Updates from April, 2008 Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • Nyenius 3:28 pm on April 20, 2008 Permalink | Reply
    Tags:   

    Umpatan Cinta 

    Heh!
    Kamu fikir hatiku batu?
    Diserbu rayu setiap hari setiap waktu
    Tak mempan malah berpental??
    Sialan!
    Lama lama aku juga bisa jatuh cinta tauk!
    Bisa luluh dalam sendu tatap matamu saat mengkhawatirkan sedihku
    Bisa runtuh ego dan angkuhku
    Dengan kalem tapi pedasnya sindirmu
    Bodoh! Bodoh! Bodoh!
    Sekarang kenapa kamu malah diam saja?
    Ayo geraaak! kalau perlu lari
    Dan bawakan aku sebatang cokelat
    Tak mungkin kususui anakku dengan sebait puisi
    Tapi gula dalam cokelat mampu meredam tangisnya di malam hari
    Yang mungkin menghentikan kemesraan kita nanti


    =========================
    Layla.
    (21 Oktober 2004)

     
  • Nyenius 3:22 pm on April 20, 2008 Permalink | Reply
    Tags:   

    SUKHERLI 

    Ramadhan tahun lalu kita bertemu.
    Aku bersama lelaki itu berjalan di trotoar pusat perbelanjaan,
    kamu cengar-cengir dan kita pun berkenalan.
    Tanpa kamu tahu, anak muda itu baru saja menghiburku dari patah hati yang menyakitkan.

    Ramadhan tahun ini, kita bertemu lagi.
    Mengejutkan!
    Aku berdiri di depan sebuah toko
    dengan lelaki yang sama,
    yang kamu lihat tahun lalu.
    Kamu cengar-cengir, kali ini kita tak lagi bertukar nama
    tapi tanpa kamu tahu, lelaki itu baru saja merayuku dengan ungkapan cintanya

    I wonder, Li.
    Mungkinkah Ramadhan tahun depan aku-dan lelaki itu- bertemu lagi denganmu?
    Tanpa patah hati, tanpa rayuan gombal, mungkin dengan sebuah kepastian?

    Wallohu a’lam.


    ==============
    (21 Oktober 2004)

     
  • Nyenius 3:11 pm on April 20, 2008 Permalink | Reply
    Tags:   

    eLang 

    Langitku,
    kau kata “bodoh” untuk pertanyaanku saat itu; “mungkinkah mati jawaban semua keresahan??”
    Kau benar.
    Tak mungkin kucari jawaban hidup ketika aku telah mati.
    Mati adalah pertanyaan lain dalam hidup.
    Bantu aku untuk mencari jawabannya
    dengan kehadiranmu dan kasih sayang yang selalu kau panjatkan dalam doamu,
    yang katamu, setiap malam.


    ===============
    (19 Jan’04 ;22.30)

     
    • Aves 3:11 pm on April 20, 2008 Permalink | Reply

      Teruskan pejuangan mu nak… kudoakan semoga kau temukan apa yang kau harapkan…

    • teman langit 3:11 pm on April 20, 2008 Permalink | Reply

      terima kasih, Bapa.

  • Nyenius 7:25 pm on October 21, 2004 Permalink | Reply  

    Aku Suka Sama Kamu 

    Teramat sulit berkata itu
    Karena kakunya dinding sekitarku
    Penuh dengan pertimbangan
    Interpretasi
    Kekhawatiran
    Padahal aku hanya ingin bilang 
    A  k  u     s  u  k  a    s  a  m  a    k  a  m  u
    
    Meski tak maksud kuingin lahirkan
    Benihmu dari rahimku
    
    
    
    =================
    Adjeng.
    (15 Des 03;  10.20a.m.)
    
    
     
    • dalia 7:25 pm on October 21, 2004 Permalink | Reply

      suit…suit

    • adjeng 7:25 pm on October 21, 2004 Permalink | Reply

      huekekekekekekekkk…. bahkan bilang suka aja sulit luar biasa ya Li?? ^_^ eh buat admin, kenalin nih Dalia, temenku. dia suka nulis puisi juga lhooo… boleh posting disini juga kan Ba???

