Dragon Ball

Empat hari belakangan ini gangguan asam lambung, pencernaan dan persendian mendera saya. Pilihan paling mudah adalah istirahat. Sialnya waktu istirahatnya juga nggak optimal. Sore tidur, malamnya mata sukses terbelalak.

Cari mencari aktifitas akhirnya saya putuskan untuk membaca ulang komik Dragon Ball dari awal. Sedikit demi sedikit membaca lagi ceritanya dari awal pada posisi saya sekarang, sudah menikah, bekerja, ber-hobi, cukup membuat terperangah.

Beberapa pemahaman baru tentang ceritanya menyeruak di kepala. Posisi saya sebagai ayah dan suami memberikan warna baru terhadap pemahaman akan alur dan maksud ceritanya, dan tentu juga makna yang tersirat didalamnya.

Membaca komik ini kembali menggelitik pikiran saya mengenai bagaimana si pengarang membangun jalinan cerita saat ini dan pengembangan selanjutnya di masa depan. Yang saya dapatkan adalah, sensei Akira Toriyama selalu memberikan celah pada tiap jalan ceritanya. Seperti tabungan-tabungan kecil untuk pengembangan di masa yang akan datang, yang tidak perlu dijelaskan sekarang. Celah yang akan dikuak nanti ketika diperlukan.

Saya cukup menyadari dan menikmati kehadiran celah-celah tersebut. Ada yang kecil dan ada celah yang cukup besar. Dan kembali menyadari kembali bahwa komik ini turut membangun karakter dan pembawaan saya saat ini. Really amazing!

Kesimpulannya, komik Dragon Ball memang bagus. 😀