Tagged: Atau Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • Nyenius 9:52 am on May 16, 2011 Permalink | Reply
    Tags: Atau, ,   

    7 Jeda Keenam 

     

    ––

    Setelah kau membenciku
    Dan menistakan namaku
    Datanglah masa itu,
    Kau mencintaiku

    .-

    Dalam remang
    Kau menelengkan kepala
    Membisikkan desah
    Dan keringat manis timbul dalam udara berpendingin

    .-

    Kau memaki
    Menista kembali
    Dan tak putus mengingatku

    ..-.

    Dalam remang
    Kau cengkeram tanganku
    Entah mencegah
    Entah meminta

    -..

    Kau memaki
    Menista kembali
    Kali ini, kau mau sedikit mendengarkan

    ..

    Karpet merah terbentang
    Kau menista namaku penuh rindu
    Kau memaki penuh kagum
    Hati telah bersahutan
    Dan udara adalah cinta

    -.

    "Disebabkan salahku?
    Atau perasaanmu membiru?"
    Tanyamu sendu.

    "Perasaanku", jawabku

    "Ya, ya…"

    .-

     

    ---------------------
    May 16th, 2011, 09:53 am 
     
  • Nyenius 2:59 pm on December 24, 2010 Permalink | Reply
    Tags: Atau, babi, , INI, kisah nabi, , seperti, surat, tapi, wajahmu   

    Ras Babi 

    Apakah wajahku seperti babi?
    Atau wajahmu?
    Ataukah kita ini sekumpulan babi?

    Tapi kemarin jumpa
    Kita ucapkan salam
    -seperti manusia dalam kisah nabi-nabi-
    Kita bicara dengan bahasa manusia
    -seperti yang terlihat dalam layar lebar-

    Kita diskusikan strategi
    Dan jalan kesucian

    Jadi, apakah kita ini?

    Sekian dulu surat ini kutulis
    Nguikk grookkk…

     
  • Nyenius 1:00 am on November 11, 2010 Permalink | Reply
    Tags: Atau, cerpen, , kamus besar bahasa indonesia, kreatifitas, musikalisasi puisi, perang diponegoro, , seni adalah,   

    Dekompresi Puisi: Cerpenisasi Puisi 

    Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi III terbitan tahun 2001,  puisi adalah gubahan dalam bahasa yang bentuknya dipilih dan ditata secara cermat sehingga mempertajam kesadaran orang akan pengalaman dan membangkitkan tanggapan khusus lewat penataan bunyi, irama, dan makna khusus.

    Ada pula yang mengartikan secara simpel bahwa puisi adalah pemadatan bahasa. Dan saya sendiri mengartikan puisi adalah kompresi/pemadatan suatu peristiwa, emosi ke dalam kata-kata (tentu untaian kata-kata yang dalam konteks definisi dari Kamus Besar Bahasa Indonesia tadi ya, jadi quotes ya tidak termasuk puisi).

    Jadi dari pengalaman, peristiwa fisik atau peristiwa emosional dipadatkan ke dalam gubahan puisi. Dalam gubahan kata-kata yang menyusun bahasa, singkat, jelas, tapi tetap menggambarkan esensi keseluruhan dari peristiwa tersebut.

    Contoh, perang Diponegoro yang berlangsung bertahun-tahun, diceritakan kembali dalam sebuah puisi, yang berisi 5-6 baris sajak. Atau sebuah pemikiran hasil proses berhari-hari bahkan bertahun-tahun dituangkan dalam beberapa bait saja.

    Dan apa yang dilakukan seseorang ketika dia membaca sebuah puisi? Yang pasti berusaha memahami maksud puisi tersebut, dalam kata lain berusaha menerjemahkan. Bahkan bagi yang memiliki landasan keilmuan tentang puisi, dia akan berusaha menganalisis puisi tersebut ke dalam apresiasi yang berbobot.

    Lantas, dari pemahaman yang didapat itu, kemana ‘larinya’? Tujuan dari seni adalah pemuasan kebutuhan batiniah baik bagi sang kreator maupun penikmatnya. Dan dalam hubungan jejaring kreatifitas, sudah biasa terjadi karya seorang kreator dalam satu bidang seni, menginspirasi kreator lainnya dari bidang seni yang berbeda. Seseorang membuat puisi dari sebuah lukisan misalnya. Atau seseorang membuat lukisan dari sebuah puisi.

    Dalam halnya puisi, telah banyak transformasi lanjutan yang dilakukan oleh para seniman berbagai bidang, dari bidang seni musik (dan sudah terkenal) ada musikalisasi puisi, dari bidang teater ada dramatisasi puisi, dan lain sebagainya.

    Berangkat dari definisi saya pribadi bahwa puisi adalah kompresi emosi dan peristiwa ke dalam susunan bahasa yang diatur secermat mungkin. Juga sebagai lanjutan dari apresiasi dan pemahaman puisi, ada bentuk lain yang masih bisa digarap selain apresiasi dalam bentuk analisa kritik dan kepuasan batin saja. Yaitu dekompresi puisi.