    • tamu songong 7:25 pm on October 21, 2004 Permalink | Reply

      B0leh

    • dalia 7:25 pm on October 21, 2004 Permalink | Reply

      jadi malu.

    • tamu songong 7:25 pm on October 21, 2004 Permalink | Reply

      Saya sering kemari, tapi tulisan Dalia belum ada juga, kapan mao dikirim???

    • aves lugu 7:25 pm on October 21, 2004 Permalink | Reply

      emangnya biasanya kalo orang suka itu biasanya melahirkan benih pasangannya di rahimnya ya?? masa sih?? hehehe

    • Toba 7:25 pm on October 21, 2004 Permalink | Reply

      Hayooo, Saya juga nunggu puisi Dalia..

    • dalia 7:25 pm on October 21, 2004 Permalink | Reply

      Wah ini gara gara adjeng nih.aku memang suka puisi tapi ga bisa buat nya.ga PD klo puisiku di baca orang.abis jelek.oiya ramadhan kmrn ada yang janji buatin aku puisi,hayo ditunggu nih.tong hilap yak

    • adjeng 7:25 pm on October 21, 2004 Permalink | Reply

      Li, cepetan posting siniiiiii puisinyaaaa!!!

    • agam 7:25 pm on October 21, 2004 Permalink | Reply

      gw abis di tolok gara2 bilang aku suka kamu

  • Nyenius 7:17 pm on October 21, 2004 Permalink | Reply  

    Orang Bilang 

    Orang bilang perempuan butuh kepastian
    Tak suka diombang-ambing dalam ketidakjelasan perasaan
    Hitam atau putih biarlah datang
    Asal jangan abu-abu

    Kemarin di telpon perempuan itu bilang
    Bahwa keraguan atas perasaan yang kau simpan tak pernah ia rasakan
    Sumpah mati ia yakini
    Bahwa kau memang menginginkannya

    Tapi tadi pagi ia datang sambil sesegukan
    Katanya ibunya tak suka dirimu
    Yang tak berbaju tak bersepatu
    Katanya lagi bapaknya tak suka dirimu
    Yang tak berayah tak beribu

    Nah lho, kalau sudah begitu,
    Bagaimana nasib perasaanmu?


    ====================
    Layla.
    (21 Oktober 2004)

     
  • Nyenius 7:15 pm on October 21, 2004 Permalink | Reply  

    Calon Suamiku 

    Ibu, kenalkan ini calon suamiku.
    Usianya dua puluh satu kurang
    Empat bulan sepuluh hari

    Ibu, ini calon suamiku.
    Masih kuliah, tingkat tiga,
    Entah kapan dia pakai toga

    Ibu, dia belum punya pekerjaan
    Tapi dia keras kepala,
    Menggodaku dengan ungkapan-ungkapan
    Cinta

    Ibu, mungkin ia belum punya uang
    Bahkan untuk sedikit mahar
    Tapi dia keras kepala,
    terus saja berkata
    “Aku cinta”

    Ibu, mengingatnya aku sakit kepala.
    Kubatalkan saja perkenalannya ya??

    Ya Ibu, saat ini ia bukan siapa-siapa.


    ====================
    Layla.
    (30 Juli 2004)

     
    • 34452 7:15 pm on October 21, 2004 Permalink | Reply

      puisinya keren bngt

    • fhd 7:15 pm on October 21, 2004 Permalink | Reply

      kayaknya gue tau siapa dia

    • Layla 7:15 pm on October 21, 2004 Permalink | Reply

      makasih ya, 34452 🙂

    • Anak Mamie 7:15 pm on October 21, 2004 Permalink | Reply

      Gue sepakat sama FHD, kayaknya gue juga tau orangnya…. gila, 34452, elo cyborg ya??? buset, Unit Tempur, ato Unit Dapur?? Hahahaha,,, bcanda ok 🙂

    • shummum bukmun 7:15 pm on October 21, 2004 Permalink | Reply

      Seorang sahabat pernah ingin nikah, tapi miskin. Nabi kemudian menyuruhnya melamar si gadis, tapi pemuda itu tak punya mahar katanya, nabi bilang gunakan yang kau punya, akhirnya lelaki itu melamarnya dengan mahar cincin besi…. Memang orang sekarang itu lebih percaya pada hitungan diatas kertas…

    • fhd 7:15 pm on October 21, 2004 Permalink | Reply

      cinta gak bisa dipake buat makan, GET REAL

    • r nB 7:15 pm on October 21, 2004 Permalink | Reply

      Get Fungky!

