Tagged: backup Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • Nyenius 3:24 am on May 24, 2018 Permalink | Reply
    Tags: backup, database, import data, IT, mysql, sql   

    Import sql File Berukuran Besar 

    Backup web dari satu hosting dan import backup tersebut ke hosting lainnya bukanlah pekerjaan sehari-hari buat saya. Tetapi dari waktu ke waktu kadang saya harus melakukan hal tersebut. Jadi setiap kali harus melakukannya ada satu dua hal yang saya lupa stepnya dan musti bertanya lagi ke mbah google. Terutama mengenai import file sql berukuran besar (diatas 50MB).

    Syukurnya sekarang akses SSH sudah semakin umum disediakan oleh provider hosting, jadi sewaktu import file sql berukuran besar bisa jauh lebih mudah.

    Jadi supaya nanti saya gampang ngingetnya, saya tulis aja disini cara mengimpor file SQL berukuran besar.

    Secara garis besar begini langkah-langkahnya mengimpor file SQL berukuran besar:

    1. Buat database beserta usernya di cpanel melalui ‘Database Wizard’
    2. Upload file backup tersebut ke server anda, biar mudah upload saja ke folder temporary di root. Biasanya bernama ‘tmp’ (path nya gampang /home/USERNAME_CPANEL/tmp)
    3. Extract file backup sql Anda jika masih dalam format .zip atau .gz atau .tar.gz atau format file terkompresi lainnya. Metode ini hanya bisa menerima input teks, bukan file terkompresi.
    4. Pastikan paket hosting yang Anda sewa menyediakan SSH
    5. Konek ke SSH tersebut menggunakan terminal (MAC OS X / LINUX), Windows bisa menggunakan PUTTY
    6. Setelah berhasil login ke SSH, masukkan perintah: mysql -u USERNAME_DB NAMA_DB < /home/USERNAME_CPANEL/tmp/nama_file.sql.gz -p (kemudian tekan enter, dan masukkan password database Anda yang tadi dibuat di Database Wizard)
    7. Server Anda akan memproses impor tersebut.

    Dengan cara ini file sql berukuran 1GB pun bisa diimpor dalam waktu kurang dari 5 menit. Kalau lewat phpmyadmin maksimal hanya 50MB, itu pun luammmaaaaa.

    Untuk koneksi ke SSH silahkan tanya ke bagian support penyedia hosting Anda, biasanya mereka sudah buat artikel atau postingan mengenai cara koneksi ke SSH mereka. Contoh di domainesia Panduan Akses SSH Melalui Terminal Linux dan PuTTy

    Sumber lainnya mengenai pembuatan database dan usernya di cpanel bisa lihat disini: https://www.namecheap.com/

    support/knowledgebase/article.aspx/9184/89/how-to-import-and-export-a-database-via-ssh

     
  • Nyenius 1:22 am on December 13, 2017 Permalink | Reply
    Tags: backup, iPhone, Mac, OSX   

    Cara Memindahkan Lokasi Backup iPhone 

    Dengan MacBook Air yang storage-nya cuma 256GB, dan iPhone yang storage-nya 128GB sudah tidak mungkin buat saya mem-backup iPhone tersebut ke laptop. Lha storage hape nya aja udah setengah dari storage laptop.

    Tadinya saya mengabaikan saja backup iPhone, tapi kejadian tidak mengenakkan terjadi. Suatu ketika setelah upgrade iOS, sebagian auto-text saya hilang!! Itu benar-benar menyebalkan, karena aktifitas saya banyak membutuhkan teks-teks yang harus diketikkan berulang untuk menjawab pertanyaan yang seringkali berulang dari pelanggan.

    Untuk menyelesaikan hal tersebut saya googling mencari cara untuk memindahkan lokasi penyimpanan backup iPhone dari laptop ke harddisk eksternal. Dan dapatlah saya link ini : How to move your iPhone or iPad backups to an external hard drive .

