteknya. Sekarang ini 3 hamster dalam keadaan hamil. Rencananya, anak-anaknyalah yang akan dilepas nanti. Sebab kalo biangnya sudah terbiasa hidup dilayani penuh di kandang, jadi kemungkinan adaptasinya lebih kecil. Kalo yang bayi kan masih fresh.

    Adaptasi:
    Saya berencana membiasakan kembali agar hamster untuk bersarang di tanah, dengan cara meletakkan kurungan hamster diatas tanah. Dengan harapan dia terbiasa menggali lubang di tanah. Mengurangi frekuensi makanan buatan.

    ++Mobile

     
c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Reply
e
Edit
o
Show/Hide comments
t
Go to top
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Cancel