    • anak ibu 7:15 pm on October 21, 2004 Permalink | Reply

      kapan ya…..perkenalan itu bisa diteruskan?? ^_^

    • lio 7:15 pm on October 21, 2004 Permalink | Reply

      tenang..masih bis nanem singkong hehe

  • Nyenius 7:11 pm on October 21, 2004 Permalink | Reply  

    You Puzzle Me! 

    Tersudut antara takjub…
    Akan ia yang –seolah- tanpa takut
    Menghampiri sang aku
    Menawarkan segelas anggur kebahagiaan
    (hmm…sepertinya menyenangkan!)

    dan juga ada ragu…
    benarkah ia begitu??
    Mungkin ia hanya bocah kecil yang melihat gula-gula
    Dan merasa itu cinta
    Padahal manis sesaat,
    Lalu hilang saat ia bermain layang-layang


    =======================
    Layla.
    (06/07/03)

     
  • Nyenius 2:04 pm on August 8, 2004 Permalink | Reply  

    Tuhan, Izinkan Aku Amnesia 

    Dari ingatan tentang dia,
    laki-laki pecinta buku persis seperti diriku.

    Dari ingatan tentang dia,
    laki-laki penyuka seni persis seperti yang aku cari.

    Dari ingatan tentang dia,
    laki-laki yang bercita-cita menjadi ayah yang baik.
    Persis seperti penggenap kekosongan hatiku yang nyaris mati

    Dari ingatan tentang dia,
    laki-laki penyubur mesjid,
    sosok imam keluarga yang aku damba.

    Dari ingatan tentang dia,
    laki-laki yang ternyata manusia
    yang dengan kealpaannya,
    hari ini membuatku meneteskan air mata.

    Tuhan, sungguh, tolong izinkan aku amnesia dari namanya!

    (24 Mei 2004)

     
    • kunye 2:04 pm on August 8, 2004 Permalink | Reply

      wha gue banget neh

    • Toba 2:04 pm on August 8, 2004 Permalink | Reply

      Nyeng, loe normal kan???

    • adjeng 2:04 pm on August 8, 2004 Permalink | Reply

      mister kunye lagi hareeng ya?? :p

    • dalia 2:04 pm on August 8, 2004 Permalink | Reply

      djeng…hiks..hiks..sedih, aku ikut prihatin :p

    • adjeng 2:04 pm on August 8, 2004 Permalink | Reply

      hahahahaha… sebenernya kejadian nyata tak sedahsyat kata Li :p

  • Nyenius 1:41 pm on August 8, 2004 Permalink | Reply  

    Kembar Siam 

    Elang,
    Aku menyukaimu seperti aku menyukainya
    Aku ingin bersamamu seperti aku ingin bersamanya
    Aku ingin menyayangimu seperti aku ingin menyayanginya
    Aku ingin melindungimu seperti aku ingin melindunginya
    Aku ingin tersenyum untukmu seperti aku ingin tersenyum untuknya
    Aku ingin menangis untuk dukamu seperti aku menangis untuk dukanya
    Aku akan mendoakanmu seperti selama ini aku mendoakannya,

    Kufikir, tak perlu operasi untuk semua ini.

    ( — Layla — )

     
  • Nyenius 1:41 pm on August 8, 2004 Permalink | Reply  

    Menawar Tuhan 

    Ibu, semalam aku menangis
    ketika seseorang yang aku sayang
    memintaku pergi

    Ibu, engkau pasti berkata
    “Allah tahu yang terbaik bagi hambaNYA, Nak”

    aku tahu, ibuku sayang
    tapi boleh ‘kan aku tetap berdoa
    agar ia yang terbaik untukku itu??

    (4 Februari 2004, 07.45)

     
c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Reply
e
Edit
o
Show/Hide comments
t
Go to top
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Cancel