    Intinya:

    OSX

    1. Buka terminal.
    2. Ketikkan: ln -s /Volumes/nama_harddisk/nama_folder_backup_baru ~/Library/Application\ Support/MobileSync/Backup/
      1. nama_harddisk, ganti dengan nama hard disk eksternal tempat anda menyimpan backup
      2. nama_folder_backup_baru, ganti dengan nama folder tempat menyimpan backup iphone (buat dulu folder ini sebelum menjalankan perintah di atas).
      3. Note: usahakan tidak ada spasi atau karakter aneh pada nama harddisk dan nama folder. Bila ada spasi, misalkan nama HDD nya “Punya Eti“, maka harus ditambahkan tanda “\“, menjadi “Punya\ Eti” (tetap dengan spasi sebelum kata Eti.

    Langkah-langkah diatas hanya untuk memindahkan lokasi penyimpanan backup, bukan untuk memindahkan backup yang sudah ada. Untuk memindahkan backup yang sudah ada di laptop bisa dilihat pada link di atas.

    Windows

    1. Silahkan baca langsung pada link di atas
     
  • Nyenius 2:29 am on March 31, 2011 Permalink | Reply
    Tags: backup, cdburnerxp, disc copy, , ISO image, virtual clone drive   

    Bagaimana Membuat .iso Image di Windows 7 

    ISO image (International Organization for Standardization) merupakan sebuah arsip file yang berisikan kumpulan files berikut informasi filesystem seperti boot code. Gampangnya ISO adalah salinan (backup) cd/dvd dalam satu file saja. Dengan menyalin cd/dvd dalam bentuk ISO image, selain memudahkan pengarsipan, kita juga seolah menyimpan kondisi CD/DVD dengan segala file dan fungsi tambahannya (bootable misalnya). Mengapa kita butu iso image? Kita butuh untuk membackup dvd OS atau software-software penting dan original kita misalnya.

    Ok lanjut ke teknis. Untuk mewujudkan keinginan kita ini secara gratis dan legal, kita akan menggunakan sebuah software bernama CDBurnerXP. Software gratis dengan kemampuan software berbayar. Kita hanya akan fokus pada fitur copy cd/dvd.

    Ada dua cara membuat ISO image menggunakan CDBurnerXP; pertama melalui fitur ‘copy cd’, kedua melalui fitur burn kompilasi (create datadisc).

    Melalui metoda Copy or Grab Disc (membuat iso image dari cd / dvd):

    1. Download aplikasi cdBurnerXP disini:
    2. Install pada komputer Anda, dan kemudian jalankan.
    3. Ini merupakan tampilan depannya.
    4. Double-click pada menu Copy or grab disc.

    5. Pada tab ‘Copy Options’ pilih ‘Hard Disc’, rubah filetype menjadi ‘ISO (single track)’,  dan berikan nama file untuk ISO image yang akan dibuat dengan mengklik tombol ‘…’ (titik-titik).
    6. Dari situ akan terbuka jendela pemberian nama file. Masukan nama file ISO yang Anda inginkan dan klik ‘save’
    7. Setelah semuanya ter seting seperti pada gambar di bawah ini, Klik tombol ‘Copy disc’
    8. Ini gambar ketika proses copy cd berlangsung.
    9. Dan apabila copy disc berhasil, maka akan muncul dialog box baru menyatakan proses sudah selesai.
    10. Inilah dia sederetan hasil backupnya Smile

    NOTES: Apabila CD yang akan Anda copy dalam keadaan rusak, kemungkinan besar proses pengkopian akan gagal.

    Melalui metoda Create Data Disc (membuat iso image dari file yang ada di hard disk):

    1. Buka aplikasinya dan pilih “Data Disc”
    2. Pilih file yang akan dikompilasi, kemudian klik tombol ‘Add’ atau drag ke area dibawah daftar file.
    3. Klik menu “Files > Save compilation as ISO file..”
    4. Berikan nama file ISO seperti yang Anda inginkan.
    5. Begitu di klik save, proses kompilasi menjadi file iso pun berjalan.
    6. And we’re done! Smile plok plok plok….