    Dekompresi puisi adalah suatu usaha menafsir ulang rangkaian emosi dan peristiwa dalam puisi ke dalam bentuk cerita (cerpen, novel, naskah teater/film). Apakah harus sama persis dengan maksud / peristiwa yang dialami oleh sang penyair? Tentu tidak, penafsiran ulang yang dituangkan dalam sebuah cerita dari sudut pemahaman pembedah akan arti sebuah puisi.

    Dan bentuk cerita yang paling mungkin adalah cerita pendek atau cerpen. Secara bentuk, cerpen lebih memiliki kemiripan dengan puisi, yaitu sebuah fragmen, potongan kecil dari sebuah garis peristiwa yang panjang. Bentuk penceritaan kedua yang lebih mungkin adalah naskah drama atau skenario film. Sedangkan untuk bentuk novel, saya pikir akan diperlukan kecerdasan yang lebih lanjut untuk mengolah sebuah puisi menjadi novel.

    Sejauh ini, saya baru dua kali melakukan dekompresi puisi ke dalam bentuk cerpen. Jadi, ketimbang saya hanya bicara saja, saya akan tunjukkan maksud tulisan ini dalam contoh konkret cerpen hasil penafsiran atas puisi Rendra berjudul Ballada Sumilah. Diceritakan ulang dalam cerpen yang berjudul sama; “Ballada Sumilah”. Silahkan dibaca di sini.

    ***Jangan ragu untuk memberi kritik tertajam Anda atas cerpen saya tersebut, pada bagian komentar tulisan ini (a critic invitation) 🙂

    ++Mobile

     
  • Nyenius 4:17 am on May 2, 2010 Permalink | Reply
    Tags: akun, Atau, , cek email, email forum, formulir, kaskus, , Perhatikan,   

    gimana sih cara daftar kaskus, gmail, yahoo, facebook??? dan seterusnya 

    PERHATIAN:
    Bagi anda yang ingin petunjuk praktis cara daftar di kaskus, masuk ke posting saya yang ini :

    1. Panduan Lengkap Mendaftar di Kaskus.us
    2. Bagaimana Cara Menghapus Permanen atau Menon-aktifkan Sementara Akun Facebook?
    3. Bagaimana cara daftar Facebook?

    Pagi ini, ketika gw berkendara motor, adek gw kirim BBM menanyakan cara daftar user di kaskus. Kemarin-kemarin gw setengah idup meyakinkan temen kampus untuk bikin email demi kelancaran mengopi tugas :p, dan mendapat jawaban sengit, “ribet ah daftarnya”

    Jadi kebiasaannya, belum juga dibuka webnya udah mikir bakal ribet duluan. Itu dulu, sekarang beda. Para webmaster sampe pada sekolah demi menghadirkan interface web yang memudahkan kita menggunakan online services.

    Sarangw, ketika ingin mendaftar disuatu layanan online (baik email, forum, social ring). Masuk dulu ke situsnya. Perhatikan baik-baik halaman muka situs tersebut, dan cari link (baik berupa tulisan maupun image) yang berarti; daftar. Rata-rata layanan online bahasa inggris, dan untuk saat ini gw yakin pasti pada ngerti kalimat inggris yang berarti ‘daftar’. Seperti ‘sign up’, ‘register’, ‘join’.

    Kebingungan gak jelas berlanjut, setelah masuk ke halaman form daftarnya. Relaks, baca, perhatiin halamannya dari atas sampe bawah, baca dan ikutin aja apa kata petunjuknya. Oops! Setelah klik submit kok balik ke halaman yang sama. Jangan panik, ini terjadi karena ada kesalahan dalam mengisi formulir daftar tadi, entah ada yang kelewat ataupun tidak ikut aturan pengisian (yang angka diisi huruf), atau umumnya username yang kita pilih sudah ada yang pake.

    Setelah selesai dari form daftar, perhatikan apa tulisan yang ada dilayar, apakah minta ’email verification’ atau tidak. Kalo gak yakin coba aja langsung login. Kalo ga bisa, segera cek email, adakah email yang datang dari situs yang baru kita daftar tadi. Kalo ada ikutin yang diminta.

    Teknis pendaftaran service online yang umum saat ini jenisnya dibagi dua, satu dengan meminta verifikasi email, yang kedua tidak minta verifikasi email.

    Jadi kawan-kawan. Kuncinya:
    1. Coba dulu, seringkali bayangan itu menipu.
    2. Baca dan perhatikan baik-baik halaman web yang sedang anda hadapi. Ikuti petunjuk yang sekiranya bisa membantu ente mencapai maksud ente dengan memasuki situs tetsebut. Stay focus on your purpose.

     
    • fahdi 9:57 pm on May 2, 2010 Permalink | Reply

      sekarang padahal, pake fesbuk konak udah bisa konak kemana-mana.

    • Nazla Luthfiah 10:48 am on May 3, 2010 Permalink | Reply

      tes gadget deui ieu teh?

    • robby widi wibowo 5:56 am on February 16, 2011 Permalink | Reply

      SAYA mau jual ban komet M1 ukuran 60/80 untuk ban depan
      ban belakang ukuran 70/80
      kondisi ban masih mulus
      saya mau jual ban dalam + ban nya RP 1000.000
      kl anda minat hubungi saya
      085214364663

c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Reply
e
Edit
o
Show/Hide comments
t
Go to top
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Cancel