     

    ***Keterangan di wikipedia mengenai ISO image: http://en.wikipedia.org/wiki/Iso_image.
    ***File ISO image ini bisa di burn-ulang ke cd / dvd melalui CDBurnerXP juga.
    ***File ISO image ini bisa langsung dibuka di komputer menggunakan aplikasi virtual disc. Untuk Windows 7 salah satu yang gratis dan selama ini saya gunakan adalah : Virtual Clone Drive

     
  • Nyenius 12:55 am on March 30, 2011 Permalink | Reply
    Tags: backup, , hardisk,   

    Cloning my Hard Drive 

    Hufff, duhhh, beberapa hari dipusingin sama desktop PC, mau clone HD malah jadi muter2, ini gak tau socket SATA motherboard-nya kendor apa gimana, heran.

    Jadi setelah sekian lama menggunakan hardisk 2nd yang sering dilanda mati lampu mendadak, gue mulai merasa performance PC mulai turun. Setelah mempertimbangkan ini-itu, gue pun beli UPS dan satu buah hardisk baru sebesar hardisk sebelumnya (500 GB).

    Gue mau jadiin itu hardisk baru sebagai ‘tuan tanah’ (master), dan hardisk lama sebagai ‘budak’ (slave). Untuk itu gue mesti clone HD lama ke HD baru. Gue belum pernah melakukan clone hardisk sebelumnya, jadi butuh beberapa waktu untuk cari tahu. Re temen gue yang pernah clone HD menyarankan pake norton ghost portable, tanpa memberi link atau saran akan versi tertentu.

    Dibantu lambatnya speed spidi, gue pun coba download Norton Ghost versi 14 dari indowebster (karena yang versi 15 kebanyakan dari host luar). Setelah 2 jam menanti, gue install tuh Nghost 14, dan langsung disambut dialog box bahwa aplikasi itu gak kompatibel dengan Win 7, tapi gue pake aja terus. Gue ‘Copy My Hard Drive’. Selesai, restart, gak mau booting itu hardisk yang baru diclone. Malah mengalami beberapa kali gagal booting.

    Sampe akhirnya gue bertemu Windows System Image Backup, gue pake itu dan beberapa kali gagal juga. Jadi gini:

    1. Gue punya 2 HD. hardisk lama ( hd 1), hardisk baru (hd 2).
    2. Gue bikin image backup di hd 2, terus shutdown.
    3. Gue copot hd 1, dan cuma colok hd 2, nyalain, boot ke dvd instalasi 7. Ternyata harus bikin rescue disk sendiri, gak bisa pake cd instalasi. Matiin lagi.
    4. Gue colok lagi hd 1, booting. Bikin rescue disk. Shutdown lagi.
    5. Gue copot hd 1, nyalain, masuk ke rescue disk. Ikutin wizardnya restore backup, dan berakhir dengan pesan: “Backup tidak dapat dilakukan, karena file image berada pada hardisk yang akan direstore.” KAMPRET.
    6. Gue matiin, nyalain, backup ke hd 1. (nunggu 1 jam an). Shutdown.
    7. Nyalain kompie dengan 2 hardisk tercolok. Masuk ke boot rescue disk. Ikutin wizard sampe akhirnya kedetek itu imagenya dan siap untuk direcovery. Tapi muncul pertanyaan: “Ini bakal nimpa kemana????” UASU! Langsung gue shutdown lagi.
    8. Nyalain, backup ke HD eksternal (WD mybook). Matiin, cabut hd 1, nyalain, masuk lagi ke rescue disk, kali ini gak ada backup image ke detek……..

    Dan kepusingan itu masih berlanjut sampe sekarang….. ini lagi coba cara lain…. baru dapet manual dari :

    1. http://www.sevenforums.com/tutorials/675-system-image-recovery.html?filter
    2. http://www.sevenforums.com/backup-restore/147157-win-7-image-restore.html
    3. http://www.sevenforums.com/backup-restore/39023-using-system-image-new-hard-disk.html
    4. http://www.sevenforums.com/backup-restore/130186-create-system-image-restore-new-hard-drive.html

     

    ****ini posting buat pengguna win 7. Linux, mac dan sebangsanya mungkin punya fitur lebih canggih.

    UPDATE : hasil akhir effort clone hard disk ini beserta kesimpulan-kesimpulannya ada di posting Finally the Backup Completed Sucksesfully.

     
c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Reply
e
Edit
o
Show/Hide comments
t
Go to top
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Cancel